Arsip untuk Juli 25th, 2009

MasyaAllah…Ternyata Mario Teguh Muslim Sejati

mario_teguh_muslimSumbawanews.com.- Tak disangka Motivator ulung pembawa acara Golden Ways di Metro TV ternyata seorang muslim sejati. Mungkin selama ini kita menyangka beliau adalah seorang yang beragama nasrani atau budha bahkan banyak yang menyangka sebagai seorang pendeta, karena dalam setiap acaranya Mario Teguh selalu mengunakan kata “Tuhan” untuk menggantikan kalimat “Allah”.

Fakta Mario teguh seorang muslim atau beragama islam terungkap tatkala Metro TV menyiarkan acara Mario Teguh pada Minggu 19 Juli 2009 yang topiknya seputar ibadah Umrah yang dipandunya. Terlihat Mario teguh sedang berada di Madinah sambil mengenakan pakaian berhaji dan bertasbeh.
marioteguh
Jatidiri Mario Teguh sebagai seorang muslim juga diperkuat dengan wawancara yang dimuat di situs http://sufinews.com

Berikut artikel yang sudah dilansirkan oleh sufinews.com tentang keislaman Mario Teguh.

Formula yang anda tawarkan seperti Emotional Question (EQ) nya Daniel Goldman, begitu?

Kira-kira begitulah. Tapi saya mengistilahkannya dengan Emotional Intelegents atau Kecerdasan Emosi.

Jabarannya seperti apa?
Banyak cara yang ditawarkan orang dalam melatih responcibility seorang klien. Ada orang yang dilatih untuk berespon agresif terhadap stimuli. Ada juga yang berlatih merespon dengan cara melarikan diri. Ada pula yang menggunakan pendekatan bersembunyi atau mencari pembenaran diri pada apapun. Pada pendekatan yang terakhir ini apapun dibenarkan sebagai dukungan terhadap kebenaran diri karena mendapat serangan dari lingkungan. Nah paradigma ini yang biasanya dibangun dalam budaya. Sehingga muncul budaya kalau tidak setuju diam saja, nanti kalau sudah keterlaluan baru kita bereaksi. Nah ini mengakibatkan sekelompok orang untuk diam selama tidak setuju dan kalau sudah tidak tahan baru bereaksi dengan reaksi yang lebih agresif dan anarkis.

Kecerdasan emosi itu bukan semata kemampuan seseorang mengendalikan emosi pada tempat dan waktu tertentu. Dalam Kecerdasan Emosi seseorang dibekali semacam peta baku yang menjadi “rujukan” untuk respons terhadap spekuli, atau respons terhadap hubungan. Seorang anak yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dihina sebab dalam dirinya sudah ada peta bahwa hanya orang yang rendah saja yang marah ketika direndahkan orang lain. Seseorang yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dikatakan bodoh oleh pihak lainnya sebab dalam Peta Emosi yang dimilikinya ada petunjuk bahwa hanya orang bodoh saja yang mengatakan orang lain bodoh. Kalau secara kolektif bangsa ini di isi oleh individu-individu yang bereaksi positif terhadap apapun yang terjadi dilingkungan kita, yakinlah kehidupan berbegara dan berbangsa ini akan lebih damai dan syahdu.

Jadi, penyemangatan yang kita bicarakan adalah penyemangatan yang memiliki muara pada pengertian-pengertian baik dan positif, bukan dari acara hingar bingar seperti musik keras atau teriak-teriak atau loncat-loncat atau melalui obat atau minuman yang membantu artificial kita untuk merasa kelihatannya seperti bersemangat. Penyemangatan yang demikian ini sesaat saja sifatnya.

Di Jepang ada sebuah toko barang antik yang disediakan untuk para eksekutif yang tengah dilanda amarah. Disitu, orang boleh memecah berbagai jenis keramik yang ada dengan harapan setelah itu orang akan merasa lega karena amarahnya telah ditumpahkan pada barang-barang
yang dipecahnya. Anda menghindari pendekatan macam ini?
Ya. Seperti yang saya katakan barusan, pendekatan macam itu temporal saja sifatnya. Dan ini bukan pemecahan. Marah hanya bisa diobati dengan memaafkan. Menahan amarah tanpa memaafkan hanya akan menambah penyakit saja.

Tapi dalam konsep tasawuf, memaafkan itu harus dilatih terus menerus seiring dengan tumbuhnya “kedewasaan ruhaniah” seseorang. Masih dalam konteks tasawuf, memaafkan itu hasil perjuangan dari pengendalian kekuatan ghadhab (amarah) yang berada diantara dua tekanan; pengecut dan pemberang. Bagaimana menurut Anda?
Nah disinilah letak perbedaan antara Ilmu Kejiwaan Barat dengan Ilmu Kejiwaan dalam agama.

Ilmu Kejiwaan Barat tidak menyertakan komponen keyakinan yang murni sebagai mekanisme manusia sebagai sebuah sistem, sedang Ilmu Kejiwaan dalam agama menyertakan proses bahwa manusia itu bagian dari sebuah keberadaan yang lebih besar, yakni Tuhan. Dan apa yang Anda
sampaikan itu adalah bagian dari Ilmu Kejiwaan dalam agama.

Apa yang Anda katakan itu memang sudah seharusnya demikian bagi orang yang sudah mengakui keberadaan Tuhan. Karena kalau kita sudah menerima Tuhan, semua waktu, tempat, keadaan dan kesempatan dipersembahkan hanya untuk Tuhan. Alasan kita tersenyum di pagi hari kepada isteri dan anak-anak, menyambut mereka dengan santun, berusaha datang tepat waktu untuk memenuhi janji, itu semua bukan semata-mata karena didasari atas kesantunan kita sebagai manusia, melainkan kita ingin mengabdi kepada-Nya.
Kembali pada “memaafkan” yang Anda katakan, dia sebenarnya akibat dan bukan sifat.

Memaafkan adalah sebuah peralihan dari pusat ego kepada altruisme. Orang-orang altruis dalam al-Quran disebut sebagai orang-orang yang berbuat baik (al-muhsinun; red). Semakin jelas disini bahwa memaafkan tak bisa direkayasa secara artificial dengan upacara pemutihan seperti acara halal bi halal misalnya. Serupa dengan memaafkan, kesabaran pun demikian. Ia bukan sifat tapi akibat. Ya, akibat dari karena ia mengerti resiko, mengerti reaksi yang tidak proporsional. Orang yang penyabar dan pemaaf itu sebenarnya cermin dari pengertian luas yang ia miliki. Karenanya kalau ada orang dilahirkan enggak bisa marah, itu bukan
kesabaran tapi ketidaknormalan.

Saat memberikan terapi atau memotivasi, diantara Ilmu Kejiwaan Barat dan Ilmu Kejiwaan dalam agama, mana yang anda gunakan?
Kalau Anda perhatikan penjelasan saya diatas, sebenarnya “peta” yang ada dalam Kecerdasan Emosional yang saya tawarkan merupakan gugusan pilar dari kebenaran, keindahan dan kebaikan. Hal ini didasari oleh fitrah kehidupan bahwa manusia dalam hidup itu tak lepas dari menginginkan kebaikan, menyukai keindahan dan mencari kebenaran. Tapi dalam realitas
kehidupan, tiga hal ini lebih sering dirasakan oleh manusia sebagai tiga hal yang berdiri sendiri-sendiri. Misalnya kebenaran yang dicari ternyata malah membawa kepedihan, keindahan yang disukainya ternyata tidak membawa kebaikan, atau kebaikan yang diusahakan malah bertentangan dengan kebenaran. Pada saat yang demikian manusia tidak dapat menikmati keadaan itu secara sempurna lalu mengidap split personality atau kepribadian yang terpecah belah. Nah kira-kira melalui apa manusia dapat menemukan dan merasakan kebenaran, keindahan dan kebaikan sejati (haqiqi; red)? Dalam beragama bukan?!

Wah penjelasan Anda nyufi banget loh ?!
Ha…ha…ha…terimakasih, Mas. Tapi terus terang. Dalam menjalankan tugas (baik sebagai pembicara publik maupun motivator) saya menghindari komponen-komponen komunikasi yang terlalu mengindikasikan agama Islam secara formal atau verbal.[/i]

Kenapa ?
Buat saya, ketika kita betul-betul dengan sadar sesadarnya mengatakan “ya !” terhadap keberadaan dan keesaan Allah (laa ilaaha illallaah; red) kita tak perlu repot-repot lagi memikirkan lebel-lebel formal ketuhanan. Pokoknya terus berlaku jujur, menjaga kerahasiaan klien, menganjurkan yang baik, menghindarkan perilaku, sikap dan pikiran buruk, saya rasa
ini semua pilihan orang-orang beriman. Itu alasan pertama

Alasan kedua, Islam itu agama rahmat untuk semesta alam loch. Berislam itu mbok yang keren abis gitu loch ! Maksudnya jadi orang Islam mbok yang betul-betul memayungi (pemeluk) agama-agama lain. Agama kita itu sebagai agama terakhir dan penyempurna bagi agama-agama sebelumnya. Agama kita puncak kesempurnaan agama loch. Dan karenanya kita harus tampil sebagai pembawa berita bagi semua. Kita tidak perlu mengunggul-unggulkan agama kita yang memang sudah unggul dihadapan saudara-saudara kita yang tidak seagama dengan kita.

Bagaimana Islam bisa dinilai baik kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan pemeluk) agama lain.

Apakah dalam pandangan Anda semua agama itu sama ?
Ha…ha…ha…ya jelas tidak sama toch, Mas. Tapi oleh Tuhan manusia diberi kebebasan memilih diantara ketidak samaan itu. Saya tidak akan mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat, tapi saya akan menunjukkan Windows Operating System yang dikeluarkan Microsof. Masih ada toch

Mas orang yang masih menggunakan Windows 95? Masih ada juga kan orang yang menggunakan Windows 98 atau Windows 2000? Dan Anda sendiri sekarang menggunakan Windows XP kan?. Begitu juga dengan agama-agama Tuhan, Mas. Ada versi-versi yang sesuai untuk zamannya, untuk kelengkapan fikiran di zaman itu dan disana ada jenis kemampuan masing-masing orang dalam menyikapinya. Masak Anda mau memaksa orang lain untuk memakai XP pada orang yang kemampuannya cuma sebatas memiliki Windows 95? Tidak toch!? Alangkah indahnya kalau semua orang Islam ketika bicara dapat diterima semua pemeluk agama lain.

Contohnya seperti apa pembicaraan yang dapat diterima semua pemeluk agama ?
“Anda adalah direktur utama dari perusahaan jasa milik Anda sendiri. Anda adalah CEO dari kehidupan Anda sendiri. Anda sebenarnya, sepenuhnya bertanggungjawab atas bisnis kehidupan Anda dan apapun yang akan terjadi pada diri Anda sendiri. Anda bertanggungjawab atas semuanya antara lain, produksi, pemasaran, keuangan, RND dan lain sebagainya diperusahaan kehidupan Anda. Demikian pula Anda sendirilah yang menentukan berapa besar gaji Anda, berapa income Anda. Bila Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda terima, Anda bisa melihat didekat cermin Anda dan menegosiasikan pada bos Anda, yakni Anda sendiri yang ada didalam cermin,” begitu kira-kira. Nah, menurut saya etos demikian tak dapat dibantah oleh semua ajaran agama-agama yang ada didunia.

Anda ingin mengatakan bahwa dibalik cermin tersebut ada impian masa depan dan perencanaan strategis, begitu ?
Ya, tepat sekali. Salah satu pengamatan penting yang dapat ditemukan pada suatu perusahaan atau individu adalah perusahaan yang dapat mengetahui nilai utamanya dan dapat membuat perencanaan ke depan serta mengetahui apa yang harus dikerjakan dalam mencapai misi dan
visi perusahaan.

Demikian pula dengan “perusahaan” Anda. Anda harus memiliki “impian” masa mendatang serta membuat perencanaan strategis yang harus dijalankan sesuai dengan proses yang direncanakan, sehingga Anda bisa mengerjakan apa yang harus Anda kerjakan dan bukan yang Anda senang
kerjakan.

Jadi, menurut anda apa asset paling utama untuk perusahaan dan indvidu ?
Asset yang paling utama bagi suatu perusahaan dan individu adalah reputasi. Pemasaran adalah persaingan antar persepsi yang ada dibenak pelanggan dan bukan persaingan antara produk yang sebenarnya. Jadi, reputasi dan persepsi suatu perusahaan atau individu adalah sesuatu yang amat penting dalam mencapai kesuksesan.

Jika ditemukan kegagalan, dimana letak masalahnya?
Saya melihat hanya sales people yang gagal, yang disebabkan karena mereka banyak menghabiskan waktu untuk melakukan sesuatu yang kurang memberikan nilai-nilai kunci pada perusahaan kehidupan mereka. Sebaliknya, bagi para sales people yang sukses, umumnya mereka
fokus pada aktifitas yang banyak memberikan nilai-nilai tambah dalam perusahaan kehidupannya.

Termasuk memberi nilai tambah estetika untuk perusahaan yang bernama Republik Indonesia karena kemerosotan perilaku bangsanya yang terjadi disana-sini?
Ha…ha…ha…Dalam sekali anda! Tapi memang benar, pengalaman estetika itu memang menjadi soal yang mendesak bagi masyarakat kita akhir belakangan ini. Sehingga mata pendidikan estetika pun menjadi pendidikan yang layak diakselarasi. Estetika bukan sebatas menyangkut kesenian semata, ini adalah peristiwa kebudayaan. Estetika itu awalnya adalah ketakjuban manusia dihadapan alam. Lalu alam itu mengajarkan bermacam-macam persoalan agar manusia meniru dan menduplikasinya. Sejak itulah lahir peristiwa kesenian. Didalam kesenian jiwa manusia
diperkenalkan kepada nilai-nilai yang lebih luhur. Dari keluhuran seni, manusia tergerak untuk mencari pengalaman yang lebih tinggi dan bertemulah dengan pengalaman reliji. Dari seni pindahlah mereka kepada agama. Dari sekedar pengalaman estetik maka menginjaklah manusia kedalam pengalaman relejius.

Sama seperti para ahli tasawuf saat membahas cahaya dari proses manusia bahwa hidup adalah sebuah tamsil agung tentang perjalanan seorang manusia menembus lorong dirinya sendiri, tanpa kawan, tanpa bekal, tanpa lentera…..?
Ha…ha…ha…. Anda lebih paham soal itu. Kembali kepada pendidikan estetika tadi, itulah pendidikan yang hasilnya akan kita nikmati dalam bentuk nilai kepatuhan publik kepada hukum, tertib sosial, sikap mental masyarakat yang hidup dan menjunjung tinggi kedaulatan umum. Dan bangsa ini akan menjadi bangsa yang peka terhadap alam dan kemanusiaan.

Sekaligus menjadi bangsa yang tampil lebih kuat dihadapan hasutan budaya pop dan tidak mudah memuja sesuatu yang sejatinya biasa-biasa saja cuma karena ia di populerkan oleh media massa ?
Ya. Hasil pendidikan itu membuat bangsa ini mudah mengenali sesuatu yang sejatinya indah dan gerah ketika melihat limbah.

Dengan cara apakah pendidikan estetika ini harus dijalankan ?
Oleh karena estetika itu lebih luas dari hanya mengenali lukisan cantik, tidak mudah memang untuk menyingkapnya. Tapi jika mau sederhana mulailah dari diri kita dan masing-masing komponen bangsa untuk kemudian para pemimpin yang besar visi estetik nya dan kesuksesan pun
siap untuk dijelang.

Apa arti sukses menurut anda ?
Perjalanan 50 tahun hidup yang sudah saya jalani menyimpulkan bahwa sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya.
Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan kesuksesan-kesuksesan yang pernah diraihnya.

Secara sederhana sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak kesuksesan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses. Dengan perasaan yang positif mengenai kesuksesan yang pernah Anda raih, maka Anda akan merasa semakin sukses dan semakin percaya diri dengan cita-cita, visi dan misi
hidup Anda.

Saya sangat tidak setuju dengan ungkapan, “Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses”. Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Saya bertanya, dimana anak tangganya?

Bukankah untuk meraih kesuksesan besar harus diawali dengan kesuksesan kecil dan sedang?.

Ada pepatah yang mengatakan, “Sukses akan melahirkan sukses yang lain.” Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat kesuksesan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah
mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.

Tapi sayang, umumnya, masyarakat kita menilai sukses seseorang dari ukuran-ukuran materi seperti merek mobil yang digunakan, mewahnya rumah yang dimiliki dan lain sebagainya.

Bagaimana komentar Anda ?
Ini jelas penilaian yang harus diluruskan sebab akan ada akibatnya; jika tidak kaya atau bergelimang harta maka seseorang tidak dikatakan sukses. Sehingga pada akhirnya berlomba-lomba setiap orang untuk mencari kekayaan yang lepas dari cara yang halal atau yang haram karena ia takut kalau dikatakan tidak sukses. Jika kekayaan itu sudah diraihnya,
pasti ia mudah terlena dengan kekayaan itu. Dengan angkuh, ia mengklaim bahwa kekayaan yang ada padanya itu hasil jerih payahnya sendiri. Ia lupa bahwa kekayaan sesungguhnya bukanlah sebab melainkan akibat dari sukses yang diraihnya. Hemat saya, orang yang angkuh dengan apa yang dicapainya sebenarnya dia tidak berencana untuk mencapai kesuksesan-kesuksesan yang lain.

Tandanya apa sich seseorang yang terjebak pada keangkuhan atau kesombongan?
Konon tidak seorang pun bisa masuk sorga kalau hatinya tinggi, arogansinya besar dan harga dirinya bengkak. Orang-orang arogan tidak bisa masuk sorga. Kira-kira begitulah secara spiritual. Tetapi didunia pekerjaan pun orang-orang yang kemudian masuk dalam jebakan
kesombongan dan arogansi ditandai dengan perasaan luar biasa hebat, perasaan paling top, perasaan paling hebat, bahkan lupa sebenarnya dia sudah merasa lebih besar dari pada sejatinya. Perusahaan-perusahaan dan orang-orang demikian biasanya mulai mengalami proses penjatuhan atau proses penurunan.

Jadi, sombong itu awal dari kejatuhan individual maupun kejatuhan perusahaan?
Ya, awal dari kejatuhan individual atau kejatuhan perusahaan adalah ketika mereka lupa diri, arogansi dan sombong. Itulah yang bisa diungkapkan dari sejarah bisnis. Pada banyak produk-produk yang dulu terkenal, pemimpin besar, market leader, tapi kemudian sekarang
hilang dari peredaran. Kenapa? Jawabanya adalah ketika mereka terjebak dalam kesombongan yang membuatnya rasa puas diri.

Dengan kata lain, sebaliknya, jika kita ingin maju kita harus rendah hati ?
Iya.

Rendah hati yang anda maksud ?
Ya, dia sejenis perasaan dimana kita bukan yang paling top, meski barangkali kita sudah duduk di tempat yang top[/i].

Maksudnya ?
Bisa saja seorang duduk dikursi Presiden misalnya, Gubernur misalnya, pokoknya sudah paling top. Lalu dia tetap menunjukkan kerendahan hati, itu rendah hati namanya. Sebaliknya, jika seseorang duduk pada tempat yang tinggi, seperti pada jabatan-jabatan itu, namun ia arogan, maka orang tersebut berubah menjadi tirani, berubah menjadi dictator, bahkan fasis.

Seseorang yang duduk dikedudukan tinggi tetapi rendah hati maka dia berubah menjadi pelayan, orang tersebut menyenangkan kita. Jadi sekali lagi, seorang yang rendah hati tidak merasa sudah paling tinggi meskipun barangkali dia sudah ditempat paling tinggi. Dengan kata lain, kerendahan hati adalah tidak menuntut apa yang tidak patut bagi kita sesuai dengan kedudukan kita. Mendahulukan orang lain dengan menolak mendahulukan apa yang patut bagi kita sesuai dengan kedudukan kita, itu kerendahan hati. Kerendahan hati adalah sebuah syarat dimana kita bisa belajar lebih lanjut. Ketinggian hati adalah sebuah kondisi dimana kita tidak belajar lagi karena sudah merasa paling top, paling pinter, paling luar biasa.

Penjelasan Anda mengingatkan saya akan nasehat Sufi Besar, Imam Ibnu ‘Atha’illah, yang mengatakan, “Tanamkanlah ujudmu dalam bumi yang sunyi sepi, karena sesuatu yang tumbuh dari benda yang belum ditanam, tidak sempurna hasilnya.” Pertanyaannya, bagaimana memupuk rasa rendah hati dalam diri kita ?
O, ya ? Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memupuk kerendahan hati diantaranya adalah dengan menyadari kembali bahwa seluruh yang kita punyai adalah anugerah-Nya, berkah-Nya atau rahmat-Nya. Karenanya katakan pada diri sendiri, “Aku masih ingin belajar”, “Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku”, “Aku masih ingin mendapatkan
pengetahuan-pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik”.

“Aku masih ingin belajar”, “Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku”, “Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan-pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik”. Jika ditilik dari kehidupan kita, umat Islam, nampaknya metode memupuk kerendahan hati yang Anda
sampaikan masih menjadi problem besar tersendiri ya ?
Persis seperti yang saya perhatikan selama ini. Saudara-saudara kita sesama muslim masih terlalu asyik dengan dunianya sendiri dan bergaul hanya pada lingkungannya sendiri. Malah yang lebih memprihatikan, dengan sesama muslim kalau ngundang pembicara dia tanya dulu,
“Orang itu madzhabnya apa ?.” Dia tidak akan menerima orang yang tidak satu madzhab, satu aliran, dengannya. Padahal dinegara-negara maju sudah menjadi pemandangan yang biasa orang-orang Yahudi mengundang pembicara Islam, Hindu atau Kristiani, atau sebaliknya.
Mereka sudah mantap dengan iman mereka sehingga mereka tidak khawatir dengan pembicara yang datang dari luar komunitas mereka. Mereka sangat yakin, bahwa dengan cara demikian (menghadirkan pembicara “orang luar”), mereka dapat memperkaya wacana dan kehangatan batin.

Kita, atau persisnya sebagian umat Islam, lupa bahwa salah satu cara mensyukuri perbedaan ditunjukkan bukan pada lisan akan tetapi dengan mendengarkan pendapat orang lain yang beda keyakinan agamanya.

Anda punya pengalaman keberislaman Anda?
Iya. Pernah beberapa peserta saya mengklaim materi yang baru saja selesai saya sampaikan menurut sudut pandang keyakinan agama mereka. Seorang peserta yang beragama Kristiani mengatakan bahwa materi saya ada juga di ajarkan dalam Injil. Peserta lain yang beragama Islam mengaku bahwa materi yang saya sampaikan ada di Al-Quran surat al-Maidah. Peserta yang Budha menganggap bahwa materi saya itu penerapan dari Dharma-dharma Budha. Saya hanya mengembalikan semua apresiasi itu kepada-Nya

Pengalaman lain ?
Masih banyak orang yang salah faham terhadap Islam. Ada satu pengalaman yang mengherankan sekaligus membuat saya prihatin. Dalam satu seminar di acara coffee break isteri saya didatangi salah seorang peserta penganut agama Kristen yang taat. Masih kepada isteri saya,
orang itu memberi komentar bahwa saya menerapkan ajaran Injil dengan baik. Lalu dengan lembut, penuh kehati-hatian, isteri saya memberitahu bahwa saya seorang muslim. Sontak orang itu terperanjat saat mengetahui bahwa saya seorang muslim. Yang membuat isteri saya
(dan kemudian juga saya) prihatin adalah ucapannya, “Loch, koq ada ya orang Islam yang baik macam Pak Mario !?”

Jika sebagaian dari kita umat Muslim bisa menyampaikan dakwah sperti Mario Teguh, sudah tentu stigma negatif tentang Islam akan berkurang, Mau…?

Fenomena Hewan Yang Terperangkap di Dalam Sebuah Batu

Fenomena ini sungguh luar biasa unik dan telah lama menjadi misteri yang sulit dijelaskan oleh para ahli, yaitu kisah mengenai hewan-hewan kecil seperti katak dan kadal yang yang ditemukan terbungkus / terperangkap di dalam sebuah batu keras dalam keadaan hidup. Fenomena ini sungguh-sungguh terjadi dan telah banyak dilaporkan sejak abad ke-18.

Beragam pertanyaan muncul dari fenomena yang dirasa tidak masuk akal ini. Namun yang tak habis dipikir, bagaimana bagaimana cara hewan-hewan ini bisa masuk ke dalam batuan? dan bagaimana cara mereka bertahan hidup diantara sempitnya ruang batuan keras yang sangat sulit ditembus udara? Apa yang mereka makan disana? Tentunya kawan-kawan tahu kan jenis-jenis batuan beku (Igneous Rocks) seperti batu granit, obisidian, dll ? Nah, pada umumnya kasus-kasus “bertapa-nya” para katak dan kadal ini memang kerap ditemukan pada batuan jenis tersebut.

Seekor katak yang konon ditemukan didalam sebuah batu api pada tahun 1899. Disepanjang abad ke-19 hingga awal abad ke-20 laporan mengenai ditemukannya katak dan kadal yang ditemukan terperangkap di dalam batuan begitu banyak.

Seekor katak yang konon ditemukan didalam sebuah batu api pada tahun 1899. Disepanjang abad ke-19 hingga awal abad ke-20 laporan mengenai ditemukannya katak dan kadal yang ditemukan terperangkap di dalam batuan begitu banyak.

Di tahun 1821, Majalah Tilloch Philosopical mengangkat sebuah artikel mengenai seorang tukang batu bernama David Virtue yang membuat sebuah penemuan mengherankan. Ia menemukan seekor kadal yang berdiam di dalam sebuah batuan keras yang baru saja dipecahkannya. Kadal tersebut ia katakan seperti terpatri disana hingga bagian dalam batuan membentuk pola tubuhnya. Uniknya, setelah dicurigai mati, selang beberapa saat setelah dikeluarkan si kadal menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan beberapa saat kemudian ia sudah dapat berlari.

Illustrasi 3D Image

Illustrasi 3D Image

Kemudian di tahun 1899, seekor katak juga ditemukan di dalam sebuah batu api oleh beberapa karyawan tambang di inggris. Selama Perang Dunia ke-II, beberapa tentara Inggris yang sering menggunakan bahan peledak untuk membuat semacam parit perlindungan juga sering mendapati beberapa ekor katak dan kadal yang bersemayam di dalam beberapa batuan yang terpecah akibat ledakan. Namun tak hanya di batuan beku saja sebenarnya fenomena ini dapat dijumpai, di tahun 1910 seekor katak juga berhasil ditemukan didalam sepotong batu bara, beberapa kasus lainnya juga ditemukan dijenis batu gamping. Entah bagaimana cara menjelaskan fenomena ini. Barangkali kawan-kawan ada yang mau berteori?(Dipta)

sumber : http://dipta-jurnal.net/fenomena-hewan-yang-terperangkap-di-dalam-sebuah-batu.html

Pohon Durian Tua Rubuh dan Timpa Rumah , “Saya Selamat Diantara Dua Cabang Besar”

Anak–anak memperhatikan rumah milik keluarga M Hasyem yang hancur total tertimpa pohon durian. Angin puting beliung juga menghancurkan puluhan rumah lainnya di sejumlah desa di Aceh Utara. (Harian Aceh | Zulkifli)

Anak–anak memperhatikan rumah milik keluarga M Hasyem yang hancur total tertimpa pohon durian. Angin puting beliung juga menghancurkan puluhan rumah lainnya di sejumlah desa di Aceh Utara. (Harian Aceh | Zulkifli)

BANYAK keajaiban Tuhan yang diberikan kepada umat manusia ketika musibah besar sedang menimpa. Seperti yang dialami Hasyim dan Istri warga Desa Mee, Kecamatan Syamtalira Arun, Aceh Utara, pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Rumahnya hancur diterjang pohon durian yang rubuh akibat hantaman puting beliung. Namun korban selamat lantaran berada diantara dua cabang besar pohon.

“Saya selamat karena berada diantara dua cabang besar pohon durian besar itu, Alhamdulillah karena ini semua anugerah Allah SWT, karena apabila tertimpa bisa dibayangkan kepala saya bakal hancur, dan badan saya masuk ke tanah,” ujar Hasyim kepada Metro Aceh, Jumat (24/7). Ia mengaku hanya mengalami lecet-lecet kecil di di bahu karena terkena ranting dan atap rumahnya yang terbuat dari daun rumbia.

Sekilas Hasyim bercerita, beberapa menit sebelum kejadian ia baru saja selesai menunaikan Shalat Magrib berjamaah di Meunasah setempat, karena mendadak langit mendung ia segera pulang ke rumah, karena takut kehujanan alasannya.

Baru saja kaki menginjak lantai rumah, angin kencang bercampur hamburan hujan berkecamuk, tak ayal situasi tak lazim ini mebuat ia dan sang istri masuk ke dalam kamar sambil bertasbih.

“Kami disini belum pernah merasakan angin kencang seperti malam itu, bahkan sempat terpikir akan segera kiamat, saat itu juga anak saya ada di dalam rumah, karena ia juga akan berangkat mengaji ke rumah sebelah, karena angin kencang saya larang ia pergi,” ujar Hasyim, menurutnya semakin lama, angin semakin kencang, bahkan rumpun bamboo di samaping rumah berderit rebut.

Dalam deritan itu tiba-tiba terdengar suara patahan pohon besar bak suara petasan dua kali, dan lansung mengarah ke rumah mirip gubuk itu, bak sebuah ledakan keras hingga ia dan dan istri langsung menjerit, namuan anehnya ayah tiga anak ini dan istrinya tak beergerak dari dalam rumah yang sudah hancur, bahkan Hasyim masih duduk terpana di kursi kayu karena tidak percaya ia selamat dari hantaman pohon besar itu.

“Apalah saya ini dbandingkan rumah kayu yang bisa hancur bahkan terbenam dihantam pohon durian tua itu,” ungkap lelaki paruh baya itu sambil geleng-geleng kepala.

Menurutnya yang pertama lari dari runtuhan adalah sitrinya Rahiah, kemudian disusul anaknya yang menjerit minta pertolongan warga, saat itu kondisi listrik padam, sementara Hasyim masih terduduk di kursi dalam runtuhan itu hingga datang baruan warga yang terpaksa basah-basah dalam guyuran hujan lebat disertai petir dalam guyuran hujan.

Di desa itu ada beberpa rumah lagi yang rusak akibat dihantam putting beliung. “Putting beliung ini sangat kencang, hingga warga terpaksa harus ekstra hati-hati karena bisa terguling karena angin topan,” ujar salah satu warga.

Hasyim hanya berharap bantuan dari pihak-pihak terkait agar rumahnya bisa kembali dibangun sehingga ia dan sekeluarga bisa kembali normal, sementara waktu menunggu bantuan, Hasyim terpaksa menumpang di rumah saudaranya. “Saya minta pemda cepat memberikan bantuan kepada kami yang tertimpa musibah topan, karena saya orang tidak punya dan tidak punya dana membangun kembali rumah baru,” ulas Hasyim berharap.

Sementara hingga saat ini para sejumlah warga masih mengungsi di tempat pengunsian dan sejumlah bantuan logistic mulai disalurkan kepada para korban yang tersebra di empat kecamatan di Aceh Utara yag terkena musibah angin putting beliung, Yakni Meurah Mulia, Syamtalira Aron, Nibong dan Samudera Geudong, walaupun tidak semua desa terkena bencana, namuan akibat kejadian ini warga diperkirakan merugi hingga miliaran rupiah.RAKYATACEH.COM

Rambut Michael Jackson Dijadikan Berlian

Los Angeles, Masih ingat tragedi kebakaran rambut yang dialami Michael Jackson ketika syuting iklan Pepsi pada 1984 silam? Rencananya rambut Michael yang terbakar itu akan dijadikan  berlian. Berminat?

Ralph Cohen, eksekutif produser iklan Pepsi tersebut adalah satu di antara sekian banyak orang yang mencoba menyelamatkan Michael saat kebakaran terjadi. Ralph memakai jaketnya untuk memdamkan api yang  membara di kepala Michael.

Segumpalan rambut Michael yang menempel di jaket tersebut kemudian dijual Ralph pada kolektor John Rezikoff. John sebelumnya juga memiliki koleksi rambut Abraham Lincoln, Albern Einstein dan Marilyn Monroe.

Dikutip detikhot dari Newsday, Sabtu (25/7/2009) John berencana untuk mengubah rambut tersebut jadi berlian. John akan bekerjasama dengan LifeGem untuk melakukan hal tersebut.

Kini penemu LifeGEm, Dean VandenBiesen tegah meneliti berapa banyak berlian yang bisa didapat dari rambut tersebut. Sebelumnya John dan LifeGem pernah berkolaborasi menciptakan berlian dari rambut Beethoven di 2007.DETIKHOT

Hendak Menikah, Malah Tewas Kesetrum

Surabaya (beritajatim.com) – Kecelakaan kerja terjadi di Jalan Raya Kertajaya. Seorang sopir tewas kesetrum saat memasang reklame. Korban diketahui bernama Sabar (38) warga Desa Ngancak, Kecamatan Panggul, Trenggalek.

Informasi yang didapat beritajatim.com, kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 malam tadi. Saat itu, Sabar dan dua temannya memasang reklame di Jalan Kertajaya tepatnya di depan toko nomor 10, Surabaya.

Sabar yang sehari-harinya sopir carteran ini ingin menambah penghasilan dengan ikut temannya memasang iklan. Awalnya tak ada masalah. Namun saat hendak menyelesaikan pekerjaannya, tiba-tiba saja korban dan dua temannya menyentuh kabel yang terkelupas. Ketiganya pun ambruk.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa ketiga korban ke Siloam Hospital. “Saat itu kondisi korban lebih parah daripada dua temannya,” kata Yudi, salah seorang teman korban saat ditemui di kamar jenazah RSU dr Soetomo, Sabtu (25/7/2009).

Meski parah, Sabar masih sempat mengirim sms ke pacarnya yang diketahui bernama Wahyuni. “Dia bilang kesetrum dan terjatuh. Dia minta ganti baju karena bajunya kotor usai terjatuh,” tutur Wahyuni sambil meneteskan air mata.

Atas permintaan itu, Wahyuni langsung ke RS Siloam. Namun belum sempat ganti baju, Sabar sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir. Karena kematiannya tak wajar, pihak RS melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng.

“Awalnya kita nggak tahu ada kecelakaan kerja di Kertajaya. Kita tahu setelah pihak rumah sakit memberitahu kita. Mayat langsung kita bawa ke dr Soetomo untuk diotopsi,” ujar Kapolsek Gubeng AKP Dwi Eko Budi saat dihubungi via telepon.

Kematian Sabar ini membuat Wahyuni tak bisa menutupi kesedihannya. Perempuan berusia 26 tahun ini terus menangis. “Saya sebenarnya sudah ada firasat, Mas. Bunga yang diberi mas Sabar tiba-tiba saja layu. Padahal sebelumnya mas Sabar bilang bunga ini nyawanya. Dia minta supaya saya menjaga baik-baik bunga tersebut,” tutur gadis yang tinggal di Manukan Tasman itu.

Yang membuat Wahyuni sedih, rencana pernikahan yang sudah direncanakan tahun ini pun menjadi batal. “Saya sudah jadi calon istri Mas Sabar. Tinggal nunggu waktu lamaran dan resepsi. Tapi rencana semua itu batal,” ujarnya. (roz/eda)

Mirip Noordin, Pria Makassar Ditangkap

Mustofa Akbar alias Taufan Hadji

Mustofa Akbar alias Taufan Hadji

Makassar – Seorang laki-laki bernama Mustofa Akbar alias Taufan Hadji diamankan Kepolisian Sektor Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Mustofa diamankan karena diduga bagian dari jaringan terorisme.

Pria bertubuh gempal dan berumur 45 tahun ini dicokok di tempat kosnya di Jalan Pengayoman F5 Nomor 5 Panakukang, Makassar Timur, Sabtu 25 Juli 2009 pukul 03.00 Waktu Indonesia Tengah.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan warga sekitar yang mencurigai aktivitas Mustofa. Warga mengamati Mustofa yang sudah satu bulan tinggal di tempat kos itu kerjanya hanya ke masjid dan berinternet di kamarnya.

Warga mencurigai orang tersebut Noordin M Top, gembong teroris yang masih buron. Perawakan dan raut muka pria tersebut dinilai mirip dengan Noordin yang masih buron.

Mustofa kemudian dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Makassar Timur. Polisi kemudian memeriksa intensif pria yang saat ditangkap mengenakan baju kemeja polo berwarna merah itu. (eda)

Sumber : vivanews.com

Kepala Palu Dijadiin Obat Sembelit, Malah Nyangkut di Dubur

corelGambar x-ray menunjukkan  benda yang ada dalam perut laki-laki Rumania, setelah mengalami gangguan pencernaan.

Viorel Firoiu, 48, setelah sampai  di rumah sakit umum daerah di Orlea, selatan Rumania, ia mengeluh perutnya merasakan sakit yang luar biasa.

Dokter kemudian mengambil x-ray untuk melihat keadaan dalam perut Viorel, namun betapa kagetnya setelah mendapati hasil gambar X ray tersebut, yakni dua buah kepala palu menyangkut dalam saluran pencernaan  orang rumania itu!

corel
Dr Cristina Bontescu, juru bicara rumah sakit setempat di mana Viorel dirawat di unit gawat darurat, berkata: “Ia sedikit mabuk dan mengatakan ia makan cherrie yang menyebabkannya susah buang air besar. Ia menjelaskan bahwa ia minum sedikit untuk menghilangkan rasa sakit, kemudian datang ide untuk menghilangkan sembelit (Susah buiang air besar), yakni memasukan kepala palu kedalam duburnya dengan harapan agar dapat memancing kotoran keluar.  namun ide tersebut tidak berhasil dan malah menyangkut di saluran pencernaan, kemudian mencoba kepala palu yang kedua untuk mencungkil kepala palu yang pernama, namun penyakitnya malah bertambah parah.

Dokter kemudian harus melakukan operasi untuk mengeluarkan dua kepala palu itu.

sumber : http://www.austriantimes.at/image/7801/news/Around_the_World/2009-07-22/14921/Heavy_metal_cure_for_constipation