Posts Tagged ‘ Misteri ’

Misteri Masjid Jami’ dan Batu Kepala Kerbau

Posisinya batu besar selalu berpindah-pindah dari sudut ke sudut lain. Tanpa dipindahkan.

Sebagai ‘Serambi Mekkah’ Riau, Kabupaten Kampar mempunyai banyak cerita tentang Islam. Salah satunya adalah Masjid Jami’. Mesjid yang terletak di Jalan Pasar Usang Desa Tanjung Barulak, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar ini dibangun pada tahun 1901 Masehi.
Baca lebih lanjut

Misteri bulan JULI 2011

Ada sesuatu yang aneh dan jarang terjadi, namun sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing. Believe it or not,… July 2011 tahun ini mempunyai: 5 hari Jumat, 5 hari Sabtu dan 5 hari Minggu. Hal ini hanya terjadi setiap 823 tahun.Ini disebut “Kantong Uang“,berdasarkan Feng Shui di China… Agak menarik-kan…? – baca terus..!!! Baca lebih lanjut

Sosok Kepala Wanita dan Pria Muncul di Kobaran Api Jembatan Ampera

Fenomena aneh terekam fotografer Sriwijaya Post, Zaini, pada musibah kebakaran yang menghanguskan 280 lapak di bawah Jembatan Ampera di Kelurahan 7 Ulu, Palembang, Minggu (10/10) malam.

Gumpalan asap di atas kobaran api yang naik ke sisi kanan Ampera terlihat membentuk sosok yang menyerupai kepala pasangan pria dan wanita.

[selengkapnya]

Pengalaman Aneh Saat Syuting Si Manis Jembatan Ancol

Kiki Fatmala kaget ketika mengetahui Jalan RE. Martadinata di Jakarta utara ambrol. Karena dia punya pengalaman unik saat syuting sinetron Si Manis Jembatan Ancol di jalan tersebut.

“Gue baru tahu kalau jalan itu ambrol. Kok, bisa ya?” ujarnya. “Dulu gue pernah syuting di jalan itu, juga di jembatan Ancol. Syutingnya malam. Dulu jalan itu sepi banget. Apalagi malam hari. Pokoknya serem bangetlah,” tambahnya.

[selengkapnya]

Misteri Boneka Okiku Dari Jepang, Boneka Setan Yang Rambutnya Terus Tumbuh

Pertama kali mendengar tentang boneka okiku ini sekitar 1 bulan silam tepatnya pada acara cerita horor radio malam jumat. Menurut penuturan orang yang pernah melihat boneka ini, boneka ini memang seram dengan segala nuansa non logisnya. Bagaimana bisa benda mati bisa menumbuhkan rambutnya terus menerus.

Hampir seperti jenglot, boneka ini benar-benar di luar nalar. Seorang peneliti jepang mengungkapkan bahwa dari hasil uji forensik rambut yang ditumbuhkan boneka ini sama persis dengan rambut pada anak usia 10 tahun.
[selengkapnya]

Kisah nyata Master Magician yang meninggal di malam Halloween

Harry Houdini (Budapest, Hongaria, 24 Maret 1874–Detroit, 31 Oktober 1926) adalah seorang pesulap terkemuka asal Amerika Serikat. Pesulap dengan nama asli Enrich Weiss ini paling dikenal melalui trik-trik meloloskan dirinya, antara lain melepaskan diri dari ikatan tali, borgol, rantai, dan yang paling terkenal: trik Chinese water torture, di mana Houdini yang tubuhnya digantung terbalik berhasil meloloskan diri dari lemari kaca yang diisi penuh dengan air.

Houdini mulai menjadi pesulap pada tahun 1891. Awalnya ia bacalebihlanjut

5 orang yang di tuding Menjual Jiwanya pada Setan

Ada rumor  bahwa seseorang telah menjual jiwa mereka kepada setan. Musisi, penulis, pengusaha, sering kali dituduh membuat perjanjian dengan setan agar menjadi sukses. Ada beberapa contoh terkenal di luar sana yang menunjukkan bahwa seseorang telah dituduh membuat perjanjian dengan setan.

Niccolo Paganini

Niccolo Paganini adalah seorang musisi di akhir 1700-an. Dia mulai menggunakan mandolin pada usia dini dan pada usia tujuh tahun, ia belajar biola. Pada usia sebelas tahun, ia melakukan solo dan pada usia tiga belas tahun, ia dikenal sebagai virtuoso biola. Pada usia sembilan belas, ia mulai menulis musik sendiri dan belajar cara bermain gitar. Pada usia 23, dan pada usia 27 tahun ia sudah menjadi seorang komposer, suatu waktu ketiak ia sedang konser dalam sebuah tournya, penonton dikagetkan dengan  caranya berpakaian, Dia telah kehilangan  gigi bawah, tampak pucat dan mulai berpakaian hitam. Itu desas-desus bahwa ia telah menjual jiwanya kepada setan. Meskipun ia tidak memulai gosip tersebut, namun ia tidak melakukan apa pun untuk mencegah desas-desus itu dan bahkan mendorong orang untuk percaya. Ketika ia ditanya tentang hal itu, ia berkata ” how else would it be possible for him to play the way he does?”

27 Mei 1840, Paganini meninggal akibat pendarahan internal, sebelum seorang pendeta dipanggil.karena alasan telah melakukan perjanjian dengan setan, jenazahnya  ditolak dipemakaman Katolik di Genoa. Butuh waktu empat tahun, sebelum tubuh itu boleh diangkut ke Genoa, tetapi tidak terkubur. Jenazahnya akhirnya dimasukkan untuk beristirahat di tahun 1876, di sebuah pemakaman di Parma. Pada tahun 1893, pemain biola Ceko, Franz Ondricek, membujuk cucu Paganini, Attila, agar tubuh Paganini digali sekali lagi, untuk dimakam kan di pemakaman baru di Parma, pada tahun 1896.

Niccolo pagannini

Tautan

Robert Johnson


Robert Johnson adalah musisi blues yang telah menjalani hidupnya dengan singkat. Dia meninggal di usia 27 dan tidak banyak yang diketahui tentang hidupnya. Musiknya dipengaruhi beberapa musisi dari tahun 50 dan 60 – an. Dia adalah salah satu musisi yang pertama yang masuk dalam Rock-N-Roll Hall of Fame. Dia tinggal di perkebunan ketika keinginannya untuk menjadi musisi blues besar. Seseorang mengatakan kepadanya untuk membawa gitar ke Crossroads pada tengah malam di dekat Perkebunan Dockery . Ketika ia tiba, setan menunggu dan mengambil gitarnya. Setan mengkonfigurasi gitar dan memainkan beberapa lagu di atasnya. Sekali ia menyerahkannya kembali kepada Robert, perjanjian itu dibuat dan ia mampu bernyanyi, bermain dan menciptakan blues.

Johnson meninggal pada 16 Agustus 1938, pada usia 27, dekat Greenwood, Mississipi, ada rumor yang mengatakan bahwa ia tewas diracun isrinya sendiri.

Tautan

Johann Georg Faust

Johann Georg Faust adalah seorang ahli kimia Jerman. Pada 1507, ia mengatakan bahwa ia adalah seorang penipu dan seorang gelandangan. Dia dikatakan telah dianiaya oleh beberapa anak laki-laki di Kreuznach. Tahun 1509, ia kemudian memperoleh gelar  Di Universitas Krakow, ia belajar sulap dan berteman dengan Martin Luther dan Philip Melachton. Kedua orang itu mengatakan telah menyaksikan Johan sedang membuat perjanjian dengan setan.

Dia bekerja di Universitas Ehrfut, dimana dikatakan bahwa ia berceramah tentang Homer dan mengangkat seorang penyihir sebagai pahlawan bagi para siswanya. Dia kemudian diminta untuk mengundurkan diri dan menawarkan pertobatan. Saat itulah ia mengaku memiliki perjanjian dengan setan. Dia mengatakannya kepada Dr Klinge, seorang biarawan Fransiskan, bahwa ia lebih percaya setan daripada Tuhannya.

Tautan

Urbain Grandier

Urbain Grandier adalah seorang pastor Katolik Perancis. Dia dibakar di tiang pancang karena melakukan kejahatan sihir. Dia dikenal karena melanggar sumpah selibat dan menjadi hidung belang. Pada 1603, beberapa biarawati menuduhnya menyihir mereka dan mengirimkan setan untuk melakukan tindakan tak senonoh dengan mereka. Menurut legenda, ia melakukan perjanjian dengan menyatakan kesetiaannya kepada setan dan  penolakan terhadap iman Kristen. Pada gilirannya, hal itu janji untuk Grandier bahwa ia akan memiliki kasih wanita, kekayaan, dan kehormatan duniawi. Perjanjian ini ditulis mundur dalam bahasa Latin dan masih tersimpan untuk dilihat di Bibliotheque Nationale di Perancis.

Berikut  isi teks perjanjiannya dengan setan :

Transcription of text (in real form):

mlE ntvL bbzlB ntS entvuj rfcL snetpp soN
tcap tpecca smebah eidh qsila toratsA qta
mecillop ciuh te .e sibon iuq rdnarG brU siredeof
. po te pulov noh nom suced munigriv merolf lum meroma
lemes terffo sboN .re arac illi teirbe oudirt bacinrof
te ealccE as baclucoc sdep bus gis gas ona ni
xilef giv na teviv tcap q ;ture suispi tagor sbon
.D delam son tni aetsop nev te moh art ni
mead ssoc tni fni ni tcaF
sanataS bubezleB rfcL
imilE nahtaiveL htoratsA
mod pcnirp mead te baid gam sop giS
tprcs htrblB

Same text, written forwards, still with the abbreviations:

Nos pptens Lcfr juvnte Stn Blzbb Lvtn Elm
atq Astarot alisq hdie habems accept pact
foederis Urb Grandr qui nobis e. et huic pollicem
amorem mul florem virginum decus mon hon volup et op.
fornicab triduo ebriet illi cara er. Nobs offret semel
in ano sag sig sub peds coculcab sa Ecclae et
nobs rogat ipsius erut; q pact vivet an vig felix
in tra hom et ven postea int nos maled D.
Fact in inf int coss daem
Lcfr Belzebub Satanas
Astaroth Leviathan Elimi
Sig pos mag diab et daem princp dom
Blbrth scrpt

Same text, in full Latin:

Nos praepotens Lucifer, juvante Satan, Belzebub, Leviathan, Elimi,
atque Astaroth, allisque, hodie habemus acceptum pactum
foederis Urbani Grandieri qui nobis est. Et huic pollicemur
amorem mulierum, florem virginum, decus monacharum, honores, voluptates et opes.
Fornicabitur triduo; ebrietas illi cara erit. Nobis offerit semel
in anno sanguinis sigillum, sub pedibus conculcabit sacra ecclesiae et
nobis rogationes ipsius erunt; quo pacto vivet annos viginti felix
in terra hominum, et veniet postea inter nos maleficere Deo.
Factum in infernis, inter consilia daemonum.
Lucifer Belzebub Satanas
Astaroth Leviathan Elimi
Sigilla posuere magister diabolus et daemones principes domini.
Baalberith, scriptor.

Translation into English:

We, the influential Lucifer, the young Satan, Beelzebub, Leviathan, Elimi,
and Astaroth, together with others, have today accepted the covenant pact
of Urbain Grandier, who is ours. And him do we promise
the love of women, the flower of virgins, the respect of monarchs, honors, lusts and powers.
He will go whoring three days long; the carousal will be dear to him. He offers us once
in the year a seal of blood, under the feet he will trample the holy things of the church and
he will ask us many questions; with this pact he will live twenty years happy
on the earth of men, and will later join us to sin against God.
Bound in hell, in the council of demons.
Lucifer Beelzebub Satan
Astaroth Leviathan Elimi
The seals placed the Devil, the master, and the demons, princes of the lord.
Baalberith, writer.

Tautan

Jonathan Moulton

Jonathan Moulton adalah pembuat lemari yang menjadi kapten di New Hampshire Milisi di 1745. Ia memainkan peran penting dalam mengklaim tanah dari Ossipee penduduk asli Amerika. Ketika perang berakhir pada 1749, ia menikah dengan Abigail Smith dan mereka memiliki sebelas anak-anak. Ia membuka toko yang barang-barang impor dari Eropa dan Timur India. Menurut legenda , pasangan muda itu tida berhasil dalam menjalankan roda usahanya dan Jonathan mengatakan kepada istrinya bahwa ia akan menjual jiwanya kepada iblis agar mereka memiliki kekayaan yang ia inginkan. Para tetangga melaporkan karena melihat seorang asing berkunjung ke pasangan itu ( Jonathan Moulton & Istrinya) setiap bulan di minggu pertama.

Pasangan tersebut tiba-tiba kaya dan dari desas-desus itu bahwa setan akan mengisi sepatu bot Jonathan dengan koin emas setiap bulan. Ia tidak pernah puas dengan apa yang ia miliki, sehingga ia mencoba trik setan. Dia membeli sepatu yang lebih besar dan masih belum puas dengan berapa banyak uang yang telah memperoleh. Jadi, kemudian ia mengebor sebuah lubang di lantai agar tidak akan kehabisan pasokan uang. Konon, setan tertangkap setelah bulan kedua dan membakar rumah itu. Rumah Jonathan kemudian dibangun kembali tepat diatas tempat yang sama dan itu masih berdiri sampai hari ini.

Tautan

Kisah penampakan Pterodactyl di langit Indonesia

Juni 2008, Sekitar 150 mil sebelah timur laut Bali, Sebuah pesawat kecil jenis Britten Norman Islander sedang terbang melayang pada ketinggian 6.500 kaki. Sang pilot yang sedang mengemudikan pesawat itu tiba-tiba dikejutkan dengan sebuah objek besar yang muncul dihadapan mereka. Pilot, dengan ketrampilannya segera menukikkan pesawat ke bawah untuk menghindar. Pilot dan Kopilot hanya melihat objek tersebut selama beberapa detik, namun cukup untuk mengenali objek tersebut sebagai seekor Pterodactyl, burung purba yang sudah punah jutaan tahun yang lalu.

Seorang pembaca blog ini pernah bertanya, Benarkah Pterodactyl pernah terlihat di Indonesia ? Jawabannya Ya ! Penampakan Pterodactyl yang satu ini terdokumentasi dengan baik di dunia Cryptozoology Internasional.

Kembali ke penggalan paragraf diatas, pilot tersebut melihat makhluk itu selama sekitar 5-6 detik sedangkan kopilot sekitar 2-3 detik. Waktu yang sedikit tapi cukup untuk mengidentifikasi makhluk tersebut. Mereka mengaku menyaksikan makhluk itu mengepakkan sayapnya dengan malas.

Beberapa orang beranggapan mereka berdua menyaksikan seekor burung pelikan, namun kedua awak pesawat itu yang merupakan mantan pilot angkatan laut mengatakan bahwa makhluk tersebut terlalu besar untuk ukuran seekor pelikan, lagipula warnanya jauh lebih gelap dibanding pelikan. Dan satu fakta lagi yang menunjukkan bahwa makhluk tersebut bukan pelikan adalah perjumpaannya yang terjadi di ketinggian 6.500 kaki.

Karena tidak menemukan penjelasan, mereka lalu mencari via google dengan mengetik kata “Pterodactyl”. Dan lewat situ, mereka menemukan makhluk yang mirip dengan deskripsi Pterodactyl, yaitu Ropen. Lalu mereka berdua memutuskan untuk mengirim email ke Jonathan Whitcomb, seorang peneliti Ropen ternama di dunia, untuk menceritakan perjumpaan mereka dengan makhluk tersebut. Inilah asal mulanya penampakan ini menjadi terkenal ke seluruh dunia.

Ropen, adalah sejenis makhluk terbang raksasa yang mirip dengan Pterodactyl. Ekornya memiliki panjang lebih dari 25% rentang sayapnya dan dipercaya hidup di Papua Nugini. Para saksi menceritakan bahwa ketika Ropen terbang, mereka bisa melihat ia mengeluarkan cahaya.

Namun sesungguhnya para ahli Cryptozoology juga tidak dapat memastikan perbedaannya yang signifikan dengan Pterodactyl. Nama Ropen adalah nama yang diberikan oleh penduduk pulau Umboi di Papua Nugini, tempat dimana makhluk terbang seperti Pterodactyl sering terlihat. Selain Ropen, makhluk sejenis ini dikenal dengan nama-nama seperti Ahool, Duwas, Indava, Seklo Bali dan Kundua. Nama-nama yang berbeda ini diberikan oleh para penduduk lokal sesuai dengan bahasa masing-masing.

Jadi sebenarnya ada kemungkinan bahwa Ropen, Pterodactyl dan nama-nama lain yang saya sebut adalah makhluk yang sama. Mungkin para ilmuwan lebih suka menggunakan nama Ropen dikarenakan mereka percaya bahwa Pterodactyl telah punah puluhan juta tahun yang lalu.

Sayang, informasi mengenai perjumpaan ini tidak terlalu detail. Apakah pilot dan kopilot pesawat berkebangsaan Indonesia ? atau berkebangsaan asing ? Pesawat kecil itu disebut terbang dari Australia menuju Bali sehingga ada kemungkinan pilot tersebut berkebangsaan Australia. Untuk alasan-alasan tertentu, mereka menolak jati diri mereka diungkap ke publik. Saya juga tidak dapat menemukan informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

Apakah mereka berbohong ? Tapi jika ya, untuk apa ?

Lusinan Kerangka itu Ternyata Bangsa Viking !

Seperti telah diberitakan sebelumnya, ternyata kerangka-kerangka tersebut adalah bangsa viking yang menginvasi Inggris dahulu kala.

Sebanyak 51 jasad pria manusia Viking dalam kondisi telanjang dan tanpa kepala ditemukan di sebuah lokasi bekas konstruksi jalan di selatan Inggris yang berusia ribuan tahun. Kepala-kepala mereka diletakkan di samping jasadnya.

Melansir pemberitaan National Geographic, Rabu (29/7) disebutkan, kuburan masal ini terjadi di masa ketika Inggris bertempur melawan para penjajah dari bangsa Viking, jelas para arkeolog yang mencoba memverifikasikan pembantaian tersebut.

Jasad-jasad ini diduga bangsa Viking tawanan perang yang kepalanya dipenggal dengan pedang atau kapak, demikian menurut pemimpin David Score of Oxford Archaeology, sebuah perusahaan yang mendalami bidang arkeologi. Kuburan masal ini ditemukan saat tim survey arkeologi membangun konstruksi jembatan dekat pinggir jalan di Weymouth, Inggris.

Dari analisa jasadnya diketahui korban-korban ini mengalami trauma berat yang artinya mereka dipenggal dalam keadaan hidup. Bahkan salah satu jasad tampak mengangkat tangannya tanda membela diri.
Dalam kuburan masal ini tidak ditemui selembar pakaian pun. Artinya para pria manusia Viking ini semua dalam keadaan bugil saat dipenggal. Tidak juga dijumpai senjata atau benda-benda lainnya.

Bangsa Viking adalah suku bangsa dari Skandinavia yang berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan paling terkenal sebagai perompak (seringkali setelah gagal berniaga) yang di antara tahun 800 dan 1050 menjarah, menduduki dan berdagang sepanjang pesisir, sungai dan pulau di Eropa dan pesisir timur laut Amerika Utara, serta bagian timur Eropa sampai ke Rusia dan Konstantinopel.

Mereka memanggil diri mereka sebagai Norsemen (orang utara), sedangkan sumber-sumber utama Russia dan Bizantium menyebut mereka dengan nama Varangian. Sampai sekarang orang Skandinavia modern masih merujuk kepada diri mereka sebagai nordbor (penduduk utara).GLOBAL

Batu Ajaib berusia puluhan juta tahun yang menyembunyikan tulisan “Zhong Guo Gong Chan Dang Wang ( Partai Komunis China Musnah )”

batu-ajaibPada bulan Juni tahun 2002, di Propinsi Gui Zhou (Tiongkok) ditemukan batu berumur 270 juta tahun yang menyembunyikan tulisan, atau disebut “Cang Zi Shi”. Batu yang retak 500 tahun yang lalu, dari penampang raksasa yang pecah itu, secara mengejutkan ditemukan 6 huruf besar yang tersusun rapi di dalam batu itu. Tulisannya adalah “Zhong Guo Gong Chan Dang Wang” yang artinya Partai Komunis Tiongkok Musnah, di mana huruf “Wang” (musnah) terlihat sangat besar. Kantor berita pemerintah juga melaporkan berita tersebut, tetapi tanpa huruf “Wang” (musnah); hanya menyebutkan Partai Komunis Tiongkok, akan tetapi dari foto-foto yang dimuat oleh Ren Min net, Xin Hua net, dan lain-lain, hal ini dapat terlihat sangat jelas.

Menurut surat kabar harian Ren Min, yang dimuat dalam halaman luar negeri, diberitakan bahwa Ping Tang adalah satu daerah gunung berlembah yang menghubungkan Barat Daya Provinsi Gui Zhou. Daerah di dusun Tao Bo, di desa Chang Bu yang terletak di kabupaten Ping Tang ini mempunyai panorama menakjubkan dengan lembah dan sungai Chang Bu yang panjangnya 6 km, di mana juga terlihat gunung, air, batu, goa, bambu, pohon, ikan dan lain-lain. Karena daerah ini sulit dijangkau, maka daerah ini lama tidak diketahui orang.

Pada bulan Juni 2002, Pekan Raya Fotografi International Du Qin, merekomendasikan tempat wisata tersebut sebagai obyek pengambilan foto. Wang Guo Fu, sebagai sekretaris cabang di desa itu, saat membersihkan tempat wisata tersebut, secara tidak sengaja menemukan batu yang menyembunyikan tulisan tersebut..

Batu “Cang Zi Shi” setelah jatuh dari tebing terbelah menjadi dua. Jarak kedua batu lebih kurang 1,5 meter, masing-masing batu panjangnya 7 meter lebih, tinggi hampir 3 meter, beratnya seratus ton lebih. Pada retakan batu kanan terlihat sangat jelas “zhong guo gong chan dang wang” enam buah huruf besar berderet secara horizontal, tulisannya rata dan teratur. Tiap huruf lebih kurang 1 meter. Goresan tulisannya tegak, timbul di permukaan batu, seperti pahatan manusia. Wakil kepala redaksi dari surat kabar harian Ren Min bernama Liang Heng, pada bulan Oktober tahun 2003 pergi ke daerah wisata Chang Bu menyaksikan hal ini, kemudian dia menulis: Meskipun orang-orang juga sering menemukan gambar-gambar di tebing batu. Misalnya gambar manusia mirip hewan, gambar seperti goresan, tapi kesemuanya hanya terbatas pada kemiripan. Hari ini secara tiba-tiba terdapat batu raksasa yang bisa menulis, bisa bicara, tulisannya sangat bertenaga, juga kata-katanya mengandung arti politis. Bagaimana orang dapat percaya? Bagaimana mereka berani mempercayai? Tetapi, mengenai batu yang terbelah jadi dua ini, di mana tersembunyi tulisan, kita tidak dapat tidak mempercayainya.

Pengunjung yang datang untuk mencari tahu keanehan ini juga tidak berani mempercayai fakta yang mereka lihat dengan mata kepala sendiri. Hasil buatan alam meskipun sangat trampil, bagaimana mungkin dapat setrampil ini? Orang-orang lalu menamakannya sebagai buku Langit, batu Matahari, batu Dewa dan lain-lain sebutan. “Batu yang menyembunyikan Tulisan” atau “cang zi shi” ini menjadi pemandangan utama di daerah Chang Bu, membuat orang terkagum-kagum dan sulit mempercayai.

Bulan Agustus tahun 2003, kabupaten Ping Tang mengundang ahli geologi dari propinsi Gui Zhou untuk mengadakan penelitian di Chang Bu, laporan penelitiannya sangat mendetail, diyakini bahwa batu raksasa tersebut jatuh dari lembah sungai tepian kiri atas tebing yang curam itu, di mana dari tebing yang curam itu masih terlihat bekasnya. Batu yang rutuh itu setelah jatuh ke tanah terbelah menjadi dua bagian kanan dan kiri, “Zhong Guo Gong Chan Dang Wang” 6 huruf besar tersebut terlihat sangat jelas di bagian dalam dari retakan batu raksasa yang berada di sebelah kanan.

Tiga bulan kemudian, menyanggupi undangan dari D.P.D, Pemda kabupaten, anggota majelis permusyawaratan politik nasional, wakil ketua bagian geologi dari akademi ilmu pengetahuan China, akademisi ahli geologi ternama Lie Ting Dong, akademisi ahli geologi ternama Liu Bao Jun, profesor dari universitas geologi China, ahli paleontology ternama Lie Feng Lin dan lain-lain. Sebanyak 15 orang membentuk tim penyelidikan, pada tanggal 5 – 8 Desember 2003 pergi ke lembah sungai Chang Bu untuk mengadakan penyelidikan secara langsung terhadap batu yang menyembunyikan tulisan tersebut.

Para ahli sepakat dan yakin bahwa batu yang menyembunyikan tulisan ini berumur 270 juta tahun. Tulisannya yang rata meskipun jarang dijumpai adanya kemungkinan ini, akan tetapi dapat dijelaskan secara ilmiah oleh ahli sedimentasi geologi, bahwa di atas batu tsb hingga kini masih belum ditemukan bekas pahatan manusia atau pengolahan manusia, ini boleh disebut keajaiban dunia, mempunyai nilai studi geologi yang tidak terhingga.

Penyelidikan kali ini, diliput oleh dua puluhan media massa, ada surat kabar harian Ren Min, TV Pusat, surat kabar harian Guang Ming, surat kabar harian ilmiah, TV wisata, radio RRC, dll termasuk juga Ren Min net, xin lang net, Dong Fang net, shou hu net, yahoo, xin hua net dll, sebanyak ratusan surat kabar harian, TV, internet semua meliput tentang kegiatan penyelidkan tsb.

Akan tetapi tidak ada satu pun yang berani mengatakan adanya huruf yang keenam yaitu “musnah”, semuanya meliput 5 huruf yang ada di depan, tetapi setiap orang yang melihat dengan mata kepala sendiri semuanya mengetahui dengan jelas.

Benda atau hal apapun boleh dilihat sebagai kumpulan titik-titik yang tidak terhitung banyaknya; alam di ruang waktu yang tidak terbatas pasti dapat dirangkai menjadi gambar yang paling ideal. Dan hal semacam ini, setelah puluhan juta bahkan ratusan juta tahun baru dapat dijumpai, dan secara kebetulan muncul di kabupaten Ping Tang.(erabaru.net)*

UFO Muncul di Rumah Kuno

corelINILAH.COM, Jakarta – Rumah kolonial Hatfield House di Hertfordshire Inggris semakin popular setelah UFO misterius dilaporkan mengambang di atas rumah itu.

Chris Middleton, adalah orang yang mengambil foto UFO di rumah kuno itu. “Aku baru sadar saat di depan komputer. Jika di zoom, yang terlihat bukan pesawat biasa, karena terlihat cahaya merah keluar dari bagian belakang,” katanya.

Dia mengatakan foto itu telah diteliti oleh fotografer profesional. Namun tidak bisa menjelaskan fenomena benda itu.

Profesor psikologi di University of Hertfordshire Inggris yang memiliki reputasi internasional di bidang paranormal Richard Wiseman menyangsikan penemuan itu.

“Sulit untuk menyebut karena jauhnya obyek dari kamera. Bisa saja itu burung atau paraglider di kejauhan, atau debu kecil di lensa,” katanya.

UFO kah ini ?

UFO kah ini ?

Ia menyatakan Hatfield House tidak pernah menjadi tempat munculnya UFO sebelumnya.

Hatfield House terletak 21 mil di utara London, merupakan tempat yang bersejarah. Rumah itu dibangun oleh Robert Cecil, kepala menteri Raja James I yang berkuasa dari 1607 hingga 1611.

Rumah itu memiliki koleksi foto serta perabot yang bersejarah. Rumah itu dikelola keluarga Cecil yang selama 400 tahun adalah politisi terkenal di Inggris.[ito]

Kamar 1808 sudah dipesan untuk bulan madu

Kamar 1808 sebelum Hancur

Kamar 1808 sebelum Hancur

JAKARTA (Pos Kota) – Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan Jaksel secara resmi, Rabu (29/7) dibuka untuk umum. Sebelumnya hotel berbintang lima ini ditutup untuk umum maupun tamu selama 12 hari pasca terjadinya ledakan bom.

Setelah resmi dibuka kemarin untuk umum, Pos Kota berusaha melihat lebih dekat suasana di kedua hotel tersebut, terutama di JW Marriott dan secara khusus di kamar 1808. Sayang oleh pengelola hotel, belum diperkenankan masuk ke kamar tersebut.

Alasannya seluruh kamar di lantai tersebut belum bisa ditempati dengan alasan masih ada pengusutan polisi.

Suasana pengamanan juga nampak beda di setiap pintu masuk. Petugas memeriksa kartu identitas dan menggeledah tas beserta isinya yang dibawa tamu. Anjing pelacak juga disiapkan untuk mengendus setiap mobil yang masuk.

Saat akan memasuki lobby utama juga nampak beda. Petugas Brimob bersenjata terlihat berdiri di depan pintu. Namun petugas lobby tetap nampak ramah dan langsung membantu tamu yang hendak masuk. Meski suasana tegang tampak di wajah mereka.

Ketika memasuki ruang resepsionis petugas langsung menyapa dan menanyakan keperluannya. Tamu hotel juga belum terlihat banyak di lobby. Jadi suasana pertama kali hotel dibuka masih nampak sepi.

Keamanan yang ketat menurut pihak hotel lebih memperhatikan keamanan meski harus mengurangi kenyamanan tamu. “Kami akan mengubah prosedur keamanan yang berbeda dengan sebelum terjadinya ledakan,” kata Ina Ilmiaviatta, Manajer Marketing dan Komunikasi Hotel JW Marriott.

Pihak hotel mengaku butuh waktu agak lama untuk memulihkan kondisi tamu seperti semula.”Pasca ledakan tahun 2003, tamu bisa normal juga sampai berbulan-bulan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan jika seluruh kamar hotel saat ini semua sudah siap menerima tamu. Begitu juga di lantai 18 khususnya kamar 1808 juga sudah dibereskan dan siap pakai.

Kamar 1808 Setelah di Bom

Kamar 1808 Setelah di Bom

“Kapan bisa dipesanya kami belum bisa pastikan, namun yang jelas tamu disiapkan pada kamar lainnya yang masih kosong,” jelas Ina, sambil mengatakan jika kamar 1808 adalah kamar standar dan bertarif Rp1,4 juta semalam.

Sepertinya akan banyak yang memesan kamar tersebut. Bagi orang yang menguji nyali tentu jadi pengalaman tersendiri baginya pernah menginap di kamar yang ditempati seorang teroris yang diduga sudah mati karena bom bunuh diri.

Bahkankemarin kata Ina sudah ada yang memesan kamar tersebut dengan alasan ingin bulan madu.”Sudah ada yang memesan. Katanya ingin merayakan bulan madu mereka. Tetapi karena belum dibuka untuk umum, terpaksa kami tolak,” jelas Ina Imiaviatta .

Bila nanti kamar tadi dibuka, Anda mau menginap di sana?”(adin/B)

Misteri zona kesunyian Mexico

chihuahuanAda banyak tempat di dunia ini yang masih belum dapat kita pahami sepenuhnya. Para ilmuwan berkata bahwa misteri alam terbentuk di seluruh sudut bumi dari sebuah padang gurun tanpa kehidupan di Chili hingga samudera tak berdasar di Pasifik. Mungkin salah satunya adalah sebuah wilayah kecil di gurun Chihuahuan di Mexico sebelah timur, di sebuah tempat yang dikenal dengan sebutan Zona kesunyian.

Apabila kita mengemudi hingga sekitar 400 mil sebelah barat El Paso, kita akan memasuki sebuah bagian dari gurun yang terabaikan. Disini, kehidupan sangat menantang, terayun-ayun diantara kehidupan dan kematian. Kampung paling dekat yang dihuni manusia di tempat itu bernama Ceballos, berjarak sekitar 25 mil dari Zona kesunyian.

Wilayah ini sebelumnya terisolasi dari dunia luar, tidak ada hotel, tidak ada pantai atau kolam renang, juga tidak ada kehidupan, kecuali serangga-serangga gurun, reptil dan mamalia kecil yang mampu bertahan terhadap ganasnya cuaca gurun.

Namun, pada tahun 1970, sebuah misil Amerika yang ditembakkan dari Markas Militer White Sands di New Mexico tanpa sengaja jatuh di wilayah itu. Misil itu membawa dua tabung kecil berisi cobalt 57, sebuah elemen radioaktif yang berbahaya. Jadi para aparat militer Amerika Serikat dengan ijin pemerintah Mexico segera menuju wilayah itu untuk menemukan lokasi jatuhnya Misil tersebut. Sampai di tempat itu, mereka menemukan sesuatu yang tidak terduga.

Tidak ada satu sinyalpun yang tertangkap. Sinyal radio, sinyal televisi, sinyal microwave, dan sinyal satelit, semuanya tidak bisa diterima di wilayah itu. Jarum Kompas yang biasa dipakai sebagai patokan bergerak tidak karuan. Para peneliti segera membanjiri wilayah itu.

Pemerintah Mexico kemudian segera membentuk sebuah kompleks penelitian di zona itu. Tujuan utama penelitian itu adalah untuk mempelajari sebab fenomena aneh ini dan juga meneliti kehidupan hewan di tempat itu.

cine_pueblito2Para peneliti yang bekerja terus menerus di wilayah itu kemudian malah menemukan karakteristik aneh lainnya. Ditemukan medan magnet dalam level yang tinggi di zona kesunyian. Ternyata, belakangan diketahui bahwa tempat ini adalah lokasi jatuhnya hujan meteor entah berapa tahun yang lampau. Para ilmuwan berusaha menentukan apakah hujan meteor itu yang menyebabkan mineral di tanah tersebut mengandung medan magnet.

Sementara para peneliti bekerja untuk mencari sisi ilmiah penyebab karakter aneh ini, para UFOLOG segera mengajukan teori yang luar biasa. Zona kesunyian terletak di utara Rasi bintang Cancer dan memiliki lintang yang sama dengan segitiga bermuda, yaitu lintang selatan paralel ke-30, sebuah fakta yang dianggap sebagai kebetulan semata oleh para ilmuwan lainnya. Menariknya segitiga bermuda bersama piramida Mesir dan kota suci di Tibet diketahui juga memiliki karakteristik yang sama seperti zona kesunyian.

Teori para UFOLOG mendapat peneguhan dari para penduduk lokal. Mereka melaporkan sering melihat fenomena-fenomena misterius muncul di zona kesunyian. Cahaya-cahaya misterius, bulatan-bulatan cahaya aneh yang beterbangan, semak yang terbakar sendiri, bahkan piring terbang dan perjumpaan dengan alien.

zone_of_silence_Seorang peternak di dekat wilayah itu melaporkan bahwa suatu malam, langit diatas zona kesunyian pernah dihiasi oleh cahaya-cahaya terang yang misterius. Seorang penduduk lain bahkan melaporkan pernah melihat sebuah pesawat aneh yang mendarat secara vertikal di tempat itu sehingga menyebabkan semak-semak terbakar.

Satu keluarga peternak yang lain mengatakan bahwa mereka dikunjungi secara teratur oleh tiga orang misterius, dua pria dan satu perempuan. Ketiganya berambut pirang, berpakaian ketat berwarna perak dan berbicara bahasa spanyol dengan lancar. Ketiga orang misterius itu hanya meminta air minum, tidak pernah meminta makanan atau barang lainnya. Ketika ditanya darimana mereka berasal, mereka hanya menjawab “Dari atas”.

Perjumpaan dengan tiga orang aneh ini juga pernah dilaporkan oleh seorang peneliti yang tersesat di zona kesunyian. Ketika sedang kebingungan, ia berjumpa dengan ketiga orang itu yang segera menunjukkan jalan pulang kepadanya.

Bagaimana faktor kebenaran dalam kisah Zona kesunyian Mexico, tidak ada yang pernah mengetahuinya secara pasti. Apakah imajinasi manusia turut menghiasi cerita-cerita diatas, juga tidak ada yang mengetahui secara pasti. Namun paling tidak fenomena alam yang aneh benar-benar terjadi di Zona kesunyian itu dan tidak ada seorangpun yang membantahnya.

sumber : http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/07/misteri-zona-kesunyian-mexico.html

Rusia Beberkan UFO Segitiga Bermuda

134485INILAH.COM, Jakarta – Angkatan laut Rusia mengungkapkan catatan penampakan UFO. Laporan itu sebagian besar merupakan penampakan di lokasi perairan.

“Kebanyakan ada di bagian lautan dalam Samudera Atlantik, di selatan Segitiga Bermuda juga di Laut Karibia,” kata penjabat intelejen seperti dikutip dari situs Rusia berbahasa Inggris Russia Today.

Kejadian lain menyangkut enam obyek yang tidak diketahui, mengikuti kapal selam nuklir di Pasifik. Saat kapal selam menuju permukaan terus diikuti oleh obyek itu. Namun obyek itu kemudian terbang keluar dari air dan menghilang.

Peristiwa yang paling besar adalah saat militer menyelam di Lake Baikal Siberia yang merupakan danau paling dalam di dunia. Penyelam menemukan makhluk humanoid berpakaian warna silver di kedalaman 160 kaki. Tiga orang tewas dalam penyelidikan itu. [ito]

Pembunuhan Mutilasi Mahasiswi STIKES ICME Jombang, hii….Ada Suara Aneh di Kamar 3 Hotel Pantes

Check In di Hotel Pantes Sarangan, AW Dicekik Lalu Dimutilasi

AW mahasiswi STIKES ICME Jombang

AW mahasiswi STIKES ICME Jombang

Madiun (beritajatim.com) – Benar-benar sadis yang dilakukan pelaku terhadap AW (20), korban Mutilasi Magetan-Yogjakarta. Sebelum dihabisi, AW yang mahasiswi STIKES ICME Jombang itu, telebih dahulu diajak check in di Hotel Pantes Sarangan, Magetan.

Malamnya, sekitar pukul 19.45 AW berterik minta tolong bahkan sempat kirim SMS kepada temannya. Lantaran kalap, malam itu juga, pelaku mencekik leher AW hingga tewas. Takut ketahuan karyawan hotel, korban diseret ke kamar mandi hingga pagi hari.

“Keesokan harinya, pelaku membeli golok, tas cangklong dan kantong kresek warna merah tidak jauh dari hotel,” kata sumber di Mapolwil Madiun, Sabtu (18/7/2009).

Setelah itu, tubuh korban langsung dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Sekitar pukul 00.15 pelaku membuang potongan pangkal paha hingga atas pusar di bawah Jembatan Mojosemi. Sementara bagian dada hingga perut dibuang di jurang tak jauh dari Jembatan Mojosemi masuk Desa Singolagu, Kecamatan Plaosan. Terakhir, pelaku membuang potongan paha hingga kaki di kawasan Jambu masuk Dusun Ngroto, Kelurahan Sarangan atau 1 km dari TKP I dan II Mojosemi.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukono dikonfirmasi membenarakan jika anggotanya telah menangkap GL yang diduga pelaku mutilasi. “Tapi, kami belum berani mengumumkan ke publik. Hal itu akan disampaikan ke Kapolda dulu,” jelasnya.

Selain menangkap GL, pihaknya juga mengamankan SK. Hingga ini, SK dan GL masih diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut. (jun/eda)

Bau Amis, Sprei Kamar 3 Terdapat Bercak Darah

Magetan (beritajatim.com) – Hari Jum’at (10/7/2009) sekitar pukul 11.30 WIB lalu, tamu Hotel Pantes Sarangan, Magetan yakni Gilang Maulana (22)–mahasiswa Akper Unmuh Ponorogo check out dari kamar nomor 3.

Di sela-sela pamitan penjaga hotel, Gilang tampak kerepotan membawa tas rangsel warna hitam yang diduga membawa beban berat.

Sembari keluar kantor hotel, Gilang sedikit tergesa-gesa langsung menghampiri kendaraan sepeda motornya yang diparkir di halaman Hotel Pantes.

“Tapi saat itu, saya tak sedikit pun menaruh curiga terhadap Gilang Maulana membawa tas dengan beban berat,” ujar Midjan (67), penjaga Hotel Pantes saat ditemui beritajatim.com, Minggu (26/7/2009).

Dalam benaknya, kata dia, Gilang keluar kamar dan meninggalkan hotel kenapa seorang diri? Padahal, menurut Beny (teman seprofesinya yang jaga malam), Gilang saat itu masuk hotel, Kamis (9/7/2009) sekitar pukul 20.00 WIB bersama seorang perempuan.

“Tapi, Gilang kok keluar sendiri ya? Dalam hati saya, apa teman perempuan Gilang sudah keluar duluan,” jelasnya. Menurutnya, tidak lama tamunya meninggalkan hotel, dia langsung menuju lantai 2 untuk membersihkan kamar nomor 3 yang sebelumnya disewa bermalam Gilang, warga Desa/Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Saat memasuki kamar itu, ia mencium bau amis menyengat di hidung. Begitu juga saat hendak merapikan tempat tidur dikejutkan adanya bercak darah di bagian sprei warna putih motif kembang warna merah itu.

Darah yang sudah mengering itu mengenai sprei yang diduga digunakan tidur Gilang bersama teman perempuannya. Sprei itu sedikit acak-acakan pada bagian dipan yang berada sebelah kanan, atau berdekatan dengan tembok dinding kamar mandi.

“Saya pikir, bercak darah itu adalah darah teman perempuan Gilang yang sedang datang bulan atau biasa terjadi keluar dari keperawanan,” katanya.

Mendapati itu, lalu sprei kamar nomor 3 langsung dicuci dengan sprei kamar nomor 6, 7 dan 2 wisma. Karena malam itu, di samping kamar nomor 3 (kamar 4 dan 5) dalam keadaan kosong.

“Meskipun pukul 22.00 WIB ada keributan di kamar nomor 3, tidak mungkin ada yang dengar. Selain itu, kamar nomor 3 jauh dari kantor hotel,” papar Midjan.

Ia mengatakan, Hotel Pantes memilki 15 kamar yakni di lantai 2 sebanyak 8 kamar, lantai 1 ada 5 kamar dan wisma 2 kamar.

Masing-masing kamar dilengkapi kamar mandi, TV, meja, 2 kursi dan 2 tempat tidur. Untuk tarif kamar di lantai 2 sebesar Rp 125 ribu, dengan pemandangan menghadap ke selatan atau arah perkebunan.

Sedang di lantai 1 bertarif sebesar Rp 75 ribu atau Rp 100 ribu dengan pemandangan perkebunan sayur buncis. Sebanyak 13 kamar itu juga terdapat teras dan pandangan luas.

“Untuk tarif kamar wisma Rp 250 ribu, dan masing-masing wisma terdapat 2 kamar juga fasilitas TV, kamar mandi dan AC,” ungkapnya.

Dia menambahkan sejak adanya kasus mutilasi terhadap Ayu Wulandari, mahasiswi STIKES ICME Jombang dilakukan dikamar nomor 3, tarif Hotel Pantes diturunkan. “Tapi, sampai sekarang tetap saja sepi tamu, baik dalam maupun luar kota,” tegasnya. [air]

Hii…Ada Suara Aneh di Kamar 3 Hotel Pantes

Magetan (beritajatim.com) – Sejak tersiar kabar ada korban mutilasi di Hotel Pantes Sarangan Magetan, beberapa pedagang kaki lima mengaku mendegar suara rintihan perempuan dari balik kamar 3. Para petani yang memiliki kebun di samping dan belakang Hotel Pantes, juga pernah melihat kelebatan bayangan di teras kamar tersebut.

“Baru-baru kejadian, katanya beberapa pedagang di sini pernah mendengar suara aneh dari kamar 3,” ujar Midjan (67), penjaga Hotel Pantes saat ditemui beritajatim.com, Minggu (26/7/2009).

Tapi, kata dia, begitu ada pedagang yang berani mendekati di samping kamar, suara itu hilang. Untuk membuktikan keganjilan di kamar 3, ia setiap malam maupun dini hari selalu melintas di lantai 2.

Selama di lantai 2, ia mencoba menyalakan TV yang berada di kamar 4 yang bersebelahan dengan kamar 3. Kebetulan pintu belakang, bersebelahan dengan pintu nomor 3. Bahkan, bagian teras untuk santai kala melihat pemandangan baik siang maupun malam, menjadi satu dengan teras kamar nomor 3.

“Selama ini, saya maupun dik Beny (teman seprofesinya yang bertugas malam hari) tidak pernah mendegar suara ganjil dari kamar 3,” jelasnya.

Cerita para pedagang dan petani itu tak pelak membuat bulu kuduk merinding ketika berada di kamar 3. Suasana antara ruang tempat tidur, dengan kamar mandi terasa berbeda.

Di kamar mandi misalnya, rasa dinginnya sangat kuat bahkan terkesan bisa membayangkan kesadisan Gilang (22) saat memutilasi Ayu (20), warga Dusun Ngrayung, Desa Kepuhrejo, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Sedangkan di bagian kamar, terbayang saat Ayu dianiaya, dicekik serta dibenturkan hingga berulang-ulang kali di lantai dan dinding kamar. “Pantesan saat saya masuk–bersamaan Gilang keluar hotel, kamar ini beraroma amis dan terasa beda,” terangnya.

Disela-sela itu, Midjan lalu mengajak beritajatim.com memasuki kamar 3 yang pernah digunakan Gilang bersama Ayu bermalam. Saat Midjan membuka pintu kamar 3, dilihat sepintas memang suasana klenik sangat terasa. Begitu juga, bagian kamar mandi nampak gelap dan dingin.

“Bentar, lampunya saya nyalakan dulu. Silakan, duduk saja di dipan yang sebelah sana. Kalau dipan yang ini, dulu ditemukan sprei berdarah,” katanya.

Pantauan beritajatim.com memang kamar 3 yang bertarif Rp 125 ribu/malam, nampak indah. Di atas meja kursi tamu, terdapat sebuah TV 14 Inc. TV itu sengaja dipasang di dinding, agar para tamu mudah melihatnya meski dalam keadaan berbaring di tempat tidur.

Disala-sela menemani beritajatim.com, Midjan menyempatkan diri untuk membukakan pintu belakang yang menuju alam bebas yakni perkebunan luas.
Setelah dibuka, ternyata suasana angin alam pegunungan lawu sangat terasa. Pantas saja, bagi pasangan muda-mudi yang berada di kamar hotel menargetkan melakukan hubungan layaknya suami istri.

Akibat itulah, membuat Gilang gelap mata, tega mencekik leher dan membenturkan kepala Ayu hingga berulang-ulang kali. Motifnya, permintaan Gilang untuk berhubungan badan ditolak. Karena saat itu, Ayu sedang datang bulan. (jun/eda)

Fenomena Hewan Yang Terperangkap di Dalam Sebuah Batu

Fenomena ini sungguh luar biasa unik dan telah lama menjadi misteri yang sulit dijelaskan oleh para ahli, yaitu kisah mengenai hewan-hewan kecil seperti katak dan kadal yang yang ditemukan terbungkus / terperangkap di dalam sebuah batu keras dalam keadaan hidup. Fenomena ini sungguh-sungguh terjadi dan telah banyak dilaporkan sejak abad ke-18.

Beragam pertanyaan muncul dari fenomena yang dirasa tidak masuk akal ini. Namun yang tak habis dipikir, bagaimana bagaimana cara hewan-hewan ini bisa masuk ke dalam batuan? dan bagaimana cara mereka bertahan hidup diantara sempitnya ruang batuan keras yang sangat sulit ditembus udara? Apa yang mereka makan disana? Tentunya kawan-kawan tahu kan jenis-jenis batuan beku (Igneous Rocks) seperti batu granit, obisidian, dll ? Nah, pada umumnya kasus-kasus “bertapa-nya” para katak dan kadal ini memang kerap ditemukan pada batuan jenis tersebut.

Seekor katak yang konon ditemukan didalam sebuah batu api pada tahun 1899. Disepanjang abad ke-19 hingga awal abad ke-20 laporan mengenai ditemukannya katak dan kadal yang ditemukan terperangkap di dalam batuan begitu banyak.

Seekor katak yang konon ditemukan didalam sebuah batu api pada tahun 1899. Disepanjang abad ke-19 hingga awal abad ke-20 laporan mengenai ditemukannya katak dan kadal yang ditemukan terperangkap di dalam batuan begitu banyak.

Di tahun 1821, Majalah Tilloch Philosopical mengangkat sebuah artikel mengenai seorang tukang batu bernama David Virtue yang membuat sebuah penemuan mengherankan. Ia menemukan seekor kadal yang berdiam di dalam sebuah batuan keras yang baru saja dipecahkannya. Kadal tersebut ia katakan seperti terpatri disana hingga bagian dalam batuan membentuk pola tubuhnya. Uniknya, setelah dicurigai mati, selang beberapa saat setelah dikeluarkan si kadal menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan beberapa saat kemudian ia sudah dapat berlari.

Illustrasi 3D Image

Illustrasi 3D Image

Kemudian di tahun 1899, seekor katak juga ditemukan di dalam sebuah batu api oleh beberapa karyawan tambang di inggris. Selama Perang Dunia ke-II, beberapa tentara Inggris yang sering menggunakan bahan peledak untuk membuat semacam parit perlindungan juga sering mendapati beberapa ekor katak dan kadal yang bersemayam di dalam beberapa batuan yang terpecah akibat ledakan. Namun tak hanya di batuan beku saja sebenarnya fenomena ini dapat dijumpai, di tahun 1910 seekor katak juga berhasil ditemukan didalam sepotong batu bara, beberapa kasus lainnya juga ditemukan dijenis batu gamping. Entah bagaimana cara menjelaskan fenomena ini. Barangkali kawan-kawan ada yang mau berteori?(Dipta)

sumber : http://dipta-jurnal.net/fenomena-hewan-yang-terperangkap-di-dalam-sebuah-batu.html

“kidung lingsir wengi” Lagu Kuntilanak

Konon dengan mendengarkan lagu “kidung lingsir wengi” pas waktu-waktu tertentu, Kuntilanak akan datang menjumpai orang yang mendengarkannya……

Liriknya seperti ini :

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno…
Ojo tangi nggonmu guling…
Awas jo ngetoro…
Aku lagi bang wingo wingo…
Jin setan kang tak utusi…
Dadyo sebarang…

Wojo lelayu sebet…

Bahasa indonesia

Menjelang malam, dirimu akan lenyap…
Jangan bangun dari tempat tidurmu…
Awas jangan menampakkan diri…
Aku sedang dalam kemarahan besar…
Jin dan setan yang kuperintah…
Menjadi perantara…
Untuk mencabut nyawamu…

berikut adalah kisah kejadian yang dialami oleh seorang warga Kaskusers:

bbrp tahun yg lalu saya pernah mengalami kejadian begini :

Suatu malam tiba2 saya terjaga dari tidur, lalu saya melihat pintu kamar saya terbuka pelan2… keadaan saat itu samar2 karena lampu di kamar saya matikan sebelum tidur.
Tiba2 terdengar alunan lagu-lagu jawa seperti lingsir wengi, padahal saya sendiri tidak bisa berbahasa jawa, setelah itu seorang nenek memakai baju khas jawa masuk ke kamar sambil bergumam berbahasa jawa.

Spontan saya ketakutan, tetapi badan saya tidak bisa digerakkan seperti tertindih, saya terus memperhatikan nenek2 itu…, tiba2 nenek itu terdiam dan memperhatikan saya… lalu dia tertawa kecil.

Setelah itu, nenek tersebut mendekati saya yg waktu itu masih dalam posisi terlentang tidur, nenek itu terus bergumam bahasa jawa seakan2 sedang ngobrol. Saat nenek itu berdiri di dekat kaki saya, dia jongkok kecil dan menyentuh paha saya dengan jari dia.

Saya pikir ini cuman mimpi buruk, tetapi ketika dia menyentuh paha saya… sangat terasa nyata…, saya pun memaksakan diri untuk berontak dan berhasil bangun sambil mengepal tangan saya dan memukul nenek itu, tetapi malah angin yg saya pukul. nenek itu tiba2 lenyap.

keringat saya mengucur… dan napas saya tersengal2…

Nah setelah mendengar lagu lingsir wengi, saya menjadi teringat kembali kejadian itu.

Dan ini berita dari Prambors :

lagu ini menjadi bahan omongan di Prambors, ada beberapa wadyabala yang merasa “digoda” disaat tertidur setelah mendengar lagu ini…Panda dan Utha bahkan gak mau denger lagu ini ampe abisss.. hehe

gosipnya lagu ini bisa memanggil mahluk yang kasat mata…

tapi jangan mudah percaya namanya juga gosipp!
hehehe,

benarkah ?

Ternyata Kidung ini Plesetan dari Aslinya yang diciptakan Sunan Kalijaga :

sangat sangat disayangkan…kalo ada yang menganggep kidung rumekso ing wengi adalah lagu/kidungnya mbakyu kunti…
padahal kanjeng sunan kalijogo menciptakan/membuat kidung itu untuk ‘unen2’
yang dalam masyarakat jawa/kejawen sebagai pengganti dzikir/wirid oleh muslim jawa pada waktu dulu sehabis melakukan sholat malam….

kalo lebih dicermati kidung tersebut dikenal karena berisi mantra tolak balak,
Laku kidung ini mengingatkan manusia agar mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga terhindar dari kutukan dan malapetaka yang lebih dahsyat. Dengan demikian kita dituntut untuk senantiasa berbakti, beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sedangkan fungsi kidung secara eksplisit tersurat dalam kalimat kidung itu, yang antara lain; Penolak balak di malam hari, seperti teluh, santet, duduk, ngama, maling, penggawe ala dan semua malapetaka. Pembebas semua benda . Pemyembuh penyakit, termasuk gila. Pembebas pageblug. Pemercepat jodoh bagi perawan tua. Menang dalam perang . Memperlancar cita-cita luhur dan mulia.

berikut artinya dalam bahasa indo… so…silahkan dicermati dalam bait mana yang berhubungan dengan mbakyu kunti….

Ada kidung rumekso ing wengi(lagu yang mengalun ditengah malam). Yang menjadikan kuat selamat terbebas
dari semua penyakit. Terbebas dari segala petaka. Jin dan setanpun tidak mau. Segala jenis sihir tidak berani. Apalagi perbuatan jahat.
guna-guna tersingkir. Api menjadi air. Pencuripun menjauh dariku.
Segala bahaya akan lenyap.

Semua penyakit pulang ketempat asalnya. Semua hama menyingkir dengan pandangan kasih. Semua senjata tidak mengena. Bagaikan kapuk jatuh dibesi. Segenap racun menjadi tawar. Binatang buas menjadi jinak. Pohon ajaib, tanah angker, lubang landak, gua orang, tanah miring dan sarang merak.

Kandangnya semua badak. Meski batu dan laut mengering. Pada akhirnya semua slamat. Sebab badannya selamat dikelilingi oleh bidadari, yang dijaga oleh malaikat, dan semua rasul dalam lindungan Tuhan. Hatiku Adam dan otakku nabi Sis. Ucapanku adalah nabi Musa.

Nafasku nabi Isa yang teramat mulia. Nabi Yakup pendenganranku. Nabi Daud menjadi suaraku. Nabi Ibrahim sebagai nyawaku. Nabi sulaiman
menjadi kesaktianku. Nabi Yusuf menjadi rupaku. Nabi Idris menjadi rupaku. Ali sebagai kulitku. Abubakar darahku dan Umar dagingku. Sedangkan Usman sebagai tulangku.

Sumsumku adalah Fatimah yang amat mulia. Siti fatimah sebagai kekuatan badanku. Nanti nabi Ayub ada didalam ususku. Nabi Nuh didalam jantungku. Nabi Yunus didalam otakku. Mataku ialah Nabi Muhamad. Air mukaku rasul dalam lindungan Adam dan Hawa. Maka lengkaplah semua rasul, yang menjadi satu badan.

maaf tanpa maksud sok tahu atau takabur…tapi jujur saya nggak rela kalo karya seni salah satu wali jawa yang saya kiblati…disalah artikan….
sekali lagi mohon maaf hanya dharing dari yang bodoh ini.

wassalam

Dounload disini untuk mendengarkan

Bus Sartika Hindari Hantu, 7 Tewas !

Korban lakalantas bus CV Sartika.

Korban lakalantas bus CV Sartika.

SEIRAMPAH-KISAH mistis mewarnai tragedi bus CV Sartika yang merenggut 7 korban jiwa saat bertabrakan dengan truk pengangkut toge di KM 57-58 Jalinsum Medan-Tebingtinggi persisnya di Dusun XIV, Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Sergai. Kecelakaan terjadi karena mengelakkan 10 bocah makhluk gaib.

“Ada sekitar 10 orang mahluk gaib yang menyerupai anak-anak yang diperkirakan berusia 8 hingga 12 tahun. Mahluk gaib tersebut hendak pulang ke rumah dari tempat mereka bermain,” kata paranormal Suriyadi (42).

Masih katanya, sebenarnya mereka (mahluk gaib) tidak mengganggu para pengguna jalan raya di sana. Hanya saja waktu itu, supir bus CV Sartika merasa kaget dan langsung banting setir berusaha menghindari rombongan bocah itu.

Memastikan terawangan itu, POSMETRO MEDAN pun kembali ke TKP dan bertanya pada warga setempat. Dari keterangan mereka, warga mengaku tidak tahu kenapa bus itu tiba-tiba mengoleng ke kanan, sebab mereka tak melihat apa yang dielakkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa naas itu bus CV Sartika BK 7069 DN Nomor pintu 714 yang dikemudikan Saut Maruba Sihombing (41) terjadi di Jalinsum Medan-Tebing KM 57-58, persis di Dusun XIV, Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Sergai Senin (20/7) pukul 22.00 WIB.

Informasi dihimpun POSMETRO MEDAN di Unit Laka Polres Perispan Sergai, Saut yang tinggal di Gang Juhar, Lingk II, Sirantau Datukbandar, Asahan mengemudikan pengangkutan umum itu dari terminal Amplas dengan 14 penumpang.

Di TKP dengan kecepatan tinggi, Saut hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya namun dari arah berlawanan meluncur truk BK 8473 ND yang dikemudikan Suheri (33) warga Dusun I, Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah.

Laga kambing pun tidak terelakkan yang mengakibatkan bagian depan kedua kendaraan tersebut ringsek. Suheri pengemudi truk serta 5 penumpang bus Sartika tewas di tempat.

Mereka masing-masing ; (1) Samsul Bahri, 35, warga Medan, (2) Untung, 45, Jalan Sumber Awal Linkungan X No 246, Kel Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas, (3) Mr X yang diperkirakan berusia 51 tahun, (4) Sutrisno, 57, warga Dusun Gelumpang, Desa Binjai, Kec. Aceh Tamiang, dan (5) Emi, 54, warga Air Batu, Asahan.

Selanjutnya, Herianto Panjaitan (22) warga Kampung Baru Cilegen Barat, Jakarta Timur yang sempat mendapat perawatan di RSU Sultan Sulaiman, Sei Rampah, juga tewas. Sementara itu Supir Bus CV Sartika, Saut Maruba Sihombing kritis.

Petugas yang mendapat informas tersebut segera melakukan evakuasi semua korban ke RSU Sulatan Sulaiman yang berjarak sekitar 500 meter dari TKP.

Ketika disambangi POSMETRO MEDAN Selasa (21/7) di rumah duka, Atik (38) -isteri Suheri pengemudi truk—,ibu 3 anak ini dengan wajah sedih seusai pemakaman suaminya mengatakan, sebelum berangkat kerja suaminya marah-marah.

Katanya, Suheri merasa dongkol karena sepeda motor Yamaha Vega R dibawa kemanakannya bernama Putra, tak kunjung kembali hingga Suheri berangkat mengantar toge ke Tanjung Morawa, Deliserdang.

Akibat peristiwa itu, Atik kini harus menanggung beban 3 anak hasil pernikahan mereka, yakni Reza (9), Andre (7) dan Tio (4 bulan).

Kabag Bina Mitra Polres Persiapan Serdang Bedagai, AKP Syamsul Bahri Lubis ST membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Korban yang masih dirawat yakni ;

Nurmainia (49) Jalan Tuamang Gang sadar, Kec Medan Barat

Miranda Nadia (5) Jalan Tuamang Gang sadar, Kec Medan Barat

Amin (54) Jalan Tuamang Gang sadar, Kec Medan Barat

Tuhari (45) warga Jalan Sri Cumi, Kec Pangkalan Brandan, Langkat.

Nisa (22) warga Desa panca Mukti, Kec Bidan Sinambela, Kab Rokan Hilir.

Ira (21) warga Jalan Deli Tua, Gang Baru, Kab Deliserdang.

Kui Hing(51) warga Simpang Gambus Dusun V, Kec lima Puluh, Kab Batubara.

Andika Kerniadi (16) warga simpang Gambus Kec Lima Puluh.

Andika Sunardi (24) warga Jalan Perdagangan, Lima Puluh, Batubara.

Samen (19) Dusun Parit Pompa Kiri, Desa Sicanang, Kab langkat.

Ahmad Yani (38) kernet truk warga Dusun I/III, Desa Cempedak Lobang.

Matnur (21) kernet truk warga Dusun I/III, Desa Cempedak Lobang.

POSMETRO-MEDAN.COM

Misteri Akan Ada Banyak Bom Lagi Meledak Bahkan lebih Besar !

Permadi Ramalkan Ada Bom Lebih Besar

Jakarta – Bom yang meledak Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott dinyatakan kepolisian berjenis low explosive. Anggota Dewan Pembina Gerindra, Permadi pun meramalkan akan terjadi ledakan yang lebih besar dari pada bom yang meledak Jumat pagi itu.

“Ini baru bentuk dari goro-goro kecil saja, karena akan ada yang lebih besar lagi,” ujar Permadi yang dikenal juga sebagai peramal ini, Jakarta, Sabtu (18/7/2009).

Tragedi yang menewaskan 9 orang dan melukai 55 orang itu, menurut Permadi merupakan salah satu bentuk dari goro-goro (kerusuhan) pasca pilpres yang telah diprediksikannya sejak lama. Dirinya pun megimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak perlu cemas namun, tetap harus mewaspadai adanya kejadian serupa.

Sebelumnya, tepat pukul 07.45 WIB, Jumat (17/7), terjadi dua ledakan yang hanya berselang 10 menit menghancurkan bangunan dua hotel yang mayoritas ditempati para expatriat itu. Korban dari ledakan tersebut tidak hanya dari kalangan warga negara asing saja tapi juga menimpa puluhan warga Indonesia.

“Pelaku pemboman ini tidak berkaitan dengan para kandidat yang ikut dam Pilpres. Tapi ini bisa dikatakan sebagai bagian dari kekecewaan masyarakat atas proses dan pelaksanaan pilpres yang penuh kecurangan,” pungkasnya. [bj0]

Sumber : inilah.com

Suhu Bingo Ramal Bulan 12 Panen Bom

Surabaya (beritajatim.com) – Peristiwa ledakan bom yang mengguncang Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, kemarin, sepertinya masih terus berlanjut. Berdasar penerawangan Suhu Bingo, ledakan serupa bakal terjadi lagi di bulan Desember.

“Masih ada lagi, bom yang meledak, ini berkaitan dengan tahun Kerbau. Apalagi di bulan 12 (Desember, red). Bencana datang silih berganti, baik bom maupun bencana alam,” kata Suhu Bingo kepada beritajatim.com, Sabtu (18/7/2009).

Menurut penerawangannya, ledakan bakal terjadi dalam waktu berdekatan, di beberapa kota. Baik di Jawa maupun luar Jawa. “Apalagi tahun depan tahun Macan, bencana bertambah banyak, bom juga masih ada,” ujarnya.

Meski demikian, Suhu Bingo menuturkan jika daya ledak bom yang bakal tejadi nanti, tidak lebih besar dari daya ledak yang terjadi di JW Marriott dan Ritz Carlton. “Sama saja, bom itu hanya untuk menakut-nakuti, hanya untuk mengacau. Menunjukkan bahwa teroris masih aktif. Karena itu kita harus tetap waspada,” jelasnya. (eda)

Arwah Michael Jackson Gentayangan Kemana-mana !

Setelah sebelumnya diberitakan muncul di Bogor, Benarkah arwah Michael Jackson gentayangan kemana-mana? Percaya atau tidak, hantu Jacko muncul lagi. Dia ternyata punya kemampuan lintas benua. Kali ini, dia nongol di Stafford, Inggris.

JackoCloud-280_846008aAdalah Gary Sloggett, lelaki berusia 43 tahun, yang tanpa disadari menemukannya. Bayangan hantu Jacko muncul di atas kap mobilnya. Bayangan itu muncul hanya 13 jam setelah kematian megabintang.

Awalnya, ayah dua anak itu mengambil beberapa foto mobil Rover 200 miliknya untuk dipasang pada sebuah majalah penjualan mobil pada 26 Juni lalu. Tapi, ketika dia meng-upload foto itu ke komputernya, dia kaget bukan kepalang. Pasalnya, dia melihat Si Raja Pop yang meninggal karena serangan jantung sehari sebelumnya.

“Cukup mengejutkan. Penjelasan awalnya yang terlihat adalah mungkin saja itu bayangan bentuk awan yang terjadi saat itu. Tapi, saya menunjukkan foto itu kepada beberapa orang. Tanpa ragu lagi, mereka berteriak: ‘Itu Jacko’,” kata Gary Sloggett.

Sebelumnya, seorang penggemar Jacko juga melihat bayangan megabintang itu di Neverland, bekas rumah kebesaran Jacko. Dalam bayangan itu terlihat Jacko sedang muncul di sebuah dinding rumah yang pernah dimilikinya itu. ‘Hantu Jacko’ berjalan di koridor dan bergerak cepat dari kiri ke kanan sebelum menghilang.**www.matabumi.com

JackoCloud-180_845990a

http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/article2536406.ece

Kuburan Anggi Wangi, Warga Lihat ‘Penampakan’

Anggi Meyriski korban pembunuhan sadis Ari Petak (16/6).
Anggi Meyriski korban pembunuhan sadis Ari Petak (16/6).

Di bawah batang kakao, areal pemakaman Masjid Raya Gantiang, agak ke kiri dari pintu masuk, sebuah kuburan tampak terawat. Gundukan tanahnya masih tinggi. Di kayu nisan tertulis nama Angraini Maireski Binti Zaldinar, wafat 16 Juni 2009. Ya, di situlah, jasad Anggi, Siswa SMP Negeri 1 Padang yang tewas dibunuh dan diperkosa Ari Petak (32) “berdiam” hampir satu bulan.

Pada malam-malam tertentu, kuburan Anggi menebarkan bau wangi, persis bunga melati. Bahkan, warga sekitar kuburan sering melihat penampakan sesosok tubuh terselubung kain putih berdiri di bawah pohon kakao sambil menangis. Sosok itu merintih, mengiba hingga membuat warga sekitar terjaga. Ada apa sebenarnya?

“Alah tu, ndak talok lai, ampun. Lapehan awak” perkataan itulah yang selalu keluar dari sesosok tubuh berambut panjang dan berkain putih yang sering terlihat di bawah pohon kakao. Perkataan itu diselingi rintihan yang memilukan. Warga sekitar bergidik, tapi bagi mereka, hal mistik semacam itu sudah biasa.

Salah satu warga yang melihat persis penampakan adalah garin atua penjaga Masjid Raya Gantiang bernama Azan. Waktu itu, sekitar Pukul 03.00 WIB dini hari Azan terbangun dari tidurnya. Dia mendengar tangisan pilu. Perlahan pemuda tersebut keluar, memastikan apa yang sedang terjadi. Waktu itu, persis malam ke empat Anggi dikubur. Suasana senyap, rintihan pilu semakin nyaring terdengar. Azan bergidik, bulu tengkuknya berdiri.

“Saya kira pemuda daerah ini sedang bedagang dan membawa wanita. Lalu saya keluar untuk menasehatinya. Tapi rupanya di luar sunyi. Suara itu tetap terdengar dan berasal dari makam. Tubuh merinding. Saya kuat-kuatkan hati untuk melirik ke arah pandam pekuburan. Ternyata benar, di bawah batang Kakao atau tepatnya dekat kuburan Anggi berdiri sesosok tubuh berkain putih. Dialah yang menangis. Saya lari karena takut. Anehnya, ada bau wangi,” terang Azan sebagaimana dilontarkan penjaga makam bernama Madi (40).

Tak hanya Azan yang melihat penampakan dekat kuburan Anggi. Madi, sang juru kunci makam mungkin adalah orang yang paling sering melihat penampakan. Bahkan, Madi lah yang pertama sekali mencium bau wangi dari kuburan Anggi. “Baunya wangi sekali, seperti bau bunga melati. Saya saja terlena karena baunya. Gejala ini terjadi sejak Anggi dikuburkan di sini. Tapi, tak jarang juga ada penampakan dekat kuburan anak SMP itu,” beber Madi yang berkulit hitam dan agak ceking.

Tanpa berniat merekayasa dan sesuai dengan pengalaman yang dia punya sejak jadi juru makan pada 2002 yang lalu, Madi mengatakan kalau nyawa Anggi belum akan tenang selama kasusnya masih mengambang. Madi mengungkapkan, seharusnya keluarga si mayat datang kembali untuk tahlilan di kuburannya. Jangan hanya sekali lalu dan tak pernah datang lagi. Bau wangi yang menyebar dia pastikan berasal dari kuburan Anggi.

“Dia sering menangis pilu dan berteriak. Penglihatan mata bathin saya mengatakan kalau ada yang tak beres dengan kuburan di bawah batang Kakao itu. Lalu saya cari tahu, ternyata arwahnya tak tenang. Dia butuh ditahlilkan. Keluarganya hanya datang sekali dan tak pernah kembali lagi. Kasihan, nampaknya dia tak tenang. Aku sering melihat penampakan itu, dia selalu menangis dan tak berani memandang pada saya,” beber pria yang pernah terjerumus ke lembah hitam waktu masih bujangan itu.

Ayah Anggi yang ditemui media ini pada Senin lalu juga tak menampik kalau kuburan anaknya mengeluarkan aroma wangi. “Memang, kata warga di sana, kuburan Anggi mengeluarkan bau wangi. Selain itu, tanah kuburannya tetap tinggi. Padahal saya cemas kalau kuburan anak saya akan rusak karena hujan beberapa hari yang lalu. Rupanya tidak, kuburannya utuh,” kata Zaldinar. (*)

Sepenggal Kisah Pemandi Jenazah

Bagi kebanyakan orang, pekerjaan memandikan jenazah adalah pekerjaan yang mengerikan. Namun bagi Sumaryadi (39) dan Nurhayati (34), pekerjaan tersebut merupakan tanggung jawab dan tugas mulia sesama manusia. Malahan Sumaryadi, ikut terlibat memandikan “S”, seorang bocah baru saja meninggal akibat flu babi.

Sumaryadi dan Nurhayati, keduanya merupakan petugas yang bekerja di RSUP Dr M Djamil sebagai pemandi mayat atau jenazah. Sumardi bertugas untuk memandikan jenazah pria dan Nurhayati memandikan jenazah wanita.

Ketika Sulthani, korban yang meninggal akibat flu babi dimandikan, Yadi pun ikut memandikan dibantu oleh kakek Sulthani, serta Berlian, satpam di instalansi kamar jenazah yang bertugas untuk mengangkat Sulthani.

Yadi mengutarakan, sebenarnya ada rasa takut dalam dirinya akan terkena virus flu babi saat memandikan Sulthani. Namun rasa takut itu hilang ketika mengingat pekerjaan ini merupakan bentuk tanggung jawab serta kewajiban sesama manusia.

“Kita telah memakai masker serta pakaian standar dalam pencegahan penularan penyakit yaitu scord namanya. karena sudah memenuhi standar, saya tidak perlu kuatir lagi. Mayatpun sudah dikasih cairan klorin, untuk membunuh kuman-kuman yang ada pada tubuh jenazah,” jelasnya yang diamini oleh Berlian.

Yadi memandikan jenazah ada atas permintaan keluarga jenazah serta jenazah yang terlantar yang tidak ada kelurganya. Jenazah yang pernah dimandikan di antara kasus kecelakaan, rabies, HIV, flu burung, dan yang terbaru adalah flu babi. Kalau dihitung sudah tidak terhitung lagi berapa jumlah jenazah yang dimandikannya.

Dari pekerjaannya sekarang, Yadi yang tinggal di kampung Nias ini bisa menghidupi istri serta ketiga anaknya.

Yadi sendiri sudah bertugas di Rumah Sakit tersebut sejak 10 tahun yang lalu, dan baru benar-benar terlibat untuk memandikan sejak tiga tahun yang lalu tepatnya tahun 2006. Awalnya dia seorang cleaning service di rumah sakit tersebut. Tugasnya membersihkan sesudut ruangan yang ada disana termasuk ruangan kamar mayat.

Dari sanalah awal dia diajak untuk ikut bantu-bantu memandikan dan akhirnya menjadi petugas utama untuk memandikan jenazah semenjak tahun 2006.

Yadi mengaku tidak ada rasa rasa takut yang dirasakannya ketika memandikan jenazah, walaupun kondisi jenazah tidak dalam keadaan baik sekalipun. Sejak kecil Yadi mengaku sering keluyuran malam hingga Pukul 03.00 malam.

“Dulu waktu kecil saya berencana mau nonton layar tancap, biar cepat sampainya, akhirnya saya berinisiatif memotong jalan. Tiba-tiba saya tersandung, ternyata itu kuburan, saya cuma bisa mengumpat saja,” ungkapnya.

Yadi sendiri berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Mulai hijrah ke Kota Padang tahun 1993 dan awalnya bekerja sebagai kuli serta pembantu juru masak di Hotel Bumi Minang.

Ketika ada lowongan dari RSUP M Djamil, dia tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Dia diterima sebagai cleaning service di rumah sakit terbesar di Sumbar tersebut, sehingga akhirnya dia bertugas memandikan jenazah.

Sementara itu Nurhayati, petugas yang memandikan jenazah wanita, dan baru dua bulan bertugas. Sebelumnya yang bertugas memandikan adalah Amak Meti, mengingat kondisi yang tua, akhirnya Nur menggantikan Mak Meti.

Selama dua bulan tersebut, berbeda dengan Yadi, Nur cuma baru memandikan empat jenazah wanita. Salah satunya, memandikan Anggi, Siswa SMP 1 Padang yang baru-baru ini menjadi berita heboh di Kota Padang.

“Ketika saya memandikan Anggi, ada rasa iba dalam diri saya melihat kondisinya,” katanya. Nur menggakui sangat menikmati pekerjaan yang digelutinya sekarang ini. (*)PADANG-TODAY.COM

Usai Diperkosa, Siswi SMPN 1 Dibunuh

Petugas keamanan memperlihatkan jasad Anggi kepada anggota keluarga di kamar jenazah RSUP dr M Djamil, Selasa (16/6).

Petugas keamanan memperlihatkan jasad Anggi kepada anggota keluarga di kamar jenazah RSUP dr M Djamil, Selasa (16/6).

Padang, Padek–Pembunuhan sadis yang disertai pemerkosaan terjadi di Kota Padang. Siswi kelas 2 SMPN 1 Padang, Anggraini Mayreski, 13, menjadi korban perbuatan bejat itu. Jasadnya ditemukan dalam karung plastik dengan kondisi luka di sekujur tubuh. Penemuan jasad gadis belia itu sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (16/6), di Korong Kabun Pasa Usang, Sungaibuluah, Kecamatan Batanganai, Padangpariaman.  Waktu pertama ditemukan, warga kesulitan mengenali identitas korban yang saat itu tanpa busana.

Identitas Anggi diketahui setelah warga menemukan seragam sekolah korban di dalam karung plastik itu.  Dari informasi yang dihimpun Padang Ekspres di tempat kejadian perkara (TKP), penemuan jasad Anggi bermula ketika Ida, 40, warga Kabun Pasa Usang melihat dua pria bersepeda motor Yamaha RX King tanpa nomor polisi membuang karung plastik berisi sesuatu—yang terakhir diketahui berisi jasad Anggraini.

Kedua pria bersepeda motor itu datang dari arah Kota Padang. Setelah membuang karung plastik, si pengendara motor itu langsung kembali ke arah Kota Padang. Ida curiga, dan memberitahukan pada warga lainnya. Tak berapa lama, polisi dari Polsek Batanganai pun tiba dilokasi. Disaksikan warga, polisi membuka isi karung plastik tersebut. Alangkah terkejutnya warga ternyata isi karung itu mayad seorang gadis belia.

Di beberapa bagian tubuh dan kepala, penuh luka-luka memar. Dari hidung, tampak keluar darah. Jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pasar Usang. Di sini jasad korban sempat divisum. Setelah itu, korban dibawa ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjalani visum lebih lanjut. Dari hasil visum diketahui bahwa korban diperkosa sebelum dibunuh.

Kesaksian Pelaku Pembunuh

Pembunuh Anggi

Pembunuh Anggi

post metro Padang-Tersangka pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap Anggraini Mayreski, Siswi SMP Negeri 1 Padang, mengaku habis menonton VCD Porno hingga berhasrat memperkosa korban.

Tersangka berinisial “HB” (32 th) mengatakan tidak memiliki niat untuk menghabis nyawa korban. Dia mengaku hanya berniat untuk memperkosa korban. Sebab, saat membonceng korban, tiba-tiba nafsu sahwatnya memuncak. Namun, karena korban menolak ajakan tersangka, maka ia nekat membunuh.

Berikut pengakuan tersangka kepada wartawan POSMETRO (Grup Padang Today) di ruang Reskrim Polres Padangpariaman, Rabu (17/6).

Pada pagi Selasa (16/6) lalu sekitar pukul 07.00 WIB Kata tersangka, dirinya ditelpon orang tua korban Roslaini untuk datang ke rumahnya. Dalam pembicaraan lewat telpon itu, Roslaini meminta tersangka untuk mengantarkan anaknya ke sekolahnya bersama sepeda motor ojeknya, karena telah biasa.

Tanpa membuang waktu, tersangka dari rumahnya langsung menuju rumah korban di Jati Parak Salai. Di rumah Roslaini, sang korban telah siap dengan seragam sekolahnya untuk berangkat ke SMP Negeri 1 Padang untuk mengikuti ujian naik tingkat. Akan tetapi, menjelang sampai di SMP 1 Padang, tersangka berhenti di rumahnya yang kebetulan bertetangga dengan rumah korban di Jati Parak Salai, dengan dalih ada suatu keperluan.

Sesampai di rumah, tersangka langsung masuk ke dalam rumahnya. Sementara itu korban menunggu dekat sepeda motor tersangka yang parkir di halaman rumahnya. Tidak lama kemudian tersangka memanggil korban untuk masuk ke dalam rumahnya. Entah karena tidak berprasangka buruk, Anggraini Mayreski langsung masuk ke dalam rumah tersangka. Saat itu, korban hanya masuk sampai ke pintu ruang tamu.

Tapi, jelas tersangka yang saat duduk dibangku sekolah STM memilih keahliannya pada bidang mesin las itu, korban diminta untuk terus masuk sampai ke ruang dapur dekat WC dan sumur rumahnya. Akhirnya, korban menuruti permintaan tersangka, meski korban sempat bertanya pada tersangka. Tapi, baru saja korban sampai di ruang dapur dekat pintu WC, tersangka langsung mengajak korban untuk berhubungan suami istri.

Seketika korban langsung menolak ajakan gila tersebut, karena korban mau sekolah dan ikut ujian naik kelas. Melihat situasi demikian tersangka langsung menutup mulut korban dengan tangan dan memukul kepalanya. Akibatnya, korban jatuh pinsan dan sadarkan diri. Tanpa membuang waktu tersangka mengontong korban ke dalam kamarnya. Dalam kamarnya tersangka melakukan perbuatan terkutuknya pada korban.

Sebelumnya, papar tersangka sambil menyantap lontongnya, tersangka mengambil gunting untuk memotong rok, BH, baju seragam serta celana dalam korban. Kemudian dalam kondisi pinsan tersangka mengaku langsung setubuhi korban. Setelah selesai ronde pertama hingga sampai puncaknya, tersangka langsung memasuki ronde ke dua. Setelah itu rasa cemas dirinya semakin tinggi, karena korban tidak bergerak lagi.

Makanya, tersangka berniat dan nekat membuang korban jauh-jauh. Atas dasar itu tersangka memasuki korban dalam posisi tanpa busana ke dalam karung plastik pupuk warna putih. Kemudian tersangka memasuki baju seragam korban yang telah terpotong-potong ke dalam karung plastik. Selanjutnya, tersangka membawa sendirian dengan sepeda motor ojeknya ke luar Kota Padang, tepatnya di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Tempat penemuan mayat korban dalam karung oleh masyarakat di Korong Kabun Pasar Usang Kanagarian Sungai Buluah Kecamatan Batang Anai, tepatnya di samping SPBU Palapa. Sebelumnya, aku tersangka, setelah ia membuang karung tersebut, ia teringat akan baju seragam sekolah korban yang memiliki indentitas. Tapi, aku tersangka, karena telah terlanjur tersangka membiarkan saja. Dari sanalah terbongkat kedoknya.

Namun tersangka yang mengaku baru dua tahun ini menjadi tukang ojek, saat melakukan tindakan pemerkosaan dan pembunuhan tidak ada rasa hiba dan kasiahan, meski antara dirinya telah saling kenal dengan korban. Tapi, karena akunya, dirinya telah kemasukan setan, ditambah lagi ia hanya sendirian tinggal di rumahnya. Sementara itu, kedua orang tuanya tinggal di Sungai Puar Kabupaten Agam.

“Saya sangat menyesal sekali atas tindakan membunuh dan memperkosa korban. Namun, bagaimana lagi, saya telah terlanjur berbuat nekat pada korban. Apalagi saya telah berusia 32 tahun belum juga berkeluarga hingga kini. Tapi, niat saya pertama hanya untuk menyetubuhi korban, namun korban menolak. Akibatnya, saya kalap dan berbuat nekat membunuh korban,” akunya.

Kapolres Padangpariaman melalui Kaur Reskrim IPDA Anton Rompas kepada POSMETRO (Grup Padang today) menyatakan, yang mengungkap kasus adalah Polres Padangpariaman. Karena saat kita mengetahui korban adalah siswi SMP Negeri 1 Padang. Makanya, saat itu petugas datang ke sekolahnya.

Namun, saat itu tersangka telah ada di sekolah, karena ditelpon ibu korban.Dari sanalah kita melakukan pengembangan. Akibatnya, “HB” ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan siswi SMP Negeri 1 Padang sebagai tersangka tunggal. Sebab, tersangka mengaku membawa mayat korban dibungkus karung plastik pupuk hanya sendirian tanpa dibantu orang lain. Kemudian petugas menemukan HP dalam kamar rumah dan nomor HP korban di dompet tersangka.

Makanya, tersangka kita tetapkan sebagai tersnagka tunggal. Untuk sementara tersangka dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari 338, 340, 353, 351, 285 yunto 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun kemungkinan tersangka diproses lebih jauh di Poltabes Padang, karena saksi dan TKP pembunuhan juga di wilayah hukum Poltabes Padang,” tandas Kaur Reskrim Anton Rompas. (*)

“Hantu” Michael Jackson Muncul di Bogor

BOGOR – Meningglanya raja pop dunia Michael Jackson beberapa waktu lalu terus menuai berbagai keanehan. Salah satunya penampakan bayangannya terekam kamera salah satu televisi asing.

Di Bogor, Jawa Barat, seorang ibu yang mengagumi penyanyi kontroversial tersebut menemukan hantu Jacko dari hasil rekaman semua tayangan pemberitaan di televisi. Ibu rumah tangga tersebut meyakini bahwa dalam rekaman tersebut datang kembali bayangan Michael Jackson.

Meski belum bisa dipastikan kebenarannya, warga Gunung Putri, Bogor, ini meyakini bahwa bayangan King of Pop yang telah meninggal sempat kembali muncul dalam rekaman video ponsel yang dia rekam dalam sebuah pemberitaan di televisi.

Eli, seorang ibu yang juga pengagum Jacko ini mengaku sempat merekam semua pemberitaan tentang Jacko. Namun, saat merekam tentang neverland (rumah kediaman Jacko), rekaman video tersebut muncul bayangan Michael Jackson dan menutupi hampir semua rekaman hasil videonya.

Entah karena fanatik berat Jacko atau terimajinasi hal lain, Eli meyakini bahwa bayangan tersebut adalah benar-benar bayangan almarhum Jacko. Dia sempat mendatangi beberapa teman yang mempunyai rekaman yang sama untuk membuktikan kebenarannya, namun hasilnya berbeda dengan miliknya karena ada bayangan Jacko.

Anehnya lagi, seluruh hasil rekaman dari video ponsel milik Eli tidak bisa ditransfer dan dibagikan ke alat lainnya. Hasil rekaman tersebut hanya bisa disimpan di ponsel milik Eli.

Selain merekam semua pemberitaan tentang Jacko, ibu ini juga mengkoleksi lagu yang terbentuk dalam CD dan beberapa poster. Hingga saat ini, kebenaran tentang munculnya bayangan Jacko masih menjadi perbincangan hangat masyarakat sekitar. (Endang Gunawan/Global/teb)OKEZONE.COM

2009, Jumlah ‘Kunjungan’ UFO Bakal meningkat

LONDON – Jumlah Unidentified Flying Object (UFO) yang melintasi langit diperkirakan akan semakin meningkat pada tahun 2009. Bahkan, hingga akhir 2009, jumlah UFO bisa memecahkan rekor tahun-tahun sebelumnya.

Telegraph, Selasa (13/7/2009) melansir data ‘kunjungan’ UFO ke bumi terus meningkat sejak tahun 2006. Berdasarkan data kementerian pertahanan Inggris, tahun 2006 tercatat 97 laporan mengenai UFO. Sedangkan pada 2007, jumlah laporan meningkat sebanyak 135, dan tahun 2008 sebanyak 285.

Ramalan tentang meningkatnya jumlah UFO yang datang, khususnya melintasi langit Inggriscukup beralasan. Pasalnya, enam bulan pertama 2009 saja, jumlah laporan tentang UFO mencapai 231.

Selain itu, banyaknya jumlah orang yang membawa kamera digital juga semakin banyak, sehingga dapat mengabadikan gambar-gambar menyerupai UFO yang dilihatnya.

“Tahun ini akan melebihi jumlah rekor, dan laporan yang masuk akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujar Nick Pope, seorang peneliti tentang UFO. (srn)OKEZONE.COM

Arwah Marna, Gentayangan Mencari Pembunuhnya

Foto Marna semasa hidup.

Foto Marna semasa hidup.

LIMA hari berlalu, kematian Marna Nunut br Sianturi (19) yang ditemukan tewas dengan kondisi setengah bugil di lantai II bekas Pasar (Pajak) Tradisional Inpres, Kwala Bekala, Kecamatan Medan Medan Johor, belum juga terungkap. Polisi sendiri terus mengusut meski masih buntu. Tak mau ketinggalan, arwah Marna sendiri diyakini gentayangan mencari pembunuhnya.

Sejumlah warga memang samar-samar melihat sosok perempuan yang sejak 2 hari belakangan terlihat di lokasi temuan jasad Marna. Namun mereka yakin, bayangan itu adalah arwah Marna. Pasalnya, sejak puluhan tahun menetap di sana, mereka belum pernah melihat bayangan itu. Bayangan yang diyakini arwah Marna memang tak pernah mengganggu namun membuat kecemasan.

“Aku jadi ngeri lewat sana (lokasi temuan jasad Marna). Sepintas, macam ada perempuan di lantai dua kios itu. Aku yakin, roh korban itu. Posisinya membelakangi jalan, menunduk dan rambut tergerai. Aku langsung tancap gas. Perhatikan setiap malam, diatas jam 10, kreta yang lewat balap-balap. Udah lewat daerah itu, kembali pelan. Jadi angker lokasi itu. Rohnya gentayangan,” ucap Riston.

Lanjut pria bertubuh gempal yang puluhan tahun menetap di daerah itu, kawan-kawannya pun mengaku melihat bayangan aneh di jendela kios tak terpakai itu. Hal sama juga dikatakan Lomo. Setahu dia, sebelum 40 hari, roh Marna bakal gentayangan di sekitar bekas Pasar Inpres itu. “Biasanya itu. Sebelum 40 hari, rohnya masih di situ-situ aja. Dia hanya menunjukkan diri tapi nggak ganggu. Tapi dia akan mencari dan mengikuti orang yang membunuhnya. Itulah yang sering aku dengar dari orang tua ya,” ucapnya.

Terpisah, Lasni (23), kakak pacar Marna (Desmon), berharap polisi segera mengungkap kasus yang menggemparkan Kwala Bekala itu. “Kami sangat berharap, polisi cepat nangkap pembunuhnya,”ujar Lasni. Bahkan, wanita berpostur kurus itu juga mengaku tidak tenang sejak kejadian itu. Tidurnya kerap dibayang-bayangi oleh wajah temannya (Marna).

“Dia (Marna) berharap, agar saya mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus kematiannya. Dalam hati ku, jiwa atau rohnya belum menerima kematiannya. Aku yakin, jika polisi serius mengungkap kasus ini, pelakunya pasti tertangkap,” ucapnya.

Desakan ini juga didukung oleh Budi, warga sekitar lokasi temuan mayat. Selain untuk memperbaiki nama kampung (tempat tinggal) juga menghilangkan kecemasan warga sekitar. Sejak kasus itu, warga jadi was-was. Alasannya, di sekitar lokasi terdapat 800-an KK dan masing-masing memiliki anak perempuan. Mengingat peristiwa ini belum terungkap, dia khwatir kejadian kedua akan terulang kembali.

“Kami masyarakat Kwala Bekala berharap, agar kasus ini diselesaikan. Kami was-was, menjaga terjadinya peristiwa ke dua. Saat ini warga juga ikut mencari informasi siapa pelakunya. Kalau dapat, dipatahi dulu baru diberikan sama polisi. Kasus seperti ini merupakan perbuatan binatang,” ucap Budi.

Mengingatkan, jasad Marna ditemukan tewas pada Minggu (5/7) pagi di kamar mandi tak terpakai di lantai II bekas Pasar (Pajak) Inpres Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Dua penjaga malam menemukan jasad karyawan pabrik sarung tangan PT Mahakarya Inti Buana, Tanjung Morawa itu, hanya mengenakan kemeja, sedangkan bagian bawah tubuhnya telanjang.

Selain bekas cekikan di leher, ditemukan juga luka di kepalanya. “Di wajah dan kepala bagian belakang dan depan (di atas jidat-red), juga ada luka memar seperti benturan benda keras,” terang seorang pengawai Forensik RSU Adam Malik. Usai menjalani otopsi di RS H. Adam Malik, Medan, ia dikebumikan di Desa Humbang Hasundutan, Kecamatan Lintong Ni Huta, Dolok Sanggul.(mula)POSMETRO-MEDAN.COM

Misteri dan Sejarah Lapangan Karebosi, Makasar

karebosi_vertikalBagi warga Makassar, cerita berbau mistik dan alam gaib di Lapangan Karebosi bukanlah hal yang baru. Tidak sedikit yang percaya bahwa berbagai kejadian aneh di luar nalar yang muncul di lapangan yang menjadi titik nol kilometer kota Makassar itu adalah ulah dari “para penjaga” yang berdiam di sana. Citizen reporter Djamaludin mewawancarai pengurus PSM, yang termasuk sering mengalami kejadian-kejadian aneh di lapangan itu dan upaya agar tidak “diganggu” selama berlatih.(p!)

Orang-orang yang sering ke Lapangan Karebosi Makassar umumnnya sudah paham bahwa lapangan itu menyimpan banyak mitos dan di sana sering muncul peristiwa di luar akal sehat. Sejumlah kejadian aneh kerap menimpa mereka yang memang saban hari tinggal dan bekerja di situ, termasuk Abdul Haris, manajer lapangan dan Tajuddin, penasehat spiritual PSM Makassar.

Haris dan Tajuddin sudah paham betul di mana tempat angker di setiap sudut di Lapangan Karebosi. ‘’Saya sudah terlalu sering melihat hal-hal aneh di lapangan ini. Pernah suatu malam ada kuda berjalan di dalam lapangan tempat latihan pemain PSM, penunggangnya sempat berputar-putar mengelilingi lapangan dan kemudian menghilang, saya sempat kaget tapi tidak takut. Belakangan saya tahu berdasarkan informasi teman-teman, kuda itu ‘penghuni’ lapangan ini,’’ kata Haris menuturkan pengalamannya.

Kini karena sudah tahu, setiap kuda itu muncul, Haris memilih diam dan tak mau mengganggu. ‘’Kalau kita tidak mengusik , mereka juga tidak akan mengganggu kita, itu yang selalu ada dalam pikiran saya, walaupun awalnya ada teman-teman yang sempat takut juga,’’ ujarnya..

Kuburan di sekitar lapangan karebosi

Kuburan di sekitar lapangan karebosi

Haris yang sudah enam tahun mengelola tempat latihan pemain PSM, ingat betul betapa nasib Fouda Ntsama berakhir tragis setelah mengencingi satu dari tujuh kuburan di pinggir lapangan tempat latihan pemain PSM. Pemain asal Afrika itu terpaksa gantung sepatu, padahal ia cuma terkilir saat latihan usai mengencingi kuburan itu. Insiden yang menimpa Ntsama tenttak ayal lagi dikait-kaitkan dengan kekuatan gaib dari kuburan itu.

‘’Sejak saat itu orang mulai semakin takut dengan kuburan yang ada di sekitar lapangan itu,’’ jelas Haris.

Pada malam-malam tertentu, terutama malam Jumat dan malam Senin, semua aktivitas memperbaiki lapangan, termasuk menyiram rumput dan meratakan sisa-sisa kubangan di tengah lapangan dihentikan. Alasannya, karena sudah kerap kali Haris dan beberapa temannya ditegur ‘penghuni’ lapangan.

‘’Kalau kami tetap kerja sampai larut di malam Jumat dan malam Senin, biasanya ada saja yang selalu sakit perut, entah saya atau teman yang lainnya. Kejadian itu selalu berulang, padahal kalau malam-malam lainnya biasa-biasa saja, kami juga pernah ditegur ‘penghuni’ lapangan lewat kejadian-kejadian aneh,’’ papar alumni Universitas Muslim Indonesia ini.

Kejadian aneh yang dimaksud Haris itu yakni, pernah suatu waktu, pekerjanya yang tidur di bangku pemain, tiba-tiba sudah berpindah tempat saat terbangun, pekerja yang lainnya jelas kaget karena sebelumnya pekerja itu masih tidur di tempat pekerja lainnya.

‘’Setiap magrib juga kami pasti menghentikan pekerjaan, itu sudah rutin karena menghormati ‘penghuni’ lapangan,’’ katanya lagi.

Ziarah tahunan

Bekas Peziarah

Bekas Peziarah

Selain itu, setiap tahun pasti Haris dan pekerja lainnya, termasuk penjual di sekitar Karebosi melakukan ziarah ke makam yang ada di lapangan itu, ini supaya ada keharmonisan antara ‘penghuni‘ lapangan dan mereka yang memang menggantungkan rejekinya di sekitar Lapangan Karebosi.

Selama berada di Karebosi, Haris mencermati, pusat keramat tempat itu persis di lapangan tempat latihan pemain PSM. Kalau di tempat-tempat lain, memang sering ada kejadian aneh, tapi skalanya tidak sebanyak di lapangan tempatnya bernaung.

Sementara Tajuddin, sang penasehat spiritual PSM menambahkan, ‘’Biasanya kalau lampu penerang di Karebosi dimatikan, pasti ada satu dua ‘penghuni’ yang muncul, entah berkuda atau dalam wujud lain.’’

Sebagai pensehat spiritual PSM, Tajuddin yang juga biasa disapa Ustaz PSM, memang sangat yakin dengan hal-hal gaib yang sering terjadi di Lapangan Karebosi.

”Sebenarnya, bukan hanya di Karebosi, setiap ikut tim bermain ke luar kota atau saat bermain di Stadion Mattoanging, selalu saja ada hal-hal gaib di luar nalar kita, tapi yang seperti itu biasanya merupakan titipan lawan supaya pemain kita kalah,” rincinya.

Makanya Tajuddin selalu ada setiap PSM bertanding, baik di kandang sendiri maupun saat tur ke luar kota. Pria berambut putih ini selalu berusaha menghalau ancaman magic dari lawan. Tapi kalau di Karebosi, hanya sesekali Tajuddin ke sana, katanya cuma kalau ada mood. Itupun hanya sekedar untuk ikut nonton latihan rutin para pemain.

”Saya membantu PSM sejak Nurdin Halid yang jadi manajer. Dulu biasanya ada ritual khusus sebelum PSM bertanding, ini karena tim lawan biasanya menggunakan kekuatan supranatural untuk mengalahkan PSM, tapi sekarang ritual itu mulai ditinggalkan, soalnya sudah banyak manajer baru dan semua punya penasehat masing-masing,” jelasnya.

Kejadian atau peristiwa-peristiwa seperti itu memang di luar nalar kita, dan memang sulit dipercaya akal sehat, tapi bagi Haris dan sejumlah pengurus PSM yang menghabiskan hari-harinya di sana, kejadian itu memang benar-benar terjadi dan diyakininya.

Mitos : Tujuh Penyelamat dari Karebosi

edisi1_kuburan3Citizen reporter Nilam Indahsari, melakukan penelitian kecil-kecilan tentang mitos tujuh kuburan yang ada di Karebosi. Dari catatan sejarah sampai koneksi ke alam gaib dibaginya dalam tulisan ini. (p!)
Tanpa sebab yang pasti, sejumlah gajah sirkus yang telah dilatih selama bertahun-tahun, tiba-tiba saja mengamuk. Sang pemilik sirkus tentu saja tak habis pikir dengan kejadian aneh ini. Hari itu, pertunjukannya di lapangan Karebosi berakhir kacau. Bukan hanya itu, pagar pengaman sekitar tenda sirkus pun ambruk seketika. Indra, perempuan berusia sekitar 40 tahun, mengenang peristiwa di tahun 1984 itu seraya berkata, “Itulah akibatnya kalau tidak minta izin pada ‘penjaga’-nya Karebosi”.

Sore itu saya menemui Indra di samping salah satu warung di lapangan Karebosi. Ia bertutur tentang peristiwa gajah sirkus yang mengamuk, juga tentang penjaga Karebosi. Ia tampaknya tahu banyak, dan juga percaya seputar kejadian-kejadian aneh dan kaitannya dengan apa yang disebutnya sebagai penjaga itu. Indra menyebut-nyebut soal tujuh kuburan di tengah lapangan.

Tujuh kuburan itu pulalah yang mengusik rasa ingin tahu saya. Sewaktu masih bersekolah di SD Sudirman IV yang terletak di Jalan Sudirman, saya dan teman-teman sering melihat tujuh kuburan itu, di saat pelajaran olahraga berlangsung di lapangan yang terletak di depan sekolah kami itu. Di suatu malam Jumat, di bulan April, saya sengaja mendatangi kuburan itu. Di sana saya bertemu tujuh orang peziarah.

Menemukan ketujuh kuburan itu di tengah gelap malam, ternyata tak sesulit perkiraan saya. Seseorang yang nongkrong di panggung lapangan, menyarankan untuk mendatangi asal nyala lilin yang ternyata diletakkan di atas masing-masing kuburan. Setelah sampai di sana, saya mengucap salam sama seperti lazimnya ketika berziarah di kuburan umum.

Kelompok peziarah malam itu terlihat khusyuk. Dan di tengah kegelapan, di antara remang-remang cahaya lilin dan temaram lampu merkuri, saya menyaksikan mereka menyalakan sebatang taibani eja atau lilin merah di atas tiap kuburan, menabur bunga, serta membasahi tanah kuburan dengan air. Mereka juga membawa sesajen berupa pisang raja, kelapa muda, dan anak ayam kampung. Semua sesajen itu diangkut dengan sebuah becak, yang sengaja disewa untuk melintasi sayap timur Karebosi untuk keperluan ziarah itu.

Dari penjelasan penjaga kuburan yang bernama Kadir Daeng Naba, saya mengetahui sedikit tentang kelompok peziarah itu. Katanya, mereka itu memiliki warung di pinggir salah satu ruas jalan lapangan Karebosi. Dan keesokan harinya, tibalah saya di warung dimaksud, kemudian bertemu dengan Indra, perempuan yang bercerita tentang penjaga kuburan itu.

Keponakan Indra, seorang anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Andi Ani, melengkapi kisah ziarah di malam sebelumnya.. Andi Ani bertutur, bahwa beberapa hari sebelum rombongan mereka berziarah, tantenya yang bernama Suri –yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial, tiba-tiba kesurupan. Melihat Suri yang sedang kesurupan, salah seorang keluarganya lalu mengucap nazar. “Kalau tanteku sembuh, kami akan berziarah ke tujuh kuburan itu,” ungkapnya.

Indra, warga yang tinggal di Jalan Bayam, Makassar, itu menambahkan, kisah gajah sirkus yang mengamuk hanyalah salah satu keanehan yang kerap terjadi di Karebosi. Ia percaya itu. Dan tampaknya bukan hanya Indra yang berkeyakinan demikian. Beberapa orang yang duduk di sekitar kami juga menyetujui pernyataan perempuan berambut pendek itu. Mereka percaya berbagai kejadian aneh seperti misalnya panggung pertunjukan yang roboh atau acara yang berakhir kacau, disebabkan karena campur tangan sang penjaga Karebosi.

Barangkali karena cukup meluasnya kepercayaan bahwa setiap hajatan di Karebosi sebaiknya didahului dengan meminta izin sang penjaga, membuat banyak orang yang mengadakan kegiatan seperti upacara, pertandingan olahraga, pasar malam atau konser musik, biasanya berziarah dulu ke kuburan tersebut. Mereka meyakini kegiatan berziarah itu sebagai pertanda minta izin agar kegiatan yang akan digelar dapat berjalan lancar.
Selain berziarah untuk keperluan meminta izin menyelenggarakan kegiatan, sebagian orang juga meyakini bahwa pemilik tujuh kuburan itu adalah perantara manusia dengan Tuhannya, sehingga doa yang dipanjatkan dari tempat itu berpeluang besar untuk dikabulkan. Kepercayaan itu tak hanya berlaku di kalangan etnis Makassar yang umumnya beragama Islam, tapi beberapa orang keturunan Cina pun biasa berdoa di tempat itu. “Orang yang berziarah memohon berbagai macam permintaan, mulai dari doa agar usaha mereka makin menangguk untung yang besar, hingga meminta kelancaran mencari jodoh,” kata Indra.

Lantas, siapa gerangan yang bersemayam di tujuh kuburan itu dan mengapa mereka tidak dikuburkan di kuburan umum saja? Pertanyaan ini juga sebenarnya telah muncul sejak lama di benak saya. Ketika mengikuti kegiatan lari lintas lapangan saat masih SD, saya dan teman-teman biasanya melambatkan langkah setiap melintasi setapak kedua dari pintu masuk sebelah timur Karebosi itu dengan hati yang berdebar-debar. Tapi setelah menatap jejeran kuburan yang tersembul di sela rumput lapangan, kami justru kerap mempercepat langkah karena ketakutan tanpa sebab yang jelas.

Bila merujuk pada sebuah peta kuno yang saya temukan di Museum Balaikota Makassar, disebutkan bahwa Karebosi dulunya adalah sawah yang merupakan wilayah Kerajaan Gowa. Kalau Karebosi dulunya adalah sawah, maka aneh rasanya mendapati jejeran tujuh kuburan di daerah persawahan. Dan meskipun dalam perkembangan selanjutnya, Karebosi kemudian berubah fungsi menjadi ruang terbuka atau alun-alun kota, kehadiran tujuh kuburan itu tetap mengundang tanda tanya saya.

Karena Daeng Naba tak tahu persis tentang detail ketujuh bersaudara itu, maka ia menyarankan saya untuk mencari keterangan di Balla’ Lompoa, istana Raja Gowa yang terletak di Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Di sana saya bertemu dengan seorang pemandu. Ia mengatakan tak tahu banyak mengenai tujuh kuburan itu. Namun, ia juga menyangkal bahwa yang bersemayam di kuburan itu adalah tujuh orang bersaudara. Ia yakin tujuh bersaudara yang dimaksud itu dikuburkan di Galesong, Takalar, sekitar 60 km ke arah selatan Makassar. Sehingga orang biasa menyebutnya dengan “Tujua ri Galesong”.

Konon, tujuh bersaudara itu adalah orang yang dikutuk oleh salah seorang wali karena kenakalan yang sering dilakukannya. Karena kutukan itu, arwah mereka masih terkatung-katung di antara bumi dan langit. Setelah kematiannya, orang-orang memanfaatkan arwah mereka untuk keperluan yang negatif seperti mengguna-gunai orang lain. Orang yang berniat seperti itu biasanya meminta bantuan yang bungsu. Konon, si bungsu yang tuna wicara itu dianggap terkejam di antara ketujuhnya. Ia memiliki kemampuan merasuki tubuh seseorang atas permintaan orang lain.

Setelah bercerita di anak tangga museum Balla’ Lompoa, pemandu itupun menyarankan saya bertemu dengan seorang lelaki yang tinggal tak jauh dari Balla’ Lompoa. Lelaki itu bernama Andi Djufri Tenribali. Ia lebih akrab disapa Daeng Pile.

Kening Daeng Pile mengernyit melihat kehadiran saya. Wajar saja, karena sebelumnya kami memang tak pernah berkenalan. Ia pun bertanya tentang tujuan saya menemuinya. Tanyanya berbalas ketika saya memberitahukan keingintahuan saya tentang tujuh kuburan itu. Tangannya menutupi mulutnya yang tertutup dan menatap saya lekat, keningnya pun masih mengernyit. Ia tak langsung mau bercerita panjang lebar. Ia hanya meminta saya menulis apa saja yang ingin saya ketahui tentang tujuh kuburan itu di atas selembar kertas. “Saya akan memilah mana yang bisa saya jawab,” ujar Daeng Pile sambil berjanji memberikan jawabannya dua hari kemudian.

Dua hari kemudian saya menemuinya lagi. Tapi ia belum memberikan jawaban sama sekali. Ia mengaku, dalam dua hari itu ia selalu merasa terhalangi untuk membalas pertanyaan saya di atas selembar kertas juga. “Sepertinya saya harus minta izin dulu sebelum memberi jawaban,” ujarnya. Daeng Pile mengatakan, ia akan meminta izin melalui meditasi, untuk itu ia meminta nama saya yang menurutnya akan disampaikan kepada pemilik tujuh kuburan itu. Jika diizinkan, maka ia baru berani bercerita kepada saya. Persoalannya, “lebih mudah menghadapi kemarahan orang yang masih hidup daripada yang telah tiada,” kata Daeng Pile.

Katanya, di saat-saat tertentu, ia memang menarik diri dari keramaian lalu berdiam melakukan meditasi di salah satu bilik rumahnya di bilangan Syamsuddin Tunru, Sungguminasa, Gowa, itu. Meditasi itu biasa dilakukannya di malam bulan purnama. Sebelumnya, ia menyiapkan paling kurang tiga sisir pisang, air kelapa muda, dan kain putih sepanjang satu meter. Dalam meditasinya, Daeng Pile berkomunikasi dengan pemilik tujuh kuburan itu. Lama kelamaan, ia pun merasa telah ada semacam benang merah yang terjalin antara mereka. Ia pun diberitahu mengenai siapa, dari mana, dan kapan kuburan itu mulai ada.

Di hari ketiga, saya akhirnya mendapatkan jawaban, meski tak semuanya. Ternyata Daeng Pile kerap pula berziarah ke kuburan itu sejak kurang lebih sembilan tahun lalu. Ia ke tempat itu karena percaya pada apa yang dikisahkan beberapa penutur tradisi yang ditemuinya. Semua cerita mereka seragam, bahwa suatu ketika nanti Makassar dan sekitarnya akan dilanda kekacauan. Pusat kekacauan itu adalah di Karebosi, karena di tempat itulah konon nanti menjadi ajang orang-orang saling bunuh sehingga tanahnya akan digenangi darah hingga pergelangan kaki. Dan yang bisa meredakan keadaan itu adalah tujuh orang yang turun dari langit atas seizin Tuhan. Mereka akan turun tepat di daerah kuburan itu.

Para penutur tradisi juga mengaitkan kejadian itu dengan apa yang tertulis di dalam Al Quran. Dalam kitab suci umat Islam itu, digambarkan munculnya sosok Dajjal yang akan membawa dunia ini pada keadaan kacau balau. Menurut mereka, pada keadaan yang disebabkan oleh Dajjal itu pula ketujuh orang tersebut turun dari langit.

Tapi bukan cuma itu yang membangun keyakinan Daeng Pile. Lelaki yang pernah jadi pemandu wisata di Benteng Fort Rotterdam ini, juga mencari-cari informasi mengenai kuburan tersebut yang kemungkinan saja terselip di antara lembaran naskah-naskah kuno. Dan yang lebih memperkuat keyakinan Daeng Pile itu adalah pengalaman batinnya bercakap dengan pemilik tujuh kuburan itu.

Daeng Pile akhirnya akhirnya bersedia membagi pengetahuannya tentang tujuh kuburan itu. Maka bertuturlah Daeng Pile, bahwa sejarah kuburan itu dimulai pada abad ke-10. Kala itu Karebosi masih masuk dalam wilayah Kerajaan Gowa-Tallo yang meliputi Sungai Tallo bagian utara hingga Barombong bagian selatan. Waktu itu pusat kota Makassar terletak di Benteng Somba Opu sehingga benteng itu dinamakan pula benteng Makassar. Setelah peperangan antara Kerajaan Gowa dan VOC meletus pertama kali pada 1667 dan dimenangkan oleh VOC, Sultan Hasanuddin terpaksa menandatangani Perjanjian Bungaya pada 18 November 1667. Dari perjanjian perdamaian ini, pusat Makassar terbagi ke Benteng Jungpandang juga.

Karena masih merasa terancam, VOC yang waktu itu dipimpin oleh Laksamana Muda Cornelisz Janszoon Speelman, menyerang lumbung padi rakyat Gowa dan membumihanguskan Benteng Somba Opu pada 1668-1669. Setelah peperangan kedua itu, VOC akhirnya mengambil alih pusat Makassar yang waktu itu hanya di benteng Jungpandang dan mengubah namanya jadi Fort Rotterdam. Speelman pun mulai unjuk gigi dengan melakukan perluasan kota pada 1670. Master plan perluasan kota itu tetap dilanjutkan oleh pengganti Speelman. Pada 1890 saat Makassar berstatus sebagai kota afdeling, Pemerintah Hindia Belanda berhasil memasukkan Karebosi ke dalam wilayah kota Anging Mammiri ini .

Konon menurut cerita, Gowa di abad ke-10 dilanda keadaan kacau balau. Gowa bagai sebuah rimba tak bertuan. Orang-orang saling beradu kekuatan. Setiap orang ingin membuktikan bahwa, dirinyalah yang terhebat. Dan akhirnya yang lemah tersingkir dari kehidupan.

Suatu hari di kala itu, Gowa dihantam hujan deras dan petir yang menyambar-nyambar. Peristiwa itu berlangsung selama tujuh hari tujuh malam. Dan di hari ke delapan, petir akhirnya berhenti berkilat-kilat dan hujan hanya bersisa pelangi dan gerimis seperti benang halus yang jatuh dari langit. Karebosi yang dulu merupakan hamparan luas nan kering lalu digenangi air.

Lantas sekitar ratusan mata rakyat Gowa saat itu tiba-tiba menyaksikan timbulnya tujuh gundukan tanah di tengah hamparan tersebut. Tujuh orang bergaun kuning keemas-emasan pun muncul sesaat lalu menghilang di tengah gerimis. Yang tersisa kemudian hanya tujuh gundukan tanah berbau harum.

Tak ada yang tahu asal muasal ketujuh orang itu. Namun, rakyat Gowa saat itu percaya kalau mereka adalah tomanurung (semacam dewa dalam mitologi Bugis Makassar) yang dikirimkan oleh Tuhan untuk negeri mereka. Kehadiran tujuh orang yang disebut sebagai Karaeng Angngerang Bosi atau Tuan yang Membawa Hujan, pun menginspirasi rakyat Gowa saat itu untuk memberi nama hamparan yang kemudian mereka jadikan sebagai sawah kerajaan itu. Jadilah nama Kanrobosi diberikan pada sawah itu. Kanro berarti anugerah yang Maha Kuasa dan bosi berarti hujan atau bisa juga bermakna kelimpahan. VOC kemudian mengubah nama itu jadi Koningsplein. Setelah penjajah Belanda menyerah, nama itu lantas berubah lagi jadi Karebosi seperti yang dikenal banyak orang dewasa ini.

Kurang lebih lima abad kemudian, di bawah kepemimpinan Batara atau Raja Gowa ke-7, tujuh gundukan tanah itu dihormati sebagai tempat berpijak pertama kali tujuh tokoh kharismatik tersebut. Lantas beberapa orang membentuk tujuh gundukan itu menyerupai kuburan dengan cara tiap gundukan diberi batu sebanyak tujuh buah. Cara ini sering dilakukan orang-orang di jaman dahulu untuk menandai sebuah kuburan.

Seiring berjalannya waktu, berziarah ke tujuh kuburan itu dianggap sebagai salah satu warisan tradisi penghormatan masyarakat dan penguasa setempat kepada tujuh tokoh yang diperkirakan turun dari langit tersebut. Pada saat H.M. Daeng Patompo menjabat sebagai Wali Kota Makassar pada 1965-1978, tujuh kuburan itu sempat ditutup. Namun beberapa orang yang percaya akan mitos ketujuh kuburan itu memugarnya kembali.

Mitos yang diyakini sebagian orang itu mengatakan, bahwa ketujuh tokoh tersebut akan turun lagi ke bumi suatu ketika nanti. Namun, seperti kedatangan mereka semula, akan ada pula kondisi tak menentu yang mendahuluinya. Bahkan keadaan itu telah digambarkan di dalam Lontara dengan kata-kata: jarangji na kongkong sikokko na sitindang, ganca-gancamo cera’. “Hanya kuda (yang merupakan simbol penguasa) dan anjing (sebagai simbol penentu kebijakan), saling gigit dan tendang hingga akhirnya terjadi pertumpahan darah,” kata Daeng Pile mengutip salah satu isi dokumen Lontara itu.

Di saat banjir darah itulah, konon katanya di Karebosi akan muncul secara tiba-tiba tujuh balla` lompoa atau istana yang bentuknya serupa. Uniknya, bukan hanya bangunannya yang sama, tapi fisik, roman wajah, perilaku, dan kharisma penghuni istana juga bak pinang dibelah dua. Tapi di antara tujuh tokoh itu ada yang memiliki kharisma paling kuat. Tokoh itulah yang nanti akan jadi pemimpin utama dan menunjuk orang-orang yang dianggap bisa memulihkan keadaan pada saat itu. Dalam kepercayaan mistik Jawa, tokoh itu dikenal dengan sebutan Ratu Piningsit. “Saya memerkirakan tokoh yang pijakannya di tengah itulah yang nanti akan menjadi tokoh berkharisma paling kuat itu. Karena bagi saya, tokoh itu merupakan penyeimbang antara 7 lapis langit dan 7 lapis bumi,” sebut Daeng Pile.

Namun Daeng Pile masih enggan menyebut secara detail persona masing-masing tujuh tokoh tersebut. Baginya hal itu masih tabu untuk diceritakan dan telah jadi konsensus antara dirinya dengan para penutur tradisi, dan mungkin juga dengan ketujuh tokoh tersebut. Ia punya alasan sendiri untuk itu. Menurutnya, dengan menyebut persona ketujuh tokoh itu dapat berpengaruh pada keberadaan seseorang atau negeri dalam berbagai hal, seperti bencana alam, kekacauan, kesengsaraan, yang memengaruhi aspek kehidupan dari rakyat maupun penguasa.

Terlepas dari beragamnya hikayat yang ada, ritual berziarah ke tujuh jejeran makam itu tetap berlangsung hingga hari ini. Mereka datang dengan kepercayaan dan tentunya saja niat yang berbeda-beda. Dan di tengah riuh rendah berbagai kegiatan di Karebosi, dari keramaian pidato politikus di musim kampanye, dari kelincahan kaki para pemain PSM menggiring bola, dari hingar bingar pertunjukan musik, hadir legenda abadi tentang tujuh penjaga Karebosi, yang dipercaya, yang diziarahi, dan menjadi tempat orang-orang menundukkan kepala, berdiam dan berdoa, ditemani nyala lilin merah, taburan kembang, dan sesajen. (Panyingkul.com)

sumber : http://fans.bolanews.com/c/archive/index.php?t-1572.html