Hantu Kepala (Gulutuk Sengir)


Jurig gulutuk sengir adalah salah satu kepercayaan di masyarakat
sunda,hampir di setiap daerah ada cerita mengenai jurig gulutuk sengir
terutama di daerah,/*sumedang*/ dan /*majalengka*/.Hantu ini sangatlah
terkenal di kedua daerah tersebut.
Apabila ditilik dari asal usul sejarah jurig gulutuk sengir maka
konon,hantu ini berasal dari korban pada zaman penjajahan dulu.Mereka
adalah para tahanan atau masyarakat yang dipancung karena melawan kepada
pemerintahan belanda.Terutama bila jasad dan kepalanya tidak dikuburkan
secara bersamaan maka akan menjadi jurig gulutuk sengir(biasanya kepala
tersebut dibuang ke hutan bambu/salak yang sangat lebat karena eksekusi
hukuman pancung sering dilaksanakan di hutan-hutan).
Dari kejadian tersebutlah,penampakan jurig gulutuk sengir seringkali
terjadi di daerah atau dekat hutan bambu.

Berbeda dengan penampakan kuntilanak atau
pocong Jurig gulutuk sengir sering menampakan diri kepada para pedagang yang baru
akan pulang(pedagang bakso keliling,penjual oncom,bajigur dan
lain-lain).penampakannya pun bisa dibilang tidak terlalu lama.Hantu ini
hanya menampakan diri dengan cara menggelinding di jalan ketika ada
pedagang atau orang yang lewat dan akan menghilang di kebun bambu.Yang
uniknya adalah begitu hantu ini berpapasan dengan pedagang atau orang
yang akan mereka ganggu maka dia akan berhenti sejenak dan tersenyum
kepada orang tersebut setelah itu jurig gulutuk sengir akan kembali
menggelinding dan menghilang di rerimbunan pohon bambu.

Dari cerita tersebut maka bisa ditarik kesimpulan kenapa setan kepala di
daerah sunda disebut dengan jurig gulutuk sengir? Adalah karena
kebiasaannya ketika menakuti orang-orang,dengan cara menggelinding di
depan orang tersebut dan melemparkan senyuman yang mungkin bisa membuat
bulu kuduk merinding bagi yang melihatnya.
Bila anda ingin menyaksikan hantu ini dengan mata kepala
sendiri,sebaiknya anda mampir ke daerah /buah dua /di sumedang,karena
didaerah tersebut masih jarang rumah-rumah penduduk dan banyak sekali
pohon bambu dan pohon salak.
Karena menurut teman saya,beberapa tahun ke belakang pernah ada seorang
penjual oncom yang pulang kemalaman ketika di perjalanan bertemu dengan
jurig gulutuk sengir dan sejak saat itu pedagang oncom tersebut tidak
pernah lagi berjualan ke daerah sana.Disarankan ketika ingin bertemu
dengan jurig gulutuk sengir agar membawa menyan yang telah
dihidupkan,ini berfungsi sebagai pemancing atau pengundang kehadiran
hantu tersebut.Dan jangan menggunakan kendaraan,anda harus berjalan kaki
serta usahakan untuk mencarinya di daerah yang jauh dari perumahan
penduduk dan banyak pohon bambu serta pohon salak.

    • janur
    • November 1st, 2011

    bkan sengir tapi cengir,krna rka nyengir klo menampakan diri.konon ktnya.

    • rina
    • November 17th, 2011

    moga di kedunen nggk ada ya………………………………………………………..

    • rina
    • November 17th, 2011

    woy ada yg takut nggk ni………………………………………………………………….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: