“Misteri” Batu Hitam di Proyek Jalan Lingsel Cisaat


Cerita dari mulut ke mulut mengenai batu hitam di area jalan pembuka proyek Jalan lingkar selatan (lingsel) tahap satu di Jalan Raya Cibolang Kecamatan Cisaat, merupakan cerita yang memang kebenarannya masih menyisakan tanda tanya. Dibutuhkan pendalaman kajian supranatural di tempat yang konon kabarnya merupakan persinggahan dan bertapanya Raden Eyang Suryakencana Winata Mangkubumi atau yang lebih terkenal dengan Eyang Suryakencana. Hanya anehnya, kendati proyek jalan lingsel mulai memasuki proses pelapisan tanah liat. Akan tetapi posisi batu hitam berukuran 3,5 meter tersebut masih berdiri ditempat asal.

IRWAN KURNIAWAN-Cisaat

SEJAK Pembangunan proyek jalan lingsel dikerjakan pertengahan Juli 2011 lalu, perhatian ratusan warga dari Desa Cibolangkaler, Cibolangkidul, Padaasih  Kecamatan Cisaat, Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan dan warga dari daerah lainnya, hampir tiap sore atau tepatnya selepas Solat Ashar, tua muda dan anak-anak berduyun-duyun melihat sejumlah alat berat (backhoe) yang pelan tapi pasti, mengeruk, mengangkat dan meratakan tanah di area tersebut.

JADI MISTERI : Batu hitam di area proyek Lingsel Sukabumi, menyisakan misteri bagi warga sekitar. Batu ini dipercaya tempat bertapanya Eyang Suryakencana. foto iqbalradar

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=16374

Apalagi saat sore di Bulan Ramadan kemarin. Antusiasme warga yang menyaksikan bekas lahan hamparan pesawahan yang dulunya juga sewaktu zaman penjajahan Belanda, itu merupakan eks lapang pacuan kuda, saban harinya makin bertambah. Tujuan warga saat itu tentu tidak hanya sekedar melihat aktivitas di jalan lingsel. Niat ngabuburit sambil menunggu, menjadi tujuan sampingan warga yang datang.

Dibalik hiruk-pikuknya aktivitas jalan lingsel. Kejadian yang disebut sebagian warga merupakan kejadian aneh, tiba-tiba muncul manakala satu unit backhoe berusaha mengangkat batu tapi anehnya rantai backhoenya malah putus. Batu itu adalah batu hitam yang konon kabar merupakan batu yang sempat di singgahi Eyang Suryakencana.

Yahya yang mengaku tiap sore bersama-sama warga yang lain nongkrong di area proyek lingsel mengatakan, dari kejadian itu, banyak warga menduga jika alat berat buatan Jepang itu rusak karena diganggu jin batu hitam.
Keanehan lain dari batu tersebut ungkap Yahya, manakala ada seorang warga yang berbicara tak senonoh di dekat batu hitam. Mulut orang itu setelah berbicara tak senonoh, mendadak menjadi tak normal alias bentuk mulut menjadi ke samping.
“Saya sendiri tidak begitu percaya tapi dulu kabarnya di Batu hitam yang akan ikut dibongkar, ada mahluk halus yang menungguinya, jadi sangat wajar apabila ada yang menganggu, penghuni batu hitam akan bereaksi,” ujar Arifin (56) seorang warga Cibolangkaler. (**)

sumber : http://radarsukabumi.com/?p=16373&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=misteri-batu-hitam-di-proyek-jalan-lingsel-cisaat-1

    • Edy Supaham
    • September 16th, 2011

    Sebaiknya batu tersebut dipindah kan di rawat dg baik dan di jadikan Monumen.

    • Nepal
    • September 30th, 2011

    Jadikan saja benda bersejarah atw benda purbakala

    • Simpatisan Para JIn
    • Desember 11th, 2011

    Tong ngelehan lah… kajeun heuras ngajentul di dinya… “pembangunan” is suck..!! Lingungan rusak pemikiran orang”nya malah jadi tambah dekaden.. STAND YOUR GROUND…!!

  1. Permisi DuLu woiiii baru diPindahin… Biar Beda alam tapi tetep bisa bersingguangan wkwkw…

    • vilanie
    • Juli 1st, 2012

    waduh,,,,
    berdasarkan pengalaman,,,,
    saya sering melewati kawasan it,
    malahan tiap mlm t4 it rame sma yg ng`det,,,,,,he

    • al ghany
    • Mei 18th, 2013

    sayang tempat pacuan kuda jaman belanda jd hilang

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: