Napoleon Bonaparte Keturunan Makassar


Ini bukan bagian sas sus, kabar burung, atau cerita mulut kemulut tanpa bukti. Tapi, cerita ini dipercaya oleh banyak orang-orang di Makassar. Bagi orang Makassar yang belum tahu ya maaf….

Tapi, kepercayaan terhadap sas-sus tersebut makin menguat setelah membaca buku buah karya Nasarrudin Koro yang berjudul “Ayam Jantan Tanah Daeng”. Saya mulai berharap cerita itu benar adanya. Bangga juga sih, sebagai orang Indonesia, tentu cerita-cerita hebat para penduduk Nusantara akan turut membanggakan kita yang hidup di Indonesia ini.

Alkisah, I Yandulu Daeng Mangalle, salah satu putra atau pengeran keturunan Sultan Hasannudin, setelah dikalahkan Belanda pergi ke Siam dan meminta suaka kepada Raja Siam (sekarang Thailand). Permintaan suaka tersebut dikabulkan oleh Raja Siam yakni Raja Narai. Bukan hanya diberi suaka, pangeran Daeng Mangalle beserta para pengikutnya  ini diberikan tempat di ibukota raja yang kelak dikenal sebagai Makkasan. Baru-baru ini, kisa Daeng Mangalle ditulis di harian kompas beberapa hari yang lalu.

Tak lama kemudian, Daeng Mangalle bersama adik raja terlibat rencana pemberontakan untuk menjatuhkan tahta Raja Narai. Sayang rencana ini keburu bocor, dan rencana pemberontakan  pun dibatalkan. Meskipun demikian, Daeng Mangalle dan Adik Raja Narai diampuni diampuni oleh sang raja.

Rupanya, Daeng Mangalle tak menyerah begitusaja, masih berkobar dalam dirinya niat untuk melakukan pemberontakan. Ia  kembali terlibat persekongkolan dengan dua pangeran Champa yang kebetulan juga tengah mendapatkan suaka dari Raja Narai di negeri Siam.

Mereka bersekongkol untuk kembali menjatuhkan Raja Narai dan kemudian akan menyerahkan tahta kepada sang Adik Raja Narai. Sebab, para pangeran penerima suaka ini menyadari jika tahta kerajaaan dipegang kepada adik raja, maka sesungguhnya secara defacto merekalah yang menguasai kerajaan. Sayang, adik raja ini entah tidak berminat dan membocorkan rencana  ini kepada Raja.

Mendengar rencana kudeta ini, kerajaan sudah siap dengan pasukannya. Sehingga, sebagian besar pendukung kudeta kembali meminta ampun menyatakan setia kepada Raja.

Daeng Mangalle tidak meminta ampun, sehingga ia dan ratusan pengikutnya dihancurkan oleh pasukan Raja. Meskipun tumpas, jumlah mereka jauh lebih sedikit ternyata dapat membuat repot ribuan pasukan Siam. Akhirnya, sikap gagah berani yang mereka perlihatkan membuat tentara kerajaan dan tentara asing yang disewa oleh Kerajaan Siam angkat topi.

Dua putra I Yandullu Daeng Mangalle diampuni Raja Siam dan dibawa oleh Kapten tentara Perancis menghadap raja dan menetap di Perancis. Kedua putra Daeng Mangalle yakni Daeng Tulolo dan Daeng Ruru kemudian dikirim ke sekolah akademi tentara di perancis. Daeng Ruru kemudian berganti nama menjadi Louis Pierre de Macassart, sementara Daeng Tulolo menjadi Louis Dauphin. Mereka dibaptis tanggal 7 Maret 1687 oleh uskup kota Le Mans dengan ayah baptis Raja Louis.

Percaya gak,  mereka inilah kakek moyangnya si Napoleon. Dan, itulah sebabnya, Napoleon itu kecil dan tidak tinggi. Juga, menurut buku ini kedua cucu Sultan Hasannudin itulah yang mengenalkan Perancis dengan binatang kesayangan ayam jago. Sama persis dengan ayam jagonya Sultan Hasannudin.

Ah, anda baca sendirilah buku Ayam Jantan Tanah Daeng karya Nasarrudin Koro.

sumber

    • ardybrownies
    • Maret 19th, 2011

    ah daeng kok sudah dikasih suaka masih mw kudeta

    • ss
    • Maret 19th, 2011

    http://kebenaranhanya1.wordpress.com/2011/03/18/poin-poin-mereka-adalah-hizbiyyun/

    • gunawank
    • Maret 19th, 2011

    Kalau dikait-kaitkan dengan sejarah bahwa Indonesia pernah dijajah Perancis, ya mungkin saja. Pembuktian oleh para ahli sejarah itu yang terpenting. Namun sayangnya para ahli sejarah kita kurang gereget dalam mengungkap cerita-cerita/kepercayaan masyarakat seperti ini….

    Salam kenal,
    by:http://gunawank.wordpress.com/2010/12/14/dewi-sartika-pahlawan-terlupakan/

    • rekan gunawank,
      Info saja, fakta bahwa sejarah kita pernah dijajah Perancis saja ini baru tahun 2000an terangkat, waktu jaman sekolah dulu tahun 80an fakta ini tidak ada. Memang banyak yang ditutupi.
      Sejarah baru menyatakan Daendles datang bukan atas nama Belanda, dia datang atas nama Prancis, Kaisar Napoleon.Belanda saja baru merdeka tahun 1817, setelah ada Viena Agreement tahun 1816 yang memulihkan kerajaan-kerajaan, termasuk kerajaan Belanda. Dulu namanya Republik Batav.
      Jadi statement Indonesia dijajah Belanda 350 tahun, kalimatnya salah. Belanda tidak ada 350 tahun, Indonesia juga baru tahun 1945 ada. Sebelum Republik Indonesia ini dibentuk sudah ada Kerajaan Nusantara, namanya Sunda Archipelago (Sunda Nusantara). Kerajaan inilah yang diserang oleh Napoleon saat itu, karena kakek moyangnya ada menceritakan tentang kejayaan Sunda Nusantara. Tapi Daendles yang dikirim dapat dikalahkan oleh :Kaisar Achmad, dimana Kerajaan Nusantara berpusat di Sunda Kelapa. Peristiwa ini tahun 1980. Raflesslah yang membebaskan Daendles dan menghancurkan penjara Sorosoan di Banten. Setelah itu terjadi proses penipuan sejarah, Rafless membawa ke Inggris Asset Nusantara menjadikan Ingris keuangan dunia, bekerjasama dengan Belanda, Perancis, Jerman, Amerika. Rafless membangun Singapura 1818 dengan asset Nusantara, Republik Indonesia adalah hasil kompromi agar kepulauan kita bersatu lagi, tapi harus kembali kepada sejarah, untuk bisa mengembalikan kejayaan Nusantara kita yang menjadi Induk bangsa-bangsa (Baca buku : Eden in the East, dan Atlantis).
      Catatan sejarah ini tercatat rapi di Den Haag, Belanda, oleh karena catatan Asset ada di sana, maka Den Haag kota kecil bisa menjadi Makamah International.
      Demikianlah sepenggal Fakta yang mulai diungkapkan, dan saat ini akan terjadi perubahan besar Tatanan Dunia, jika ini tidak berjalan, maka Dunia akan koleps satu demi satu, USA sedang kolaps, Inggris sudah menyatakan bangkrut, Yunani, Irlandia, Pemerintah RI sebenarnya juga sudah bangkrut, tapi selalu ditutup-tutupi.
      Siapkan diri anda untuk menghadapi perubahan ini, menuju lebih baik untuk bangsa dan negara.

  1. sepertinya penulis sudah berbakat di bidang jurnalistik
    mending daftar di idblognetwork aja
    royaltinya gede lho

    http://andihendrapaluseri.blogspot.com/2011/03/ketika-pekerjaan-menulis-dihargai-di.html

    http://andihendra.wordpress.com/2011/03/19/ketika-pekerjaan-menulis-dihargai-di-idblognetwork-com/

  2. wah baru denger nih saya masbro….😛

  3. Benarkah???(^_^)

    • fen7bernadette
    • Maret 19th, 2011

    O begitu to ceritanya.

  4. Belum pernah dengar sebelumnya…

    Klo yg ini jangan dilewatkan :
    http://storyza.wordpress.com/2011/03/19/lihat-supermoon-dulu-ah-malam-ini/

  5. Nitip lagi ya… biar pada ngiler..:mrgreen:
    http://storyza.wordpress.com/2011/03/20/kue-cucur-apem-nagasari-serabi-hhmm-pada-kemana-semua-yah/

  6. ijin ninggalin jejak om

  7. wah kalo itu belum pernah dengah ada ada aja kalia he he he

    • andri
    • Agustus 16th, 2011

    bukannya napoleon itu keturunan italia yang pindah ke perancis..

    • tantowi
    • Agustus 30th, 2011

    bagaimana kalo kita bongkar makamnya di les invalide dan tes dna?

  8. nice blog :d

    • A Ar Daeng Rigowa
    • Oktober 28th, 2012

    Di Buku AYAM JANTAN TANAH DAENG oleh Nazaruddin Koro, saya juga sebagai Nara Sumber karena itu saya mau memperjelas Siapa sesungguhnya IYADDULU DG MANGALLE.
    Seperti diketahui bahwa Sultan Hasanuddin Raja Gowa.XVI banyak isterinya. Sala seorang isterinya namanya I LOMO TOBO beranak 4 orang 2 lelaki dan 2 perempuan.

    1. Yang paling tua namanya IMANNIDORI KARAENG TOJENG, beliau Pejabat KARAENG GALESONG IV (Karaeng Galesong) Muhibah ke Jawa melawan Belanda berjuang bersama Trunojoyo, melawan Raja Mataram Amangkurat Pertama yang pro Belanda. Makamnya disebuah Pekuburan Tua MUSTAJAB di Desa NGANTANG antara Malang-Kediri, Beliaulah yang kawin dengan Putri Raden Trunojoyo.

    2. Perempuan namanya ISAPIYAH.

    3. I YADDULU DAENG MANGALLE, Sesudah Kerajaan Gowa jatuh berusaha muhibah menyelamatkan diri. Beliaulah yang berkelana sampai ke Thailand, Disebut sebut melakukan pemberontakan di Thailand.

    4. Perempuan namanya I RUKIAH DAENG MAMING.

    • untung surapati tresnaputra
    • April 17th, 2013

    Nama makassar Napoleon Boneparte, “Napu daeng Liong” asal bone, kabupaten asal kelahiran bapak Yusuf Kalla, mantan wapres..

  1. Maret 19th, 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: