Pelajar SMP Tewas Ditelan Ular Piton


ragis. Zakaria, seorang pelajar kelas 1 SMP Negeri Sei Rotan, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, tewas setelah ular piton berusaha menelan bocah itu. Warga berusaha menyelamatkan korban, namun sang ular melilit sangat kuat tubuh Zaka-panggilan akrab korban-hingga lemas.
Jenazah Zaka sudah dikebumikan di pemakaman umum Desa Sei Rotan, Jumat (19/3) kemarin. Namun warga masih antusias melihat lokasi korban bertarung dengan ular piton.
Jamaluddin, ayah korban, berkisah, peristiwa tragis itu terjadi Kamis petang sekitar pukul 18.00 WIB. Ketika itu  Zaka dan 5 teman sebayanya baru saja selesai berenang di sungai. Mereka suka berenang mengambil batang pisang yang hanyut.  Ketika  sudah selesai mereka naik ke darat. Waktu berjalan mereka melewati jembatan  bambu yang di bawahnya ada terowongan. “Jembatan yang dipijak Zaka rusak, kaki anak saya sebelah terperosok ke bawah.  Ternyata di bawah ada ular dan langsung menelan kakinya kemudian melilit badan anak saya,” kata Jamaluddin di rumah duka Jalan Gambir Dusun 6 Sei Rotan.

Melihat itu, kelima teman korban lari minta pertolongan warga. Sangat sulit menghalau ular sepanjang 7 meter itu agar melepaskan korban, karena lilitannya amat kencang. Namun setelah dipukul akhirnya ular melepaskan korban dalam keadaan lemas. Warga yang fokus memberikan pertolongan korban, membuat ular lolos ke semak-semak.
Malam itu juga korban dibawa ke RSU Mitra Rusada, namun jiwanya tidak tertolong.
“Saya sendiri baru tahu pukul sembilan malam, pulang narik betor,” kata Jamaluddin.
Zaka anak kedua dari pasangan suami istri, Jamaludin dan Sriati. Mandi di sungai bersama teman-temannya kebiasaan Zaka setiap hari sepulang sekolah sore hari. “Dia masuk siang, habis pulang sekolah pukul 18.00 WIB mereka pergi berenang. Ternyata, kemarin adalah berenang yang terakhir kalinya.
Musibah itu mengingatkan Jamaluddin terhadap kejadian, sekitar 5 tahun lalu. Saat itu dia masih bekerja di sebuah pabrik yang lokasinya di pinggiran sungai  itu. Dia sempat menangkap seekor ular, namun ular tersebut mereka lepaskan. “Apakah ular itu atau tidak yah tidak tahu, tapi itu lima tahun lalu,”katanya lagi.
Sampai kemarin, di lokasi kejadian, ribuan warga memadati areal dimana Zaka ditelan ular tersebut. Sementara di pinggiran sungai, sejumlah orang mencari ular tersebut. Perburuan mereka tidak sia-sia. Tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB, ular yang diyakini menelan Zaka telah berhasil ditangkap. Ular besar dengan panjang tujuh meter itu hingga kini masih disimpan warga dalam karung.global

About these ads
  1. Innalillahi wainna ilaihi rojiun, semoa keuarga yg ditinggalkan diberi ketabahan

      • iwan
      • Maret 29th, 2010

      amiin….!!!

  2. Ularnya seperti apa to kak?

  3. yah gagal pertamax…..

    ular 7 meter yah… itu pasti udah remuk tulang kalo ngebelit.. uler 3 meter aja kalo ngebelit dijamin maknyus.. soalnya saya pernah pelihara ular.. hehehe :cool:

    kakak.. kok link saya belum ada? :cool: ditunggu yahh..
    jangan lupa mampir2 ke harian aprillins

    • tom
    • Maret 21st, 2010

    ada yang bilang 16 yang mana ini yang betul

    • tom
    • Maret 21st, 2010

    kasihan yaa anak itu

  4. Baru dengar ada ular makan manusia.

    • zha
    • Maret 22nd, 2010

    ih kasian banget, kok masih ada aja ya ular sebesar itu . . .

    • walaindra
    • Maret 22nd, 2010

    Tewas Ditelan Ular Piton atau dililit ??

  5. kemaren baru baca di yahoo … kabarnya ular yang tertangkap itu bukan ular yang memangsa anak SMP itu. Karena di situ ada 2 Ular. dan kemungkinan masih ada di sekitar situ.

    Still learning
    Ace dstarlight

  6. Wah, dibunuh aja ularnya daripada jatuh korban lagi..

  7. ternyata ada beneran ya, kasus begini.. Hati2 bg yg hidup di daerah rawan wildlife..

  8. wah…..
    ada juga kejadian kaya film Anaconda seperti itu ya.hi………..jadi ngeri cuz belakang rumahku juga ada kebun orang yang ga pernah keurus.jangan2,ntar ada juga lagi,wah ko aku jadi ngaco banget ya,hehe….

  9. TurutBerduka Cita sedalam-dalamnya, semoga diterima disisi tuhan yang maha kuasa

    • anggi
    • April 2nd, 2010

    trut brduka cita ya kpd klrg almarhum,,,,,,,,,
    smga dbri ktabahan,,,,,
    dn mga krban dtrma d si2 ALLAH SWT.
    Amiinnnnnnnn

  10. innalilahi wainalilahi rojiun!!! coba pak ulernya 5tahun yg lalu jangan dilepasin!!! klo ketemu uler langsung dibunuh aja!!!

    • Yusuf Kurniawan
    • Juni 28th, 2010

    Turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya semoga Zaka mendapat tempat yang mulia sisinya,,
    Tapi saat ini saya sedang memelihara ular piton yang kini baru berumur bulan, jadi takut ni………..

  11. kasihan sekali anak itu???????????????????????

    • levi
    • Agustus 25th, 2011

    koq dia g’ remuk ya. Aneh. Sapi ja panti dah patah tulang. Itu beneran g’ sih. Kakinya koq bisa nahan gigitan ular segitu. Gi2 phiton ambipa, jd kLO ULAR x segitu kemungkinan besar kulit x dah robek.

  12. gk seru

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 125 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: