Inilah Teknologi Rekaman yg digunakan KPK !


Tm sempat bingung dengan teknologi penyadapan yang digunakan KPK,  kirain seperti kek di film-film holiwud  nempelin benda atau chip kecil kedalam handphone……ai pek,  Ieu gening…

Harga nya $420,000.00

Berita mengenai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah menggunakan teknologi canggih untuk memperlancar pekerjaan mereka sebagai pemberantas korupsi di Indonesia, telah terbukti dengan adanya alat penyadap yang digunakan untuk menyadap percakapan Artalyta Suryani dengan para pejabat Jaksa Agung Muda (JAM).

KPK telah mengalokasikan dana sebesar 34 miliar dari dana APBN dalam proyek pengadaan KPK melalui Daftar Isian Proyek dan Anggaran (DIPA) 035-2/69-03-0-2005, untuk membeli alat sadap jenis portable A (laptop dan receiver) seharga Rp1,512 miliar, jenis B harganya Rp5,25 miliar, dan jenis C harganya Rp4 miliar. Alat penyadap tersebut dinamakan ATIS Gueher Gmbh buatan Jerman.

ATIS (Audio Telecommunication International Systems), adalah sebuah generasi baru dari Instant Recall Recorders (IRC) dalam teknologi solid-state, yang dapat dikoneksikan ke dalam audio source berupa telepon atau handphone GSM/AMPS/CDMA dan akan merekam atau menyadap seluruh komunikasi suara dengan kapasitas aktif lebih dari 680 menit dan 1000 panggilan yang berbeda. Kompresi algoritma yang ada di dalam ATIS telah memperbesar kapasitas penyimpanan dan kualitas suara yang cukup jernih. Dengan menggunakan koneksi telepon, ATIS dapat mengidentifikasi penelepon, waktu telepon dan nomor penelepon via RS 232 link built-in. Teknik penyadapannya, menurut wakil ketua KPK, Amien Sunaryadi, akan menyadap nomor telepon seluler dan kemudian akan ditampilkan di sistem KPK. Sedangkan pengawasannya akan dilakukan oleh komite pengawas yang terdiri dari non penegak hukum.

Selain penyadap telepon seluler, ATIS Gueher Gmbh, KPK juga telah membeli peralatan firing buatan AS dan peralatan macro sistem bikinan Polandia. Untuk total harga pembelian semua alat sadap tersebut seharga Rp28,07 miliar. Selain itu, KPK juga membeli satu unit LID Monitoring Centre (LID MC) seharga Rp17,31 miliar. Langkah yang diambil KPK untuk membeli alat penyadap ATIS dinilai Bappenas telah sesuai dengan ketentuan yang ada dan pihak KPK lebih memilih tidak memberikan komentar apapun kepada pers.

Sementara itu, pengamat telematika, Roy Suryo, menganggap pembelian alat penyadap ATIS tersebut terlalu mahal, karena sebenarnya harga di pasaran sekitar 8 miliar hingga 12 miliar per unit. Roy mengungkapkan tidak tahu berapa unit alat penyadap yang telah dimiliki KPK hingga sekarang, namun Roy mengemukakan pendapatnya, jika dengan harga 34 miliar hanya membeli satu unit, berarti harga alat sadap tersebut terlalu mahal.

Konon, alat sadap KPK itu bernama ATIS Gueher Gmbh, buatan Jerman. Selain penyadap telepon seluler ATIS Gueher Gmbh itu, KPK juga membeli peralatan firing buatan AS dan macro system bikinan Polandia. Total biaya pembelian semua alat tersebut Rp 28,07 miliar.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2693637

Iklan
  1. Wah Keren jg ya KpK

  2. Keren… alat canggih, wajar harganya mahal, tapi mahalnya terbayar dengan terkuaknya kebusukan di negeri ini…

    • andow
    • November 5th, 2009

    Berbagai cara yang dipakai KPK untuk bisa membongkar kasus2 korupsi & kolusi dinegeri ini harus kita dukung, termasuk pengadaan alat2 canggih meski mahal. Karena “sasaran2” alias para koruptor itu pasti memakai cara yang “canggih” juga supaya susah dilacak.

  3. Kembangkan teruus…

  4. mantabbbb KPK ….. buat royyyyy sialan kau sok tau…. km dunia IT tidak mdah prcaya apa kata Mu…..

    sdah banyak ungkapan mu yg kami ragukan… yg tidak msk di akal……..

    • b0nzot
    • November 6th, 2009

    Rey Sury0 pakar telematika yg s0k dan selalu cari muka..
    klo mang tu mahal knapa bukan dia sndiri yg buat tuh alat buktikan d0nk dg tindakan

    • Gimin
    • November 10th, 2009

    Emang bener kata PAK ROY SURYO,Goblok bener KPK beli alat sadap harga sampai 28M ngak tau kalo rakyat lagi menderita banyak bencana.
    alatnya ngak sebanding dengan pengembalian kerugian negaranya.

    • acox
    • Desember 9th, 2009

    Halah, ngaku aja dah Gimin, kmu salah satu koruptor itu kan??? buktinya km benci banget ama KPK yg dah terbukti hasil kerjanya, tu alat bukan buat sekali pakai, bisa dipakai untuk seterusnya, biar mahal tetep aja bermanfaat banget,, lolo’………….

    • acox
    • Desember 9th, 2009

    Halah, ngaku aja dah Gimin, kmu salah satu koruptor itu kan??? buktinya km benci banget ama KPK yg dah terbukti hasil kerjanya, tu alat bukan buat sekali pakai, bisa dipakai untuk seterusnya, biar mahal tetep aja bermanfaat banget,, lolo’………….!!

  1. November 4th, 2009
    Trackback from : Mamaarifbalong's Blog
  2. November 6th, 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: