Vampir Dipamerkan di Museum Phoenix


INILAH.COM, Jakarta – Binatang aneh minggu lalu dipamerkan di museum kota kecil Phoenix, New York. Binatang itu vampir penghisap darah.

Binatang buas itu diklaim sebagai chupacabra yang merupakan vampir pengisap kambing dalam cerita Hispanik. Binatang itu dipamerkan di Museum Dunia yang Hilang, milik agen real estate John Adolfi.

Chupacabra Adolfi itu ditemukan ribuan mil jauhnya di Blanco, Texas, pada bulan Agustus. Seorang laki-laki lokal membawa hewan yang mati itu ke ahli pengawet binatang bernama Jerry Ayer.

Binatang itu telah menyerang ayam beberapa hari sebelumnya dan memakan umpan beracun. Makhluk misterius itu beratnya sekitar 80 kilogram dan mirip coyote atau anjing. Namun kaki depannya beberapa inci lebih panjang daripada kebanyakan coyote dan sebagian besar gundul kecuali di sekitar kaki dan sepanjang tulang punggung.

Jadi, apakah makhluk itu benar-benar hewan pengisap darah, dan menjadi misteri ketiga paling terkenal setelah Bigfoot dan Loch Ness raksasa?

Sampel jaringan telah diambil, namun hasil tes DNA belum terungkap.

Dua penjelasan yang paling umum, hewan itu adalah anjing tanpa bulu yang berkembang biak di Meksiko disebut Xoloitzcuintli (Xolo untuk pendek), atau Coyote kotor.[ito]

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: