Pemerintah NAD Tak Akui Qory Sandioriva


Pemerintah NAD Tak Akui Qory Sandioriva, Sebagai putri Indonesia

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar SAg menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Nangroe Aceh Darussalam tidak memberikan rekomendasi kepada Qory Sandioriva untuk menjadi wakil Aceh dalam ajang Pemilihan Putri Indonesia 2009. Wagub menyatakan hal ini karena Qori yang dalam ajang pemilihan putri Indonesia mewakili Aceh, ternyata justru mendapat kecaman dari berbagai pihak karena tidak mengenakan jilbab dalam kontes tersebut.

M Nazar menambahkan lagi, keikutsertaan Qori di pentas pemilihan putri Indonesia tidak ada, dan tidak direkomendasi oleh Pemerintah Aceh sebagai wakil Aceh dalam ajang tersebut. “Saya nanti akan ketemu dia (maksudnya Qori-red), karena juara putri Indonesia juga akan kembali ke Aceh. Dan pada saat itu saya akan tanyakan tentang keikutsertaannya di ajang pemilihan putri Indoensia yang membawa nama Aceh,” katanya kepada JPNN.

Kecaman keras juga datang dari Dinas Syariat Islam dan Majelis Adat Aceh (MAA). Kedua lembaga ini menegaskan agar wanita kelahiran Jakarta ini, wajib mematuhi budaya Aceh dalam berbusana muslimah (memakai jilbab,red) bila masih tetap mengaku berasal dari Aceh (utusan Aceh di ajang PPI 2009,red).

“Budaya dan Adat Aceh itu memakai pakaian muslimah. Ini sesuai dengan ciri khas Aceh sebagai daerah Syariat Islam. Dan kewajiban orang Islam harus mentaati aturan,” tegas Kadis Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Mursyid Yahya dan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe Usman Budiman, ketika dihubungi JPNN, Minggu (11/10).

Menurut kedua tokoh dan panutan di Aceh itu, apapun yang dikatakan Qory Sandioriva maupun ibu kandungnya, Hj Fariyawati menyangkut soal pelepasan jilbab dan berbusana muslimah bagi orang Aceh, tetap tidak dibenarkan dan bertentangan dengan daerah Syariat Islam.  “Apapun ceritanya, siapa saja yang mengatasnamakan membawa nama Aceh untuk mengikuti perlombaan baik didaerah maupun dimana saja, harus mematuhi adat dan budaya Aceh sebagai daerah Syariat islam,” tegas mereka mengulang kembali.

Sebab, ungkap Kadis Syariat Islam dan Ketua MAA ini, Aceh sendiri memiliki tiga keistimewaan, salah satunya sebagai daerah Syariat Islam. Jadi bila ada orang yang mengaku dari Aceh dan tidak mengikuti aturan yang ada dan mengikuti aturan budaya timur dalam berpakaian maupun penampilan, maka itu bukan citra orang Aceh sendiri.

“Orang Aceh itu menggunakan busana muslim, diantaranya menggunakan jilbab. Jadi salah kalau dikatakan wanita Aceh diperbolehkan tidak menggunakan jilbab bila mengikuti pemilihan Putri Indonesia 2009. Itu salah dan tidak ada yang berani mengijinkan yang bertentangan dengan aturan daerah Syariat Islam,” ujar Mursyid Yahya dan Usman Budiman.(msi/sud/JPNN/ara)

    • sekoteng
    • Oktober 12th, 2009

    Putri indonesia yang tidak konsisten….tidak istiqomah.
    Enggak di akui NAD….kasihan ya.

      • ree
      • Oktober 13th, 2009

      wewww, seandainya kalu kita berandai2 dikit ni yee,
      qury menang trus bisa mengenalkan budaya indonesia keluar, khususnya Aceh nie yee,,,
      masih gak diakui gak ya??
      contoh pemerintah yang gak exist, dan konsisten…….
      fuehhhhh,,, munafikkk…

    • ree
    • Oktober 12th, 2009

    syariat islam???kenapa gak dibentuk syariat kristen, katoloik, hindu, budha, atau yang lainnya.
    inget brooooo, indonesia bukan cuma terdiri dari satu agama azahhhh……..
    suka2 dia mau pake jilbab ato enggak, urusan dia sama Tuhan nantinya.
    jangan suka menghakimi atau memaksakan kehendak kita sama orang lain, pemakaian Jilbab bukanlah sesuatu yang datang dari paksaan dari orang lain, tapi adanya hidayah dari Tuhan dan adanya kemauan untuk berubah,
    apa gunanya satu kampung pake jilbab tapi mesum semua, penjahat semua??

  1. Kpd sodara ‘ree’ yth, qe ga sah bnya bacot, myangkut syriat islam tu urusan ‘dapur org’, qe pkiren ja ‘dapur sndiri’, dah pnya bras ga tu dmasak?? Sy org aceh,thq

      • ree
      • Oktober 13th, 2009

      weewww,,,,,,, nah masalahnya dapur orang ini pengen dilebarin jadi nyinggung dapur orang lain……..
      tetangganya pengen nyolong tanah tetangga sebelahnya biar diakui kredibilitasnya….
      so scareee..
      hubnya anda dengan orang aceh pa???
      saya masih punya banyak beras kok buat dimasak, cuman dikit demi dikit beras saya di colongin sama tetangga sebelah, dan pinternya lagi tetangga sebelah bis nutupin kesalahannya dia dan anggap dia udah yang paling bener,,,
      pusing,,,,

    • ane_chantique
    • Oktober 12th, 2009

    karena keduniawian , semua jadi nyari PEMBENARAN….. kalo saya jadi qory, mau jadi putri sejagat juga saya ga mau….toh mahkota itu, uang2 itu..ga saya bawa mati….karena hidup setelah mati itu lebih kekal dari pada hidup di dunia….bukan sok idealis, tapi alangkah bijaknya kalo orang hidup punya pendirian..jangan karena ini, itu,,,yang wajib di langar, dicarikan PEMBENARAN supaya posisi aman……mudah2an sadar….cantik itu ga selamanya, mudah2an Allah ga murka….amin

      • ree
      • Oktober 14th, 2009

      bukannya anda juga sedang mencari sebuah pembenaran…
      munafik kalau anda tidak GR kalau anda dipuji kalau anda itu cantik ( misalnya ).
      harta dunia emank gak pernah bakal dibawa mati, cuman kita gak perlu sewot ato protes kalau ada orang yang rada nyeleneh, karena itu urasan mereka sama Tuhan, TUHAN adil, dan gak mungkin segampang itu nurunkan murkanya cuman gara2 masalah sepele, tentunya Tuhan itu maha pemaaf, dan hakim yang paling adil.

  2. masih adakh yg bilang klo perempuan pake krudung lebihcantik
    saya cm bisa geleng kepala

    rambut adalah mahkota wanita, ingat itu!

      • ree
      • Oktober 14th, 2009

      Stuju sama bebek, orang berkerudung itu gak identik sama umat islam doank, lagian diluar sana jilbab bagi sebagian orang diluaran konteks muslim banyak yang make jilbab untuk menutupi kepalanya.
      dan orang2 bodoh yang menjadikn jilbab sebagai identitas islam…..
      Tuhan menciptakan wanita pertama azah gak ada suruhan untuk make Jilbabkan??
      welleeeehhhhh….

    • Orang Aceh
    • Oktober 13th, 2009

    Pemerintah Aceh itu munafik semua…
    Gak ada untungnya diakui…

    • detik
    • Oktober 14th, 2009

    rambut wanita adalah aurat.. tidak ada tawar menawar dengan alasan mahkota untuk dperlihatkan ke orang lain. titik

    • bangsyuur
    • Oktober 15th, 2009

    Apakah wanita pertama di dunia memakai jilbab?

    “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.
    Yang demikian itu supaya mereka lebih mud…ah untuk dikenal, karena itu
    mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
    Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59).

    Dalam bahasa Urdu, wanita disebut ‘aurat’ ( عورت ), dan kata ini berasal dari kata Arab ‘awrah’ ( عورة ). Kata Arab ini berarti vagina wanita. Bukankah Al-Quran dari bahasa Arab?

    Ini berarti pula seluruh tubuh Muslimah adalah vagina besar dan tidak lebih daripada itu (Warraq, 2005. hal. 316).

    Berapa banyak sih Muslimah Asia khususnya Muslimah Indonesia yang mengerti bahasa Urdu yang tahu benar arti kata ini yang diterapkan bagi ibu, saudara perempuan, dan putri mereka?
    Kata yang sebenarnya sangat merendahkan sanak saudara mereka sendiri?

    Jika ingin mengikuti suatu agama/aturan, telitilah dan mengertilah dulu arti, asal usul serta tujuannya, jangan mengikut secara buta saja…

    No Offense … cuma mengingatkan bagi mereka yang tidak mengerti apa yang mereka lakukan…

    • andri
    • Oktober 16th, 2009

    ngak usah diperdebatkan lagi. orang 2 ngak ngerti hukum islam, ngak usah diajak perdebatkan percuma aja hasilnya NOL BESAR.
    bagi nya ngerti cukup segitu aja komentarnya………..
    mereka itu masih perlu dibimbing tentang keislamannya……

  3. Apa yang terjadi pada Qory adalah karena telah melanggar norma budaya, norma yang ditetapkan oleh masyarakat Aceh. Namun keputusannya wajib kita hargai.

    • Lexa
    • Juni 27th, 2011

    Cape deh

  1. Oktober 12th, 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: