Jeritan dari Reruntuhan Hotel Ambacang


Memasuki hari ketujuh pascagempa yang meluluhlantakkan sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar), hal-hal yang berada di luar jangkauan akal sehat manusia tak jarang bermunculan. Anggota tim SAR, TNI, Polri, dan masyarakat yang sedang melakukan evakuasi di reruntuhan Hotel Ambacang dikejutkan dengan suara jeritan dari bawah reruntuhan hotel itu. Jeritan itu tentu saja mengejutkan sejumlah orang yang sama-sama mendengarnya.

Adalah sebuah keajaiban jika masih ada yang bisa bertahan tujuh hari di bawah reruntuhan bangunan hotel itu. Anehnya, suara itu memang benar terdengar. “Mana mungkin ada orang yang masih hidup setelah tujuh hari terkurung dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang,” kata Yuni, warga Trandam, yang mendengar teriakan korban di bawah reruntuhan hotel di Jalan Bundo Kandung itu, Rabu (7/10).

Tidak hanya Yuni, suara itu juga didengar sejumlah petugas SAR yang sedang melakukan evakuasi. Anehnya, ketika petugas menelusuri asal teriakan itu, suara itu tiba-tiba terhenti. “Aneh, padahal suara itu jelas terdengar berkali-kali di salah satu ruang di Hotel Ambacang,” kata Hen, anggota tim evakuasi.

Merespons kejadian itu, Dandim 0312 sekaligus koordinator dari TNI-AD, Letkol Haris Sarjana, di Padang, Rabu (7/10), mengemukakan bahwa pihaknya akan menelusuri sumber suara itu. “Tidak mungkin korban yang sudah tertimbun dalam reruntuhan bangunan Hotel Ambacang ada yang hidup,” ujarnya. Menurut dia, kalau masih ada korban dalam reruntuhan yang hidup, itu merupakan mukjizat.

Sementara itu, kembaran Yusrizai (Uci), yang biasa dipanggil Ucha, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR dalam reruntuhan gedung Hotel Ambacang, Selasa (6/10), sekitar pukul 19.00 WIB. Ucha ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Jasadnya dibawa ke RS M Djamil, Padang.

Uchi, yang selamat dari musibah itu, hanya bisa bersyukur. Dia menuturkan, saat gempa, dia dan teman-temannya sedang mengikuti seminar yang diadakan Asuransi Prudential di hotel itu. “Saya lari ke tempat aman ke lantai tiga. Yang mengikuti saya cuma Rini, teman saya, dan dua orang lain. Kembaran saya entah menyelamatkan diri ke arah mana,” katanya.

Dia bisa selamat karena posisinya di antara tiang bangunan hotel bersama tiga orang lain. Hari kedua pascagempa, dia ditemukan tim SAR dalam kondisi lemas. Tim kesehatan memberi pertolongan serta langsung membawanya ke rumah sakit. Dia berharap Ucha juga selamat. Tapi, tampaknya Tuhan berkehendak lain. Pada hari ketujuh kembarannya itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah Ucha langsung dimakamkan keluarga di taman makam umum setempat.

Sementara itu, di Kompleks Kampung China, sebelah Pos Polisi Kota Besar Padang Selatan, Rabu (7/10), dikabarkan terjadi kericuhan saat pembagian bantuan untuk korban gempa. Bantuan memang amat didambakan para korban. Maka, begitu tahu ada pembagian bantuan, ratusan warga berdatangan. Padahal, sebagian dari mereka tidak punya kupon untuk mengambil paket bantuan.

Bantuan berupa beras sebanyak 5 kg itu merupakan hasil kerja sama Indonesia-Korea. Kericuhan disebabkan banyak wanita dan orang lanjut usia tidak mendapat kupon, namun mereka butuh beras. Panitia tetap memprioritaskan pemilik kupon. Kupon hanya berjumlah 600.

Kericuhan tidak berlangsung lama. Pemberian bantuan yang baru berlangsung sejam itu akhirnya dihentikan. “Saya tak dapat beras karena tidak punya kupon,” ujar Yusna, nenek yang turut antre. Bersama warga lain yang juga tidak memiliki kupon, nenek itu berteriak-teriak minta belas kasihan kepada panitia.

Pendistribusian bantuan memang kerap memicu persoalan. Ini muncul akibat tidak meratanya pendistribusian. Padahal, Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi, telah menginstruksikan para sekretaris daerah yang daerahnya terkena dampak musibah gempa agar segera mengambil uang bantuan lauk-pauk yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar. (Budi Seno/Ant)Suarakarya

    • eka n dilla
    • Januari 15th, 2010

    yang bener ada teriakan hantu di hotel ambacang??????????????????????
    kalau memang bener …………………………………..
    wawwww…….. . . . ….. . . ……
    mengerikan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • dilla
    • Januari 15th, 2010

    I’ DON’T CARE!!!!!!!!!!!!!!!!
    mo dha jeritan, mo gx dha
    yang pntg gw gx percaya hantu itu ada pa gx
    I’ DON’T CARE!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • toni bulek
    • Maret 9th, 2010

    pasca runtuhnya hotel ambacang banyak cerita misteri tentang bencana yg menimpa kota tersebut…akhir2 ini beredar isu tentang seorang musisi yg tertimbun reruntuhan hotel ambacang….ada yg lain dalam misteri ini…ada pula sebagian orang padang menyangkut paut kan misteri tersebut dengan lagu misteri 085263336664 milik sick-matt yg beredar luas di padang,dengar-dengar yg korban tersebut adalah salah satu bagian dari grup music negri gempa itu…

    http://www.4shared.com/file/173466350/b63805a1/Sick-Matt_-_Misteri_0852633366.html

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: