Arsip untuk Agustus 29th, 2009

Inilah Lagu Malaysia “Negaraku” Yang dirombak Habis Oleh Netters Indonesia

Sumbawanews.com.- Reaksi para netter Indonesia atas pelecehan lagu Indonesia Raya berbuntut pada di rubahnya lagu kebangsaan Malaysia “Negaraku”.
Hasil penelusuran redaksi terdapat dua situs yakni Tempointeraktif dan Youtube dalam kolom komentar pembaca yang menuangkan lirik baru lagu Malaysia “Negaraku”
Berikut isi lagu “Negaraku” yang sudah di rombak oleh Netter Indonesia
Negaraku 2010
JABLAYSIA, JAKARTA, 29/08/2009 08:53:43 WIB
Semboyan Malaysia:
“Bersekutu bertambah KUTU”
Lagu kebangsaan Malaysia:
Negaraku
Tanah tumpahnya darahku,
Rakyat hidup
Tak tahu malu
Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan,
Raja kita
Hanya Boneka,
Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan.
Raja kita
besar kepala,

malaymalingasia
For malaysian poor country..!
Edited Malaysian National Anthem..! enjoy..!
Negaraku malingsia,
tanah tumpahnya taiku,
Rakyatnya maling,
bersatu dan maju,
Rahmat bahagia jadi maling,
Tuhan kurniakan,
Raja maling kita,
selamat bercinta.
Rahmat bahagia jadi maling,
Tuhan kurniakan,
Raja maling kita,
selamat bercinta.
Sumber:

Bandingkan dengan lagu “Negaraku” yang asli:
Negaraku
Tanah tumpahnya darahku,
Rakyat hidup
bersatu dan maju,
Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan,
Raja kita
selamat bertakhta,
Rahmat bahagia
Tuhan kurniakan.
Raja kita
selamat bertakhta
sumbawanews

Singapura ‘Ngiler’ Tiga Pulau Di Gorontalo

Pulau paling utara, Pulau Miangas, Talaud, dilihat dari udara yang membuat Singapura tergiur. (SuaraMedia News)

Jakarta (SuaraMedia News) – Pemerintah dinilai kurang memerhatikan pulau-pulau terluar di Indonesia serta masyarakat yang tinggal di dalamnya. Akibatnya, masyarakat setempat lebih banyak berinteraksi dengan warga di negara yang terdekat dengan pulau. Hal itu akan mengancam klaim negara lain terhadap pulau-pulau terluar.

“Jangankan pulau terluar, 30 km dari Jakarta aja tidak diperhatikan. Sejengkal tanah pun harus dipertahankan dengan nyawa,” ungkap Penggiat Masyarakat Nusantara, Bondan Gunawan, dalam diskusi bertema “Menjaga Bumi dan Budaya Indonesia” yang diselenggarakan oleh Trijaya di Warung Daun Jakarta, Sabtu (29/8).

Menurutnya, pemerintah harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hingga masyarakat di pulau terpencil. “Harkat dan martabat manusia harus diangkat,” ucapnya.

Namun, menurut Tony Ruchimat, Direktur Pemberdayaan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan, pemerintah sudah berusaha untuk membantu masyarakat di pulau terluar. Hal itu seperti membangun infrastruktur di pulau, membangun listrik tenaga surya, dan langkah-langkah lain. “Interaksi ekonomi dengan negara lain tidak bisa dihindari karena letaknya yang jauh,” ucapnya.

Ia menjelaskan, terdapat 92 pulau kecil terluar di Indonesia yang 59 di antaranya tidak berpenduduk. Pemerintah ke depan harus lebih meningkatkan ekonomi masyarakat di pulau terluar untuk mengurangi interaksi dengan asing. “Harus diperbaiki ekonomi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Munculnya isu penjualan pulau dinilai mengancam kedualatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemerintah dalam hal ini diminta membentuk kementrian khusus yang mengurusi masalah perbatasan.

“Bicara Tanah Air, kita tidak cukup hanya mengeluh. Saya kira di kabinet mendatang, cobalah dibentuk kementerian perbatasan, khusus untuk masalah (penjualan pulau) ini,” ujar wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza Mahendra di Restoran Warung Daun, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2009).

Pembentukan kementerian khusus ini, menurut Yusron dimaksudkan agar kehidupan masyarakat yang sejauh ini terkesan dianaktirikan, juga merasa diperhatikan.

“Selain untuk memperhatikan masyarakat di sana, juga bisa berfungsi menjaga perbatasan,” tegasnya.

Sementara itu, Konsorsium Singapura tertarik dengan tiga pulau yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara. Alasan Singapura, karena pulau itu dinilai sangat cocok untuk dikembangkan untuk dunia wisata.

Seperti diberitaka, Sabtu, 29 Agustus 2009, Kepala Badan Investasi Daerah (BID) Provinsi Gorontalo Rustamrin Akuba mengatakan, keindahan alam yang ada di Gorontalo Utara, mendapat perhatian dari pengusaha Singapura.

“Pengusaha itu telah melirik tiga pulau di bagian Utara Gorontalo,” kata Akuba. Dia menjelaskan para pengusaha itu merencanakan untuk melakukan investasi pengembangan dunia wisata di Gorontalo. Dan tahap awal baru tiga pulau yang dalam tahap penjajakan.

Dia mengatakan, tiga pulau yang saat ini sedang dijajaki pengusaha Singapura tersebut yakni, Pulau Saronde, Mohinggito serta Pulau Lampu. Akuba mengungkapkan para pengusaha itu begitu tertarik dan berkeinginan sangat besar untuk menanamkan modalnya di Gorontalo.

Ini dibuktikan dengan tiga kali kunjungan ke daerah ini. “Pengusaha itu sudah tiga kali berkunjung ke Gorontalo, hanya karena ingin melihat pulau-pulau tersebut,” kata Akuba.

Menurut dia, saat ini masih terdapat kendala, yakni status pulau itu apakah masih dikuasai pemerintah atau sudah masyarakat yang menggarapnya. Serta, penyediaan infrasruktur. “Pemerintah harus bertindak cepat untuk memastikan status dari tiga pulau itu,” kata Akuba.(kmp/okz/vvn) www.suaramedia.com

Apakah alien tertangkap kamera Google street view ?

Maret 2009, satu sosok kabur yang aneh dan menyerupai ET tertangkap kamera google street view di dekat semak-semak Berkeley Heights di New Jersey. Di sebelah sosok itu ada seberkas sinar vertikal berbentuk laser. Apakah sosok itu alien yang sedang mengunjungi bumi ?

Beberapa orang mengklaim bahwa ini adalah sebuah bukti konkret bahwa alien sudah ada di bumi atau sedang mengunjungi bumi. Beberapa lagi beranggapan bahwa sosok itu hanyalah sebuah efek cahaya yang tercipta tanpa sengaja.


Makhluk “Alien” berbentuk ET itu itu tertangkap kamera di Diamond Hill Road, sebuah wilayah semi pedesaan sekitar 8 mil bandara Morristown Municipal, New Jersey, sekitar 30 mil dari New York yang ramai.

Malcolm Robinson, kepala dari sebuah organisasi peneliti fenomena aneh mengatakan bahwa gambar itu adalah “yang pertama dari jenisnya”. “Apabila kita menelitinya dengan seksama, maka kemiripannya dengan ET sangat luar biasa, namun akan sangat sukar untuk menentukan dengan pasti apakah yang sebenarnya tertangkap kamera tersebut.” Katanya.

Menurut Malcolm, menambah keanehan foto tersebut adalah sinar vertikal yang berbentuk laser disampung makhluk itu. Malcolm mengakui bahwa dirinya tidak bisa memastikan identitas sinar yang ada di foto tersebut.

Namun, apapun yang tertangkap kamera itu, alien atau bukan, sepertinya kita tidak bisa menyangkali kemiripannya dengan ET. Menariknya, tiga bulan sebelum foto ini muncul ke permukaan, polisi setempat disibukkan dengan laporan adanya objek-objek terbang tak dikenal yang melayang di atas wilayah itu. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa lusinan penduduk menyaksikan lima cahaya merah aneh yang bergerak dengan pelan melintasi langit malam.

Monumen Bawah Laut Yonaguni

yonaguni_mapa(1)Pulau Yonaguni, Jepang

Terletak kurang lebih 125 kilometer di timur pesisir pantai Taiwan, Yonaguni merupakan sebuah pulau cantik nan eksotis. Lebih dari itu, pantai Yonaguni selalu menjadi magnet bagi para penyelam karena selain terkenal dengan keindahan bawah laut serta populasi hiu hammerhead-nya, ia juga menyimpan keajaiban bawah laut yang mungkin tidak bisa ditemui di tempat lain oleh para pecinta diving. Ya, dibawah laut pantai ini terdapat suatu bentuk formasi batu raksasa yang begitu luar biasa indah. Khalayak ramai menyebutnya sebagai Monumen Yonaguni.

yonaguni

Namun dibalik keindahannya, ternyata monumen Yonaguni lebih banyak menyimpan misteri. Sejak ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang penyelam berkebangsaan Jepang, Kihaciro Aratake di tahun 1987, hingga kini monumen batu yang terkubur pada kedalaman 30 meter tersebut begitu banyak menimbulkan perdebatan. Banyak ahli arkeologi dan geologi mengganggapnya sebagai formasi batu yang terbentuk melalui proses alam, namun tak sedikit pula yang menggapnya sebagai buah tangan manusia. Namun kalau boleh jujur, sulit rasanya mempercayai monumen Yonaguni terbentuk melalui proses alam mengingat kesempurnaan presisi disetiap susunan batu hingga membentuk suatu mahakarya seperti ini. Ciptaan manusia kalau menurut pendapat saya pribadi.

2614515679_765d0e1dcbTangga?
untitled-12Yonaguni symbol

Jikalau benar buatan manusia, lalu peradaban manakah yang menciptakannya? Kemungkinan besar, inilah bangunan yang menjadi saksi bisu akan kejayaan peradaban Lemuria yang hilang ditelan masa itu. Peradaban Mu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Lemuria, merupakan salah satu peradaban hilang yang begitu terkenal selain Atlantis, Sodom-Gomora, Troya, dan Tiahuanaco. Menurut arkeolog David H Childress, sejarah peradaban ini hanya diketahui oleh beberapa orang tertentu saja. Peradaban Lemuria mungkin telah ada sejak 78.000 tahun yang lalu dan diperkirakan terletak di samudera Pasifik. Sama halnya seperti Atlantis dan Sodom-Gomora, banyak yang mengatakan peradaban Lemuria hancur oleh bencana alam sekitar 26.000 tahun yang lalu. Namun tak sedikit pula yang berpendapat ia adalah salah satu “korban” akhir zaman es  sekitar 10.000 tahun yang lalu atau pada awal kala Holosen (akhir Pleistosen).

Namun karena masih sangat minimnya catatan arkeologi akan peradaban Lemuria sehingga banyak yang mengatakannya hanya sebatas legenda, serta adanya beberapa kontradiksi sejarah membuat banyak yang meyakini bangunan monolit bawah laut Yonaguni terbentuk melalui proses geologi yang sebetulnya sulit untuk dijelaskan.

1413045983_4fe60d2350

2615345342_f32bea974a
Terlepas dari perdebatan diatas, saya melihat bangunan ini memiliki banyak kesamaan dalam segi arsitektur dengan beberapa situs peninggalan sejarah di Amerika Latin. Monumen Yonaguni sekilas mengingatkan saya akan Machu Picchu, yang sering disebut sebagai kota hilang pada sejarah kerajaan Inca di Peru. Apakah ini merupakan bentuk akulturasi dalam bentuk arsitektur bangunan monolit Amerika Latin – Lemuria? Sepertinya demikian dan itu sering kita temukan pada bangunan peninggalan sejarah diseluruh dunia.(Dipta)

yonag

728487440_042e3230b5

Sumber Gambar : 1,2,3

sumber @ : http://dipta-jurnal.net/monumen-bawah-laut-yonaguni.html#more-268

Perut Cicin Penuh Silet, Kawat, dan Tusuk Konde

cicin
Cicin Listi Vitasari teRgolek lemah di rumah sakit.

SITUBONDO, TRIBUN – Masih ingat Noorsyaidah, perempuan asal Samarinda yang terus menahan derita karena di dalam perutnya bersarang banyak kawat tajam? Ternyata penderitaan sejenis menimpa perempuan asal Situbondo, Cicin Listi Vitasari.

Perempuan usia 30 tahun, warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, itu terpaksa harus menahan sakit selama tiga bulan lebih karena di dalam perutnya bersarang benda-benda tajam berbahaya, seperti pisau silet lipat, kawat, biji stapler, jepit rambut, dan tusuk konde.

Cicin kini dirawat di ruang Dahlia nomor 6 RSUD Situbondo, sejak 25 Agustus lalu. Keluarganya tidak percaya ketika hasil rontgen memperlihatkan bahwa beberapa benda berbahaya itu bersarang di perut Cicin.

Ia pun hanya bisa menahan sakit karena tim dokter belum bisa berbuat apa-apa. Langkah pembedahan melalui operasi tidak bisa dilakukan dengan alasan kondisi Cicin masih lemah. Perut Cicin bahkan terlihat semakin membesar dan kondisi kesehatannya terus menurun.

“Saya terkejut dan tidak percaya, ketika tahu penyakit Cicin seperti ini. Ada banyak benda logam di dalam perutnya,” ujar HM Suwalis, ayah Cicin kepada Surya, Jumat (28/8).

Suwalis mengaku sudah dua kali membawa Cicin untuk opname di RSUD Situbondo. Namun, setelah dilakukan rontgen dan terlihat benda-benda logam tersebut, terpaksa Cicin kembali dibawa pulang karena dokter tak bisa mengobatinya.

“Saya kemudian berpikir, penyakit ini mungkin tidak cukup hanya melalui jalan medis, tetapi harus melalui cara penyembuhan alternatif. Masuk dari mana semua benda logam itu, sedangkan anak saya tidak mungkin memakan benda-benda itu,” ujar Suwalis.

Suwalis juga mengaku kecewa dengan pelayanan pihak rumah sakit yang menurutnya tidak segera mengambil langkah untuk mengoperasi perut anaknya untuk mengeluarkan benda-benda berbahaya tersebut. Pihak rumah sakit hanya menyarankan agar Cicin dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya atau ke RS Soebandi Jember.

“Sejak awal seharusnya pihak rumah sakit memberi tahu kepada keluarga kami kalau memang tidak memiliki kelengkapan peralatan medis. Jangan lalu anak saya digantung nasibnya seperti ini, kasihan dia sering mengeluh kesakitan,” pungkas Suwalis.

Cicin sendiri tidak mau diwawancarai, dengan alasan mulutnya juga terasa sakit untuk bicara. Ia juga mengeluh bahwa ada gangguan pada pernapasannya. Ia hanya tergolek lemas di tempat tidur. Selang infus dan transfusi darah menancap di lengan kirinya. Bahkan, kedua lubang hidungnya harus diberi selang oksigen.

Dua kali rontgen

Dokter spesialis penyakit dalam yang menangani Cicin, dr H Setijohadi, ketika dikonfirmasi juga mengaku merasa aneh dengan penyakit yang diderita Cicin. Menurutnya, saat melakukan pemeriksaan pertama pada 16 Mei lalu, pihaknya menemukan sekumpulan kawat, biji stapler, pisau silet, dan jepit rambut di perut serta bagian sekitar kandung kemih Cicin.

Anehnya, lanjut Setijohadi, pada saat dilakukan rontgen kedua pada 27 Agustus lalu, benda-benda logam itu ternyata sudah tidak terlihat lagi. Namun, si pasien masih sering menahan sakit di perutnya. “Tidak aneh bagaimana. Wong hasil rontgen pertama jelas terlihat itu ada silet dan benda lainnya, sedangkan pada hasil rontgen kedua, silet itu sudah tidak tampak lagi,” ujarnya.

Selain menganalisis posisi logam itu, pihaknya juga melakukan perawatan medis atas terjadinya infeksi di bagian saluran kencing pasien tersebut. “Kalau infeksinya, saya yakin itu akibat benda-benda yang bersarang itu,” ujarnya.

Atas penyakit tersebut, tim dokter menyarankan agar pasien dirujuk ke RSU dr Soetomo di Surabaya. Sebab, tim medis di RSUD Situbondo tidak berani melakukan operasi pembedahan karena kondisi kesehatan korban yang masih lemah. “Baru pertama ini saya menangani pasien seperti ini. Penyakit ini menurut saya sudah di luar medis,” ungkap Setijohadi.

Namun, ayah pasien, HM Suwalis, mengaku tidak mampu membawa anaknya ke Surabaya. Alasannya karena ia terkendala biaya. “Kami harus meminta bantuan kepada siapa agar anak saya ini bisa segera dioperasi. Sebab, kelihatannya semakin parah saja,” terangnya.

Siap menerima

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan Medis RSU Dr Soetomo Dr Urip Murtedjo Sp BKL menyatakan, pihaknya siap membantu jika Cicin dirujuk ke RSU Dr Soetomo. “Tidak masalah, kami akan siap menerima dan siap membantu, langsung saja dibawa ke sini,” ujar Urip saat dihubungi, Jumat (28/8).

Terkait adanya banyak benda aneh di dalam tubuh pasien Urip, yang juga ahli bedah, menyatakan ada banyak hal yang menyebabkan masuknya benda asing dalam tubuh seseorang. Dalam kondisi tertentu, benda-benda asing itu terkadang tidak perlu dikeluarkan, tergantung kondisi dan keluhan orang bersangkutan.

“Sebagai orang Timur, memang banyak hal yang memungkinkan benda asing masuk dalam tubuh. Kalau orangnya tidak keberatan ya tidak perlu diambil, jika harus diambil juga tidak masalah, secara medis bisa dilakukan, tapi tetap dilihat dulu bagaimana kondisi sebenarnya,” ujar Urip.

Untuk mengeluarkan benda asing di dalam tubuh secara medis harus dipastikan keberadaan benda asing itu dan gangguan yang bisa ditimbulkannya. “Dipastikan dulu, menimbulkan emergency atau tidak? Jika bisa menyebabkan perdaharan, itu bisa dianggap emergency dan dilakukan langkah-langkah khusus, tapi jika tidak berbahaya, bisa segera dikeluarkan dengan operasi biasa,” tambah Urip.

Meski demikian, Urip belum berani memastikan langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengeluarkan benda-benda asing yang berada di dalam tubuh Cicin. “Kami harus melihat dulu bagaimana kondisinya, baru bisa berkomentar,” ujarnya. (*)tribun timur

Berhubungan Intim dengan Mayat Sejak Zaman Mesir Kuno

Sumber : cr2/sripo

DALAM ilmu seksologi, berhubungan seks dengan mayat dikenal dengan istilah nekrofilia. Dalam bahasa Yunani, nekro berarti mayat. Kelainan ini disebut juga thanatofilia atau necrolagnia.

Ada 3 tipe penderita nekrofilia. Pertama, necrophilic homicide, penderitanya harus membunuh terlebih dahulu untuk mendapatkan mayat dan memperoleh kepuasan seksual. Kedua, regular necrophilia, si penderita hanya menggunakan mayat yang sudah mati untuk memperoleh kesenangan seksual.

Ketiga, necrophilic fantasy, si penderita berfantasi berhubungan seks dengan mayat, tetapi tidak melakukannya. Teori tentang motif seseorang melakukan penyimpangan seks yang pertama disebabkan ia takut berhubungan dengan normal. Ia takut terjadi penolakan yang otomatis mempengaruhi psikologis dan aktivitas seksualnya. Mayat adalah objek seksual yang dianggap tidak akan dapat melawan atau menolak keinginannya dalam berhubungan seksual.

Melihat kasus Iwan maka hal ini masuk akal. Iwan agaknya bertepuk cinta sebelah tangan. Kebaikan Alia disalahartikan oleh Iwan. Untuk mendapatkan cinta Alia, Iwan menempuh cara tidak manusiawi. Perbuatan menyimpang itu sebenarnya bukan hal baru. Sejarah Mesir Kuno ribuan tahun lalu mencatat, para suami yang takut mayat istrinya diperlakukan tak senonoh oleh pembalsem, menyimpan mayat istrinya di rumah sampai benar-benar membusuk.

Salah satu yang menjadi legenda hingga kini adalah Raja Herod yang membunuh istrinya, kemudian berhubungan seks dengan mayatnya selama lebih dari 7 tahun. Sementara pada beberapa kebudayaan kuno aktivitas itu dijadikan media berkomunikasi dengan jin. Dalam lintasan sejarah, tercatat Sersan Bertrand dari resimen ke-74 militer Prancis pernah membongkar kuburan beberapa wanita dan berhubungan seks dengan mayat wanita itu.

Guido Henckel von Donnersmarck (mati 1916) juga diduga melakukannya dengan mayat istri pertamanya yang ia simpan dalam tangki alkohol raksasa. Ada juga orang bernama Henri Blot yang membongkar kuburan seorang penari balet, Fernande Mery, pada Maret dan Juni 1886 dan berhubungan seks dengan mayat itu.

(wen/berbagai sumber)BANGKA POS

Bocah Sukses Kerjakan Soal Matematika SMA

INGGRIS-Bocah Inggris berumur 7 tahun lulus ujian Matematika yang seharusnya diperuntukkan bagi siswa yang umurnya dua kali lebih usianya dia atau setara SMP atau SMA.

Bocah asal inggris yang bernama Jude Ali itu mendapatkan grade D (sekitar 75-85 skala 100) dalam tes General Certificate of Secondary Education (GCSE). “Saya hanya mencoba untuk belajar, belajar, dan belajar,” ujar Ali yang kini berusia 7 tahun, seperti dilansir news.com.au, kemarin (28/8).

Ibu Ali menyatakan anaknya telah memperlihatkan intelegensinya sejak usia dini. Ali sudah dapat berjalan ketika masih berusia 7 bulan dan bahkan berbicara saat usianya sekitar 1 tahun.

Bocah berotak encer lainnya adalah Xavier Gordon-Brown (8). Sama seperti Ali, ia juga memberikan hasil mengejutkan ketika mengerjakan ujian matematika yang biasa dikerjakan murid berusia 16 tahun. Xavier diperkirakan menjadi murid termuda dengan memperoleh nilai sempurna (A) dalam tes GCSE.

Xavier mengaku membaca buku matematika untuk kesenangan. Sang ibunya, Erica, menyatakan Xavier senang melakukan sesuatu yang disukainya. “Tetapi ternyata ujian tidak mengganggunya. Baginya itu hanya matematika,” ujarnya. (dc)posmetro-medan.com