Arsip untuk Agustus 28th, 2009

Perempuan AS Tuntut Hak Telanjang Dada

national go toplessNew York-TUNTUTAN persamaan gender yang disuarakan para wanita di Amerika Serikat ini, sungguh membuat mata dunia tercengang-cengang. Tak tanggung, mereka juga menuntut persamaan hak untuk telanjang dada sebagai mana layaknya laki-laki.

Kampanye protes itu telah disampaikan dalam ‘National Go-Topless Day’ mulai 23 Agustus lalu. Protes berskala nasional oleh kaum perempuan, terutama di New York, yang berparade keliling kota.

Di AS, seperti diberitakan news.com, kemarin (27/8), New York adalah satu-satunya negara bagian yang memperbolehkan perempuan mengumbar puting mereka di hadapan publik. Itupun berkat perjuangan panjang di pengadilan pada 1992 lalu.

Namun unjuk rasa di negara bagian lain tak kekurangan akal. Para perempuan berarak topless, namun mengenakan puting palsu yang sangat mirip aslinya. Dengan demikian, mereka tak bisa ditangkap tapi juga tak mengurangi makna unjuk rasa.

Unjuk rasa yang diprakarsai Raelian Movement ini bertujuan untuk menuntut persamaan hak antara perempuan dan laki-laki. Mereka menganggap jika puting laki-laki boleh saja terlihat, apa bedanya dengan perempuan? Iya deh. (int)posmetro-medan.com

Rumah Tersempit di New York Dihargai Rp 27 M

image

New York-RUMAH tersempit yang berada di West Village, New York, dijual. Namun harganya tidaknya sekecil bangunan rumah tersebut. Dengan luas yang hanya sekitar 35 meter persegi, rumah ini dijual dengan harga yang tidaklah murah yaitu Rp 27,9 miliar. Wow!

Demikian seperti dilansir wcbstv.com, Rabu (26/8). Saking kecilnya bangunan ini, alamatnya pun hanya butuh “separo” yaitu Jl Bedford No 75 1/2.

Yang membuat rumah ini dihargai sangat mahal adalah nilai sejarahnya yang tinggi. Rumah ini diketahui pernah dihuni oleh orang-orang terkenal. Antara lain aktor Cary Grant dan John Barrymore, penyair pemenang Pulitzer Edna St Vincent Millay, kartunis William Steig, dan antropolog Margaret Mead.

Rumah 3 lantai yang juga dilengkapi basement ini memiliki lebar 2,7 meter dan panjang 12,8 meter. Rumah yang terbuat dari bata coklat ini dibangun pada pertengahan tahun 1800-an. Tadinya tanah tempat rumah ini dibangun adalah sebuah gang yang digunakan sebagai jalur kereta kuda.

Meski tidak luas, rumah ini memiliki fasilitas yang cukup komplet. Terdapat sebuah dapur lengkap dengan lemari es berada di bawah tangga dan kompor gas yang menyatu dengan perapian. Bahkan setiap lantai terdapat kamar mandi. Dan juga sebuah taman buatan di bagian belakang rumah. (dc)posmetro-medan.com

Muslim AS Ditahan Karena Menyembelih Domba Untuk Ramadhan

Beginilah kalau negara standarnya bukan syariat Islam, menyembelih hewan bisa kena tuduhan pelanggaran Hak azazi binatang.  Seperti yang dialami oleh seorang Muslim di Chicago Amerika ini. Namun mereka tidak peduli bahwa negaranya telah banyak menyembelih umat Islam di negara-negara yang mereka invasi.

Seorang muslim di Chicago mengatakan bahwa dirinya tidak bisa didakwa karena telah menyembelih seekor anak domba yang akan ia gunakan untuk persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.

Abdulsalam Al-Alawi (38 tahun), mengatakan setelah membeli empat ekor anak domba dari peternakan Wisconsin akhir pekan lalu, salah satu domba terlihat sekarat, dan hal tersebut memaksa dirinya untuk menyembelih domba sekarat itu sesuai dengan ajaran Islam yang ia yakini, menurut laporan dari surat kabar Chicago Sun-Times hari Kamis kemarin.

Syariat Islam menyatakan bahwa hewan tidak boleh mati sebelum disembelih, dan Alawi menghadapi situasi dimana domba yang ia beli sekarat dan seandainya domba itu mati, dia tidak dapat memakan dagingnya karena telah menjadi bangkai.

“Saya harus menyembelihnya sebelum domba itu mati. Jika mati, daging domba tersebut tidak bisa lagi dimakan. Dan aku harus membuangnya,” tegas Alawi sambil menyatakan bahwa dirinya terpaksa membawa domba itu ke tukang daging untuk disembelih secara syariat Islam.

Seorang tetangga Alawi komplain atas tindakannya dan menyebabkan dirinya ditangkap dirumahnya di Chicago pada hari minggu lalu dan sekarang ia menghadapi empat tuntutan atas kepemilikan hewan untuk disembelih.

Alawi diragukan akan mendapatkan kembali tiga anak domba miliknya tersebut dari lembaga Pengawasan dan Kepedulian hewan – untuk ia digunakan selama bulan Ramadhan ini.

“Sekarang seperti saya hanya akan menggunakan ayam segar dari toko daging,” katanya kepada Sun-Times.(fq/aby)eramuslim

UFO, Bertamu ke China Selama 1/2 Jam

UFO di China (foto: Xinhua)
BEIJING – Sebuah UFO dikabarkan telah menyambangi langit China. Piring terbang itu berhasil membuat ratusan orang terkesima.

Dilansir melalui Xinhua, Jumat (28/8/2009), benda terbang tak dikenal itu telah bertamu ke China pada tanggal 23 Agustus lalu, pukul 22.00 waktu China. UFO tersebut melayang-layang selama setengah jam di atas langit jalan Beibei Binjiang di wilayah Chongqing.

Lamanya waktu UFO tersebut berdiam mengakibatkan tidak hanya satu orang yang mellihat, melainkan ratusan orang. Sayangnya, mereka hanya bisa melihat bentuk UFO tanpa mendengar adanya suara-suara yang dihasilkan dari mesin maupun perangkat yang ada di UFO.

Benda terbang itu memiliki bentuk menyerupai huruf V. Di sisi-sisinya terdapat beberapa warna yang menghiasi, merah, biru, hijau, kuning dan putih, mirip dengan warna pelangi yang berpendar secara bergantian.

Selama UFO tersebut berdiam, sebuah pesawat pun melintas. Seorang saksi mata mengatakan bahwa ia mempercayai UFO tersebut berdiam di lokasi lebih tinggi daripada pesawat komersil yang melintas itu.

Setelah puas berdiam selama setengah jam, UFO tersebut mulai berkelip-kelip sampai akhirnya hilang ditelan awan hitam. (srn)okezone.com

Microsoft Minta Maaf Telah Edit Foto Iklannya

TEMPO Interaktif, Washington – Microsoft buru-buru mengeluarkan permintaan maaf. Apa yang terjadi? Ternyata ada kesalahan besar meski bukan masalah perangkat lunak. Microsoft telah mengedit sebuah foto iklan dengan menghapus seorang pria kulit hitam dengan diganti pria kulit putih, dari iklan berjalan di Polandia.

iklanIklan itu tampil di situs software raksasa Amerika ini dengan menampilkan perempuan kulit putih, seorang pria kulit hitam dan seorang pria Asia yang duduk di meja konferensi. Foto yang sama digunakan oleh Microsoft untuk menjalankan iklan di Polandia, tetapi pria kulit hitam itu telah diedit dan digantikan dengan seorang pria kulit putih.

Juru bicara Microsoft, Lou Gellos, mengatakan bahwa pihaknya minta maaf atas kesahalan yang terjadi. “Kami minta maaf dan kami akan mencari tahu bagaimana hal ini bisa terjadi,” ujar Gellos.

Microsoft, dalam pesannya di Twitter, mengatakan bahwa “foto situs pemasaran salah” dan mengeluarkan pernyataan secara “tulus minta maaf.”

Korban Penculikan Ditemukan 18 Tahun Kemudian

TEMPO Interaktif, San Francisco – Seorang gadis California yang diculik di usia 11 pada tahun 1991 telah ditemukan dalam keadaan hidup, setelah menghabiskan 18 tahun tinggal di gudang dan tenda di belakang rumah penculiknya. Si penculik menjadi ayah dua anak-anaknya, kata polisi pada hari Kamis.

Jaycee Dugard telah hilang sejak dia diculik dari jalanan oleh dua orang menggunakan mobil sedan abu-abu saat dia berjalan ke halte bus dekat rumahnya di South Lake Tahoe, sebelah timur San Francisco, pada tanggal 10 Juni 1991.

Dugard, sekarang 29 tahun, ditemukan setelah petugas pembebasan bersyarat penculik dirinya curiga dan melakukan pencarian ke rumah si penculik dekat kota Antiokhia, sekitar 100 mil barat daya dari tempat dia diculik.

Polisi mengatakan pencarian itu mengungkap “bagian belakang dari halaman belakang” yang tersembunyi di rumah Phillip Craig Garrido, di mana Dugard dan kedua anak-anaknya terkurung dalam gudang dan tenda.

“Dia dalam keadaan sehat tapi tinggal di halaman belakang selama 18 tahun pasti telah merusaknya,” kata penyidik wilayah El Dorado Fred Kollar dalam jumpa pers.

Carl Probyn, ayah tiri Dugard, mengatakan di televisi ia dan ibunya “menangis selama 10 menit” setelah mereka diberitahu oleh pihak berwenang bahwa Dugard telah ditemukan hidup.

Garrido, 58, dan istrinya Nancy Garrido, 54, ditangkap atas dugaan penculikan Dugard dan jaksa mengatakan mereka akan disidang pada hari Jumat.

Pihak berwenang mengatakan Garrido diduga menjadi ayah dua anak perempuan Dugard, sekarang berusia 11 dan 15.

“Tidak ada dari anak-anak itu yang pernah ke sekolah, tidak ada yang pernah ke dokter. Mereka itu dikurung di ruangan isolasi di kompleks ini,” kata Kollar.

Sementara kasus penculikan Dugard tetap terbuka selama 18 tahun, polisi tak pernah menemukan jejak gadis yang hilang atau sedan abu-abu hingga Selasa, ketika Garrido mencoba masuk ke kampus Universitas California, Berkeley, dengan dua gadis untuk menyebarkan selebaran keagamaan.

Seorang perwira polisi kampus menemukan interaksinya dengan anak-anak itu mencurigakan dan menyelidiki latar belakangnya, dengan memberitahu petugas pembebasan bersyaratnya.

Selama kunjungan dengan petugas pembebasan bersyarat, Garrido membawa istrinya, kedua gadis dan seorang wanita yang diidentifikasi sebagai “Allissa” – yang terbukti Dugard.

Pihak berwenang mengatakan Garrido pernah dipenjara di tahanan Nevada tahun 1971 karena penculikan dan pemerkosaan.

Harian The San Francisco Chronicle melaporkan Garrido digambarkan sebagai orang yang aneh oleh tetangga-tetangganya. Mereka mengatakan ia melakukan upacara keagamaan di dalam tenda dan mengklaim telah menemukan sebuah perangkat untuk mengontrol suara dengan pikirannya.

Saat ditanya wartawan mengapa petugas pembebasan bersyarat, yang pernah mengunjungi rumah Garrido, tidak pernah menemukan Dugard atau halaman belakang kompleks, pihak berwenang mengatakan tempat itu tersembunyi di balik pagar, tumbuhan, dan kain terpal.

Lumpuhkan Perampok – Arti Kurniati Ternyata Bercita-cita Jadi Polisi

Arti Kurniati (19) mahasiswi semester III Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (Unimed), yang secara heroik mampu melumpuhkan perampok bersenjata api dan pisau, menyatakan ingin menjadi polisi.
Keinginan itu disampaikan Arti yang juga atlet kempo nasional, ketika menghadap Rektor Unimed Prof Syawal Gultom, didampingi Pembantu Rektor (PR) II Drs Chairul Azmi MPd, PR III Drs Biner Ambarita MPd Dekan FIK Basyarudin Daulay MPd di Kampus Unimed, Kamis (28/8).
Gadis kelahiran Medan 12 Juli 1990 itu, mendadak terkenal karena keberaniannya melumpuhkan perampok bersenjata yang menghadang dirinya saat bersama ibunya, Delviana Sembiring di Perumahan Pemda Sumut, Tanjung Sari Medan, Minggu (23/8) lalu.
Anak bungsu dari enam bersaudara itu, menceritakan kejadian perampokan yang dihadapinya dan saat itu ia amat ketakutan melihat pistol dan pisau, tetapi keberaniannya timbul ketika ibunya berteriak “keluarkan jurus kempo kau”.
“Saya memukul mata dan menendang bagian dada sang perampok yang lalu terjatuh. Kemudian saya memitingnya dengan kuncian jurus kempo dan penjahat itu sempat melepaskan dua kali tembakan dan menggigit kedua tangan saya,” tuturnya.
Pada saat itu, Arti masih sempat menanyakan kepada si perampok “kenapa kau merampok kami” tetapi warga berdatangan dan melakukan penganiayaan hingga penjahat itu tewas.
“Sejak kecil saya memang bercita-cita ingin menjadi polisi, dan setelah kejadian itu banyak yang menawarkan pada dirinya supaya masuk Polisi Wanita (Polwan),” tegas Arti yang pada Juli 2009 meraih medali perunggu pada Kejuaraan Kempo Indonesia Terbuka di Bali.
Mendengar keinginan mahasiswinya itu, Rektor Unimed Syawal Gultom mendukungnya jika Arti mau masuk polisi, karena ia masih bisa terus melanjutkan kuliahnya.
“Saya bangga memiliki mahasiswi yang memiliki keberanian melawan kejahatan atau perampok bersenjata api dan ini merupakan pengalaman yang cukup unik,” ucap Prof Syawal Gultom yang pada kesempatan itu juga didampingi Ketua Jurusan FIK, Drs Ibrahim Wiyaka MKes.
Sebagai apresiasi, Rektor Unimed itu menyatakan akan memberikan beasiswa kepada Arti Kurniati atas keberaniannya menghadapi perampok dan prestasinya merebut medali perunggu pada Kejuaraan Kempo Indonesia Terbuka yang diikuti beberapa negara di Bali, Juli 2009.global