Arsip untuk Agustus 19th, 2009

Wanita Tunisia Mengandung 12 Bayi

Old record: Nadya Suleman, who gave birth to octuplets, could have her feat demolished by a Tunisian woman (dailymail)

Old record: Nadya Suleman, who gave birth to octuplets, could have her feat demolished by a Tunisian woman (dailymail)

Seorang ibu mengandung bayi kembar sudah biasa. Namun bagaimana bila sang ibu mengandung 12 bayi?
Peristiwa langka inilah yang terjadi kepada seorang ibu berusia 30 tahun asal Tunisia. Setelah mengalami beberapa kali keguguran dari pernikahannya sejak tahun 2007, Tuhan pun mengaruniakan kehamilan kepadanya. Namun tidak hanya satu, 12 jabang bayi kini sudah berada di dalam rahim guru bahasa Arab tersebut.

Keduabelas jabang bayi dalam rahim wanitaitu masing-masing terdiri dari 6 perempuan dan 6 laki-laki. Jika kelahiran kesemua bayinya ini berjalan lancar, maka wanita asal Tunisia ini akan memecahkan rekor dunia.
Sang suami atau ayah dari calon bayi kembar 12 itu, Marwan, kepada The Sun, Selasa (18/8) mengaku sama sekali tidak menyangka hal itu. “Semula saya menduga istri saya mengandung bayi kembar dua. Tapi akhirnya ditemukan banyak janin di rahimnya. Kesenangan kami pun kian bertambah,” ujarnya.

Marwan menceritakan, kehamilan istimewa isterinya terjadi setelah dia mengikuti perawatan kesuburan, karena dua kali keguguran. Setelah mengetahui mereka memiliki 12 bayi, sang istri tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Dia mengaku merasa baik-baik saja dan tak sabar ingin memeluk 12 bayinya. “Yang ingin saya lakukan adalah memeluk bayi-bayi saya dan menunjukkan kepada mereka seluruh cinta saya,” kata istri Marwan seraya menambahkan peristiwa ini keajaiban dan mereka merasa diberkati setelah berjuang keras untuk memiliki anak.

Marwan mengklaim, sejauh ini istrinya ingin melahirkan secara normal, namun para pakar kesehatan mengatakan hal itu mustahil. Alasannya, dengan mengandung 12 janin, kehamilan semacam itu penuh risiko. Lebih rinci, ahli kandungan dari Kampus Royal Obstetricians dan Gynaecologists Peter Bowen-Simpkins, memperingatkan risiko tinggi mengandung begitu banyak bayi. Menurutnya, dengan mengandung banyak bayi, akan memaksa sang ibu untuk melahirkan di usia kehamilan 20 minggu, sekitar setengah dari masa kehamilan normal, dan 4 minggu lebih dini dari peraturan Inggris untuk aborsi legal.

“Saya tidak ingin mengurangi antusiasme dia, namun peluang dia untuk melahirkan di usia kehamilan 20 minggu. Saya tidak akan mengizinkannya meskipun ada 1 dari 100 peluang untuk bertahan. Itu sangat menakutkan,” ujar Peter.

Sejauh ini belum jelas apakah sang ibu keduabelas janin itu ditawari pilihan untuk mengakhiri hidup beberapa janin, guna meningkatkan kesempatan bertahan hidup janin yang lain dan ibunya. Meski begitu, pemerintah Tunisia menyatakan akan melakukan segala cara untuk merawat ibu dan bayi-bayi itu.

Jika nantinya 12 calon bayi kembar itu berhasil dilahirkan, maka perempuan yang tidak disebut namanya itu akan mengalahkan rekor melahirkan sembilan bayi secara normal. Rekor itu dipegang seorang perempuan di Sydney pada 1971, namun sayang kesembilan anaknya meninggal dunia.

Dunia medis mencatat, kehamilan perempuan Tunisia itu terjadi tujuh pekan setelah seorang ibu di California bernama Nadya Suleman melahirkan delapan bayi dengan sehat, Februari lalu. Suleman pun mendapat sebutan “Octomom”. Namun Suleman melahirkan kedelapan bayinya melalui operasi caesar.

Sebelumnya, pada 1996 seorang ibu berusia 23 tahun asal Yunani pernah juga mengandung 11 bayi. Akan tetapi, 9 bayi terpaksa harus digugurkan untuk menyelamatkan 2 bayi lainnya.GLOBAL

Melihat 6 Pedang Nabi Muhammad SAW di Sidoarjo

pedang1Sidoarjo -Menyambut Bulan Ramadan, 6 pedang Nabi Muhammad SAW dipamerkan di Convention Hall Sunsity Mall, Sidoarjo. Pameran itu dibuka mulai tanggal 14 Agustus-24 September 2009 mendatang.

Pameran itu mendapat perhatian dari masyarakat luas. Tidak hanya dari Sidoarjo tapi juga warga luar kota Sidoarjo. Anak-anak, remaja hingga orang dewasa ingin melihat dari dekat pedang dan benda peninggalan nabi terbesar dalam sejarah Islam.

Pameran bertema The Greatest Sword of Prophet Muhammad SAW itu disajikan dalam dua ruangan. Ruangan yang pertama pengunjung disuguhi film durasi 10 menit. Film tersebut bercerita tentang sejarah Islam. Serta bagaimana pedang-pedang milik Nabi Muhammad SAW berada di museum Istana Topkapi, Istanbul, Turki.

Dalam pameran itu pedang yang dibawa berjumlah 6 dari 9 pedang milik Nabi Muhammad SAW. Pedang yang mendapat perhatian cukup besar adalah pedang Al-Ma’Thur dan Al-Qadib. Kedua pedang itu merupakan pedang yang menunjukkan kebesaran Nabi Muhammad yang tidak pernah menggunakan untuk perang.

Pedang Al-Ma’Thur merupakan pedang warisan dari ayahanda Nabi Muhammad. Sedangkan Al-Qadib pedang yang mempunyai panjang 100 centi meter dan digunakan Nabi Muhammad menerima tamu kenegaraan.

Pasangan suami istri dari Tanggulangin, Rudi Susanto dan Dewi Apriliani mengaku kalau keduanya terharu bisa melihat pedang milik Nabi Muhammad SAW. Hati keduanya bergetar.

“Saya tiba-tiba merinding,” kata Rudi yang diamini oleh istrinya Dewi kepada
detikRamadan, Selasa (18/8/2009).

Perasaan yang sama juga dirasakan oleh penjaga pameran Arif Djamiko. Dia merasakan aura yang berbeda ketika menjaga pedang tersebut. Dia merasa tenang.

“Saya pikir hanya saya yang merasakan aura yang berbeda tapi ternyata pengunjung
yang lain juga merasakan hal yang sama,” ungkapnya.

Selain pedang yang dipamerkan, sandal yang digunakan saat perang badar, tongkat yang digunakan saat berkhotbah, busur panah dari bambu yang didapatkan dari salah satu kaisar di China yang selalu dibawa saat perang, serta blue screen atau cetak telapak kaki nabi yang diambil dari Masjidil Aqhsa di Madinah, Arab Saudi. (wln/nwk)

Enam pedang nabi tersebut bernama Dzu Al Faqar, Al Qadib, Al Rasub, Al Battar, Al Ma'thur, dan Al Qol'i.

Enam pedang nabi tersebut bernama Dzu Al Faqar, Al Qadib, Al Rasub, Al Battar, Al Ma'thur, dan Al Qol'i.

Selain pedang, dipamerkan juga busur panah dan terompa (alas kaki) Nabi Muhammad saat berjalan dari masjid Al Aqsa.

Selain pedang, dipamerkan juga busur panah dan terompa (alas kaki) Nabi Muhammad saat berjalan dari masjid Al Aqsa.

Pameran ini merupakan hasil kerja sama Piramid Commucation dengan Kedutaan Besar Turki.

Pameran ini merupakan hasil kerja sama Piramid Commucation dengan Kedutaan Besar Turki.

Telapak kaki Nabi Muhammad SAW. Koleksi yang dipamerkan dalam acara ini beberapa di antaranya bukanlah barang asli, melainkan hanya replika.

Telapak kaki Nabi Muhammad SAW. Koleksi yang dipamerkan dalam acara ini beberapa di antaranya bukanlah barang asli, melainkan hanya replika.

 Para pengunjung tampak antusias. Tiket masuk ke ruang pamerang dibandrol Rp10.000 untuk setiap pengunjung.

Para pengunjung tampak antusias. Tiket masuk ke ruang pamerang dibandrol Rp10.000 untuk setiap pengunjung.

sumber : http://ramadan.detik.com/read/2009/08/18/183712/1185189/627/melihat-6-pedang-nabi-muhammad-saw-di-sidoarjo