Jin Ketambe Lepas Jasad Adi


ketambe_jungle_campingground1Ritual Wirid Pengajian Dilakoni

Kutacane – Keangkeran Ketambe memang sudah dikenal sejak dahulu. Bukan hanya di Sungai Alas,tapi gunung dan jalan raya yang membelah gunung Leuser ini juga dikenal sangat angker.

Tali pemandu perahu yang digunakan putus, menurut sejumlah warga sangat tidak masuk diakal. Menurut mereka tidak mungkin tali pengaman yang terbuat dari rantai besi itu putus karena tali ini merupakan safety (pengaman) terbuat dari kabel baja yang melintang di atas Sungai Alas.

“Sungguh tak masuk akal, karena talinya dari besi. Ini diluar dugaan dan ada unsur mistisnya,” ujar Anto warga sekitar.

Terlepas masuk akal atau tidak, empat mahasiswa dari Universitas berbeda itu sudah terjungkal ke air. Dua orang korban dinyatakan tewas.

Kepala Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Arwin kepada Metro Aceh menuturkan warga sudah maksimal mencari korban dan akhirnya berhasil menemukan.

Upaya pencarian melibatkan paranormal untuk menjinakkan penunggu Sungai Alas. Disebut-sebut kalau jin penghuni gunung dan sungai marah, karena para korban masuk tanpa permisi.

Bukan hanya itu saja, salah seorang diantara mahasiswa dengan ciri-ciri putih, tinggi dan mata agak menonjol sangat takabur di dalam Hutan Ketambe tersebut.

Orangutan di hutan Ketambe

Orangutan di hutan Ketambe

Paranormal juga mengatakan, kalau penghuni Ketambe meminta agar warga serta pengunjung lainnya menyediakan sesajen berupa ayam Panggang, pulut kuning dan air putih satu gelas.

Sebelum dimulai pencarian oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga, ritual dengan menyuguhkan permintaan penghuni Ketambe dilakukan di lokasi kejadian. Bahkan wirid Yasin juga sudah dilaksanakan di rumah kepala desa.

“Kita minta dengan dilakukannya ritual ini sesuai dengan arahan para normal dan dengan dilaksanakannya pengajian di rumah kepala desa. Upaya pencarian Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil,” kata Arwin Kepala Desa Ketambe.

Sementara dari pihak keluarga Adi Syahputra sendiri juga meminta bantuan dari paranormal di Meulaboh. Dari hubungan pertelepon dengan abang ipar Adi, yang berada di Kutacane mengatakan bahwa para normal di Meulaboh mengatakan kalau Adi tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

“Kata para normal yang di Meulaboh, Adi tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Pencarian difokuskan sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan,” Kata Syafrizal dan Raziallah abang ipar korban.

Ditemukan Membusuk 3 KM Dari TKP Awal
Hari ketiga Pencarian terhadap Adi Syahputra (23) yang hanyut di Sungai Alas akhirnya membuahkan hasil, Selasa (16/6) siang sekitar pukul 15.00 WIB. Secara tidak sengaja warga Desa Suka Rimbun menemukan jasad korban dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Lima orang anak sedang mencari kayu bakar di dalam sungai dikejutkan dengan baju yang ikut tertarik bersama kayu. Hal ini selanjutnya dilaporkan ke warga sekitar.

Bersama warga, Kepala Desa Suka Rimbun Saparuddin (32) menuju lokasi dimaksud. Selanjutnya tiga penduduk lalu mengangkat jenazah dan mengevakuasinya ke darat.

Keluarga, rekan dan aparat terkait turun ke lokasi temuan mayat. Dipastikan kalau jasad tersebut adalah tubuh Adi Syahputra warga kecamatan Merbo Aceh Barat yang sedang mengadakan penelitian di Ketambe. (amn)rakyataceh.com

sumber Photo : http://www.ketambe.com/ketambe_trekking.html

    • wahyu am
    • Juni 18th, 2009

    minta sesajen ❓

    hiii, ngeriii

  1. Juni 17th, 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: