Arsip untuk Mei 14th, 2009

Terlalu Lama Rilis Album Eminem Mau Bunuh Diri

Dikarenakan sudah terlalu lama tidak mengeluarkan album baru dan banyaknya masalah yang menimpa rapper Eminem, kabarnya ia mencoba bunuh diri.

Seperti diketahui, pelantun ‘We Made You’ itu akan segera merilis album barunya ‘Relapse’,  setelah tiga tahun ‘vakum’ dari dunia musik yang ia geluti.

Selebihnya diberitakan kalau ia mempunyai masalah terhadap ketergantungan alkohol dan obat-obatan terlarang.

“Saya hanya ingin menjaga diri saya sendiri, terkadang perasaan menyerah itu datang dan tiba-tiba saya merasa berada ditempat yang gelap. Saya ingin kembali kezaman dahulu dimana saya mengawali karir, beberapa tahun belakangan ini sangat buruk untuk saya.”

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara bersama radio BBC ‘Friday Night With Jonathan Ross’ kemarin, Eminem juga telah merencanakan keinginannya untuk mengadakan tour keliling eropa ditahun 2005 lalu, sayangnya sebelum keinginan itu terwujud ia hampir saja tewas karena overdosis.

“Dokter pribadi saya telah memberikan pil misterius yang mana pil itu adalah methadone, dan pil itu hanya digunakan untuk menghentikan orang yang kecanduan heroin.”

Dan yang pasti, saat ini Eminem hanya merasakan seperti anak kecil yang sedang kecanduan mainan baru yaitu rap.

“Rap adalah obat saya, dengan rap saya menjadi tinggi dan dengan rap pula saya diberhentikannya. Sekarang saya diistirahatkan olehnya, dan rap juga sedang membawa saya bangkit.” (MNC/Ezz)RILEKS.COM

15 maksud CAPTCHA paling aneh

Anda pasti sering melihat CAPTCHA ketika browsing di Internet, CAPTCHAs berubah dari gambar huruf dan angka yang digunakan untuk mencegah penggunaan website otomatis/bots. Mereka secara otomatis akan mengacak huruf dan angka yang akan keluar, tapi kadang-kadang mereka sepertinya akan “mengatakan” sesuatu; lain nya ada yang mustahil untuk dibaca.

CAPTCHA sendiri diciptakan oleh Moni Naor, dan mulai dikembangkan tahun 1997 oleh Andrei Broder untuk mencegah atau memastikan bahwa yang masuk bukan sundel bolong bot melainkan manusia,keterangan  lebih lanjut ada di sini.

Berikut ini adalah kumpulan CAPTCHA dan tes paling aneh  terhadap spam bots :

01. RETARDsumber

02.

NO - DICK, taukan maksudnya apa ?

NO - DICK, taukan maksudnya apa ?

sumber

03.

Ayo katakan yang keras !

Ayo katakan yang keras !

sumber

04.

Yang ini anti Yahudi banget

Yang ini anti Yahudi banget

sumber

05.

maksudnya apa ?

maksudnya apa ?

sumber

06.

lebih manarik bukan ?

lebih manarik bukan ?

sumber

07.

yang ini paling sulit, teks nya apa ya ?

yang ini paling sulit, teks nya apa ya ?

sumber

08.

(_|_)

(_|_)

sumber

09.

Sudah bisa ditebak, pasti yang ngisi banyak yang gagal

Sudah bisa ditebak, pasti yang ngisi banyak yang gagal

sumber

10.

Buat anda yang suka menghitung, silakan gabung disini. 8-)

Buat anda yang suka menghitung, silakan gabung disini. 😎

sumber

11.

Aje Gile, yang ini pasti berhadiah, siapa yang bisa ngisi dan lolos pasti dapat hadiah . . wk wk wk wk

Aje Gile, yang ini pasti berhadiah, siapa yang bisa ngisi dan lolos pasti dapat hadiah . . wk wk wk wk

sumber

12.

Ngisinya emang bener-bener Dellliiciouss........

Ngisinya emang bener-bener Dellliiciouss........

sumber

13.

yang ini khusus buat orang-orang yang bisa membaca tulisan Braille

yang ini khusus buat orang-orang yang bisa membaca tulisan Braille

sumber

14.

kalau di kita mirip "ayam kampus"

kalau di kita mirip "ayam kampus"

sumber

15.

Waduh kalau ini apa ya ??

Waduh kalau ini apa ya ??

Bukan Sandang dan Pangan, Tapi Gedung Senam yang Akan Diperjuangkan Venna Melinda

venna-melinda-300x210JAKARTA | SURYA.CO.ID – Venna Melinda menjadi salah satu artis yang melenggang ke gedung DPR di Senayan melalui jalur Partai Demokrat. Artis yang belakangan dikenal sebagai instruktur senam itu pun berjanji akan memenuhi permintaan konstituennya.

Konstituen Puteri Indonesia tahun 1994 itu umumnya ibu-ibu. Permintaan mereka antara lain dibuatkan gedung senam. ”Saat bertemu ibu-ibu, mereka mengungkapkan sulitnya mengatur keuangan rumah tangga. Banyak di antara mereka juga minta tempat senam,” kata Venna di tempat olahraga boling, di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/5) malam.

Artis yang terkenal lewat sinetron Bella Vista dan Tersanjung 5, ini menganggap permintaan kaum ibu masih dalam batas kewajaran. ”Mungkin lantaran para ibu rumah tangga ini pengin hidup sehat dan selalu tampil bagus untuk suami dan keluarganya. Karena itu saya akan memperjuangkan keinginan mereka di parlemen,” ucap Venna lagi.

Kesuksesan Venna menjadi anggota DPR diakuinya lebih karena keartisannya. Sebab, ia hanya melakukan kampanye lima minggu dengan berkeliling di Dapil 6 Jatim yang meliputi Kediri, Tulunganggung, dan Blitar. Selain itu Vena hanya dibantu sang suami, Ivan Fadilla Soedjoko, dan mamanya. ”Saya beruntung masih sering muncul di televisi dengan dunia senam saya,” ucap artis kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 20 Juli 1972 ini.

Selain terus mengeluti dunia senam, Venna juga telah meluncurkan buku berjudul Venna Melinda’s Guide to Good Living. ”Tapi biar sukses jadi anggota legislatif, saya tetap akan menomorsatukan keluarga. Selain itu saya akan tetap senam meski belum tentu dilakukan pagi hari,” ujar ibu Verol Bramasta dan Atala Noval ini. warta kota

Dukun Dilibatkan Kejar Tahanan LP Pakam

LUBUKPAKAM-POLISI dan petugas LP Lubukpakam tampaknya kelimpungan mengendus keberadaan Tohari (40). Sampai-sampai tenaga orang pintar alias dukun, dilibatkan dalam pengejaran tahanan yang kabur sejak akhir pekan lalu (9/5) itu.
Sayangnya sejak soal tahanan kabur ini diberitakan, pihak Lapas Lubukpakam terkesan menutup diri pada POSMETRO MEDAN, termasuk Kalapas. Namun informasi soal upaya penangkapan yang memakai bantuan jasa dukun itu, diamini seorang sumber yang bertugas di LP.

Masih soal pengejaran Tohari, lanjutnya, mereka juga meminta bantuan pihak kepolisian Polres Deliserdang dan Kejari Lubukpakam, termasuk keluarga Tohari. “Tapi sampai tadi (Rabu,13/5), kita belum berhasil mengetahui keberadaannya,” ujar petugas Lapas yang meminta identitas lengkapnya tidak dikorankan.

Dibeberkannya, Tohari ditengarai kabur lantaran tidak terima dengan proses yang kesannya diperlambat untuk dilimpahkan ke pengadilan. Informasi yang dihimpun, lamanya proses itu karena Tohari berjanji akan mengembalikan uang 87 juta yang awalnya diakui dilarikan perampok itu.

“Kasus memang sengaja diperlambat untuk dilimpahkan. Kalau Tohari sudah mengembalikan, pihak perusahaan juga akan mau berdamai dengannya. Itu yang saya dengar,” sebut sumber.

Keluarga Minta Tohari Serahkan Diri

Bebasnya Tohari secara illegal dari dalam LP Lubukpakam, sangat disayangkan pihak keluarganya. Seperti disebutkan saudara iparnya yang bermarga Sembiring, sikap Tohari itu justru akan memperumit persoalan yang sedang menimpa.

“Baiknya Tohari segera serahkan diri. Biar permasalahan yang dialaminya bisa cepat selesai. Jika Tohari bersikeras tetap melarikan diri, maka jelas kan merugikan dirinya sendiri. Pasalnya, sampai kapan pun Hukum akan tetap mengejar Tohari guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ketus Sembiring.

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruruh Wicaksono Sik di tempat terpisah mengatakan, pihaknya memang sedang mengejar keberadaan Tohari. Salah satu upayanya, polisi kini sedang menyebar informan sebanyak-banyaknya.

“Tapi memang belum ada informasi yang jelas soal keberadaan si pelaku ini. Agar pekerjaan lebih mudah, kita juga berharap bantuan dan peran serta masyarakat, juga keluarganya. Jika tahu, tolong informasikan,” pinta Ruruh.

Sekedar mengingatkan, bapak dua anak yang tinggal di Desa Limau Mungkur itu berhasil melarikan diri dari pengawalan 2 petugas keamanan Lapas yang membawanya ke lokasi kolam ikan miliknya, Sabtu (9/5) lalu.

Petugas LP Diproses

Kebobolan tahanan kabur, memaksa Tim Kadiv Pas Depkum dan HAM Sumut memproses Kalapas Lubukpakam Thurman Hutapea SH beserta bawahannya. “Atas kelalaian itu, kita langsung menindak lanjutinya. Kemarin kita sudah mintai keterangan pihak terkait, apa sebenarnya yang terjadi,” Kepala Devisi Pemasyarakatan(Kadiv Pas) Sugihartoyo BcIp pada POSMETRO MEDAN.

Namun informasi yang sempat dienduskan sebelumnya disayangkan Sugihartoyo. Katanya, tahanan yang kabur itu bukan disuruh Kalapas untuk mencari ikan mas, melainkan diberikan ijin untuk pulang ke rumahnya selama satu hari untuk melayat bibinya yang meninggal dunia.

Karena petugas Lapas yang mengawal yang hanya seorang ditugaskan bertindak lalai, Tohari memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur. “Jadi tidak benar karena disuruh mencari ikan mas di kolamnya,” sebut Sugihartoyo bernada kesal.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan pengusutan kasus ini. Jika nantinya terbukti bersalah, maka sesuai PP 30 tahun 1980, petugas yang terkait akan dikenakan sanksi. “Ringan, sedang dan berat, kita lihat saja nanti,” ujarnya. (syahrul/pasta)POSMETRO-MEDAN.COM

Risal Satiaputra, Dokter Indonesia di Tim Operasi Face-off Pertama Amerika

img14052009178621

Foto: Getty Images

Sebelum Connie, Pernah Tangani Pasien Ingin seperti Angelina Jolie

Setelah upaya puluhan tahun, akhirnya operasi perbaikan wajah (face-off) pertama di AS sukses dilakukan di Cleveland Clinic, Ohio, pekan lalu. Nama Indonesia ikut harum dalam momen bersejarah itu. Sebab, dari 20 dokter yang terlibat, terdapat dokter asal Sulawesi Utara.

AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta
———————————————-

MESKI baru saja terlibat dalam peristiwa medis bersejarah di negara yang memimpin perkembangan ilmu kedokteran, Risal Satiaputra Djohan, 43, terkesan sangat bersahaya. Beberapa kali wartawan koran ini menghubungi untuk wawancara, bapak dua anak itu melayani dengan ramah. Risal dengan akrab melayani pertanyaan yang diajukan. Bahkan, kadang dia menjawab dengan merendah.

Soal prestasi monumentalnya terlibat dalam tim yang melakukan operasi face-off pertama di Amerika Serikat, itu misalnya. Dia menolak kalau kesuksesan operasi itu karena perannya. “Ah, enggak. Itu kan pekerjaan sebagai tim. Tidak hanya saya yang mengoperasi si Connie (Connie Culp, pasien face-off, Red),” ujar Risal dalam bahasa Indonesia yang jelas.

Operasi terhadap Connie memang menjadi perhatian besar di Amerika. Connie adalah pasien yang mengalami kerusakan wajah hebat akibat ditembak suaminya dari jarak dekat lima tahun silam. Dia berhasil ditransplantasi dengan muka perempuan yang telah meninggal. Operasi itu dilakukan lima bulan lalu di Klinik Cleveland, Ohio. Pada Selasa (5/5) pekan lalu, Connie untuk kali pertama muncul di depan publik setelah sekian lama identitasnya dirahasiakan.

Dipimpin dr Maria Siemionow, tim dokter yang di dalamnya termasuk Risal, melakukan operasi selama 22 jam. Tim dokter mengganti 80 persen bagian wajah Connie dengan tulang, otot, saraf, kulit, dan pembuluh darah pedonor. Dia baru keluar rumah sakit pada 5 Februari lalu, tapi tetap berkonsultasi dengan dokter.

Bagaimana Risal bisa bergabung dalam tim dokter bedah terbaik di AS? Risal memang mengawali sekolahnya di SD dan SMP Ora et Labora Kebayoran Baru. Lulus dari situ, lelaki kelahiran Jakarta itu melanjutkan ke SMA Pangudi Luhur di Jakarta. Setelah itu, barulah dia merantau ke Amerika pada 1986.

Di negeri rantau yang jauh dari orang tua dan saudara, Risal berjuang habis-habisan. Dia mengerahkan seluruh upaya untuk menjadi yang terbaik di dunia kedokteran AS. Pada tahun pertama, Risal menempuh studi di Santa Fe Community College dan langsung melanjutkan ke University of South Florida jurusan Medical Technology Program pada 1989.

Ijazah dari dua universitas kedokteran bergengsi di AS itu tak membuat pria kelahitan Jakarta 15 Oktober 1965 tersebut cepat puas. Tamat dari University of South Florida, Risal terus memburu ilmu dengan mengambil spesialisasi Reconstructive Microsurgery Fellow dan Plastic and Reconstructive Surgery Resident di University of Chicago Hospitals pada 2000 hingga 2002. Nah, setelah lulus dari dua kelas spesialisasi itulah Risal baru praktik di Cleveland Clinic.

Kini, sudah enam tahun Risal bekerja di klinik tersebut. Sudah banyak operasi bedah plastik yang dia tangani. “Lupa, ada berapa. Yang jelas, banyak sekali. Belum lagi research. Pokoknya nggak terhitung,” katanya.

Selain melakukan operasi bedah untuk korban kecelakaan seperti Connie, Risal sering menerima pasien untuk bedah kosmetik. Mereka biasanya orang-orang yang ingin mengubah bentuk wajah dan tubuhnya agar terlihat lebih menarik. Pernah, Risal mendapat pasien yang ingin wajahnya mirip bintang Hollywood Angelina Jolie. Suami Bradd Pitt yang memang dikenal superseksi itu ingin ditiru bentuk bibir dan rahangnya. “Kalau kami bisa, ya akan kami layani. Kalau tidak bisa, kami tolak dengan baik-baik,” katanya.

Karena reputasinya terjaga, karir Risal di Cleveland Clinic terus menanjak. Dari dokter spesialis biasa kini dia dipercaya menjadi kepala pendidikan untuk Plastic Surgery dan kepala bidang Microsurgery and Breast Reconstruction (untuk penderita kanker payudara). Tak hanya itu, jam terbang serta kualitas hasil kerja Risal akhirnya juga menarik perhatian dr Maria Siemionow. Atasan Risal ini tak ragu sedikit pun ketika mengajaknya bergabung dalam tim dokter terbaik untuk melakukan operasi paling rumit di Amerika.

Setelah sukses memulihkan wajah Connie yang sebelumnya hancur hampir 80 persen, lulusan terbaik ke-20 dari The Chicago Medical School
itu mengakui mendapat banyak respons, baik dari sesama kolega dokter di Amerika maupun rekan-rekan lamanya di tanah air. “Kakak saya yang tinggal di Jakarta juga memberi tahu. Katanya nama saya terkenal dan banyak dimuat koran di Indonesia,” ujarnya sambil tertawa kecil. Tak hanya mengontak, kakak Risal juga memindai berita yang dimuat di Jawa Pos dan mengirimkannya ke Risal melalui e-mail.

Berita kesuksesan operasi itu pun membuat teman SD, SMP, dan SMA Risal yang tak pernah mendengar kabar lelaki berdarah Sulawesi Utara itu jadi tahu. Mereka turut bangga akan prestasi teman masa kecilnya itu. “Mereka kirim e-mail dan mengaku ikut bangga, saya kaget” kata peraih gelar Magna Cum Laude dari lulusan University of South Florida jurusan program sarjana Science in Biology itu.

Dengan semua prestasi itu, adakah niat Risal untuk kembali ke Indonesia” Ketika wartawan koran ini menanyakan itu, Risal tertawa kecil. “Sepertinya belum ada pikiran ke sana,” ujarnya. Risal merasa waktu enam tahun di Cleveland Clinic belum apa-apa. Dia ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman di negeri pimpinan Barack Obama itu. Lagi pula, kata dia, kalaupun harus kembali ke Indonesia, dia juga bingung akan melakukan apa. “Mau melakukan apa di Indonesia kan belum jelas. Jadi, lebih baik di sini saja. Sudah jelas peran dan posisi saya,” katanya.

Selain itu, kata Risal, untuk pindah ke Indonesia, dirinya juga harus mempertimbangkan pendidikan anak-anaknya. Mereka masih duduk di bangku sekolah. “Kalau mereka sudah lepas dari sekolah, mungkin bisa berpikir ke arah sana. Sekarang tidak dulu lah,” ujarnya.

Membina rumah tangga dengan Linda Djohan, mahasiswi satu kampus asal Jakarta, Risal dianugerahi Michelle Djohan dan Melissa Djohan. Michelle kini duduk di SMA kelas 1 dan Melissa di SMP kelas 2. “Meskipun besar di AS, saya mendidik mereka dengan adat Timur,” ujar Risal.

Di rumah Risal dan Linda juga mengajari anak-anaknya untuk berbahasa Indonesia dengan baik. Begitu pula norma-norma Timur yang dia anut. Apalagi, mertua Risal (orang tua Linda) juga tinggal satu atap dengannya di Devonshire Oval, Westlake, Ohio. “Mertua juga ikut membantu mendidik anak-anak,” katanya. (*/kim)

Grafis:
Nama: Risal Satiaputra Djohan, M.D.
Alamat: 29639 Devonshire Oval Westlake, OH 44145
Tempat tanggal lahir: Jakarta, 15 Oktober 1965

Pendidikan
UNIVERSITY OF CHICAGO HOSPITALS
Reconstructive Microsurgery Fellow        August?December 2002
Plastic and Reconstructive Surgery Resident    July 2000-2002
Burn Fellow                        July 1999-2000

COLUMBUS/ST. JOSEPH MEDICAL CENTER, CATHOLIC HEALTH PARTNERS
Categorical Surgery Resident            June 1994-1999
Two consecutive years of Chief Resident

UNIVERSITY OF HEALTH SCIENCES/THE CHICAGO MEDICAL SCHOOL
Medical Doctor                        June 1990-June 1994
Class Rank: 20/170, AOA

UNIVERSITY OF SOUTH FLORIDA
Student of Medical Technology Program        August 1989-May 1990
Bachelor of Science in Biology
(Premedical Program) Magna cum Laude Honors    April 1989

SANTA FE COMMUNITY COLLEGE
Associate of Arts in Biology                December 1986
Honors graduate

SMA Pangudi Luhur, Jakarta
SMP Ora et Labora, Kebayoran Baru, Jakarta
SD Ora et Labora, Kebayoran Baru, Jakarta

JPNN

Antijomblo dengan Bra Pemburu Suami

marriage hunting bra

marriage hunting bra

TOKYO – Kian banyaknya perempuan yang betah melajang menginspirasi sebuah perusahaan produsen bra melakukan inovasi. Mereka menciptakan konkatsu bra atau marriage hunting bra untuk memotivasi perempuan berkeluarga.

Bra keluaran Triumph International itu dilengkapi alat penghitung mundur digital yang bisa diatur sesuai dengan target waktu pernikahan penggunanya. Dua indikator digital terletak di bawah cup bra. Sebelah kanan menunjukkan usia pengguna sekarang, sedangkan satunya menunjukkan target umur yang ingin dikejar untuk menikah.

Setiap hari indikator digital itu akan menghitung mundur hingga sebuah penikahan yang sempurna terjadi. Nanti, ketika cincin pernikahan sudah dimasukkan ke slot di antara kapnya, akan terdengar lagu mars pernikahan sebagai tanda sebuah perayaan suci. Sebuah moto penyemangat juga tertera di bra yang dirilis kemarin (13/5) di Tokyo Ryutsu Center, Jepang. ”Ayo berburu suami, sekarang!”

Selain fitur digital, bra unik itu dilengkapi sebuah bolpoin dan stempel yang akan digunakan untuk mengisi formulir syarat pernikahan.

Perancang bra tersebut menyatakan terinspirasi oleh buku best seller karya Toko Shirakawa, Konkatsu-Jidai atau Waktunya Memburu Pernikahan. Buku itu mengisahkan banyaknya wanita usia 30-40 tahun yang susah mencari teman hidup untuk menikah.

Data statistik terbaru menunjukkan, 47 persen laki-laki dan 32 persen perempuan berusia 30-an tahun belum menikah. Angka tersebut menegaskan bahwa kelompok orang yang lebih fokus terhadap karir daripada membentuk sebuah keluarga terus meningkat. Selain itu, masyarakat melihat pernikahan sebagai sebuah pilihan pribadi, bukan bagian penting dari kehidupan. (cak/ami)JAWA POS

Berlian Senilai Rp 87 Miliar Terjual

Berlian Rp. 87 Miliar

Berlian Rp. 87 Miliar

Balai lelang Sothebys di Jenewa, Swiss, baru-baru ini, berhasil menjual sebuah cincin berlian seharga Rp 87 miliar. Beratnya 7,03 karat. Berlian indah tersebut jatuh ke tangan pembeli yang belum diketahui jati dirinya.

Berlian biru itu sudah mempesona sejak ditemukan setahun silam di Afrika Selatan. Tak heran perhiasan tersebut menjadi primadona. Walau sudah laku terjual, pihak Sotheby khawatir cincin berlian itu hanya akan menjadi penghuni lemari besi. Bila itu terjadi, tak banyak orang yang bisa menikmatinya lagi.(OMI)LIPUTAN6.COM