Arsip untuk Mei 1st, 2009

Yang cowok 1 kaki yang cewek 1 tangan,menari balet bersama

Hebat euy…

Gila…Polisi Dirampok!

Anggota Kepolisian Sektor Perak, Jombang, Jawa Timur (Jatim),  Aiptu Samsul Huda dirampok, uang tunai Rp 200 juta yang baru diambil dari BRI Jombang pun melayang, sementara Samsul selamat meski ditembak dua kali.

Perampokan tersebut terjadi di Jalan Adityawarman Jombang, Jumat (1/5). Saat itu, Samsul Huda dalam perjalanan dari mengambil uang di BRI. Sekitar satu kilometer dari bank, tiba-tiba ban kiri belakang mobil Toyota Innova yang dikendarainya pecah. Samsul keluar mobil untuk melihat kondisi ban. Pada waktu bersamaan, dua orang dengan mengendarai sepeda motor menghampiri dan menodongkan pistol kepadanya. Diduga pelaku telah membuntuti Samsul sejak keluar dari bank.

Setelah ditodong, Samsul disuruh menyerahkan tas berisi uang yang ada di dalam mobilnya. Namun, ia ngotot tidak ingin menyerahkan tas berisi uang miliknya sehingga sempat terjadi aksi tarik-menarik antara korban dan pelaku.

Salah satu pelaku melepaskan tembakan ke arah Samsul sebanyak dua kali, tetapi Samsul bisa mengelak meski sempat terserempet peluru di bagian celananya sehingga sobek.

Polisi dari Polres Jombang dan Polsek Kota langsung melakukan olah TKP dan memberi garis polisi mobil Kijang Innova yang masih berada di pinggir jalan dengan kondisi ban belakang kiri tampak gembos, akibat tancapan paku.

“Sampai saat ini, kami masih ingin mendalami kasus tersebut untuk diselidiki, termasuk memintai keterangan para saksi,” kata Kepala Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jombang, Ajun Komisaris Bobby Tambunan saat dikonfirmasi.

Dari lokasi kejadian, katanya, polisi menemukan sebuah proyektil tak jauh dari mobil Innova warna silver S 1700 Z milik Samsul Huda.

Petugas juga telah membawa Samsul Huda dan barang bukti berupa mobil ke Polres Jombang, guna pemeriksaan lebih lanjut. Adapun untuk melakukan pengejaran, polisi telah melakukan pemblokiran jalan di sejumlah titik rawan yang diduga sebagai pintu keluar pelaku dari Jombang. ant SURYA.CO.ID

Bocah Jenius Termuda, Setingkat di bawah Einstein

Daily Mirror

BOCAH ini baru berumur dua tahun empat bulan, tepatnya 845 hari. Namanya Elise Tan Roberts. Ia resmi masuk sebagai anggota Mensa, mengalahkan Ben Woods. Ben masuk jadi anggota Mensa pada usia 1.035 hari tahun 1990.

Mensa merupakan kelompok masyarakat yang memiliki intelijen tinggi atau jenius. Kelompok yang berpusat di Inggris ini menjaring orang-orang jenis.

Intelijen atau IQ Elise Tan hanya sedikit di bawah sang jenius Albert Einstein. Ia sudah bisa bicara pada usia lima bulan, sudah bisa berjalan di usia delapan bulan. Kini, Elise sudah bisa menghapal 35 ibu kota di dunia.

“Ia sangat pandai bicara. Kami tak pernah mengajarinya. Kami tak tahu darimana ia menghapal kota-kota di dunia ini. Dia kelihatannya sangat senang belajar,” kata sang ibu yang berusia 28 tahun, Louise kepada Daily Mirror.

Mensa pun mengakui bahwa Elise merupakan anggota termuda, mengalahkan Ben Woods yang sudah memegang rekor anggota termuda hampir dua dekade.

Tahun 2007, ada anggota muda tapi belum mengalahkan Ben Woods. Namanya Georgia Brown. Ia masuk jadi anggota Mensa pada usia 1.041 hari, sementara Woods 1.035 hari.

Berapa IQ Elise Tan. Menurut Mensa, Elise memiliki IQ 156. Sangat jenius. Pengujian IQ Elise dilakukan dengan standar Stanford-Binet Intelligence Scale tes. Sekadar berpandingan, Einstein memiliki IQ 160.

ELISE Tan Roberts dinobatkan sebagai bocah paling cerdas di Inggris, setelah dia masuk sebagai anggota termuda Mensa. Mensa merupakan semacam paguyuban masyarakat jenius.

Harian Daily Mirror mengangkat Elise sebagai berita utama atau headline. Koran ini secara khusus mewawancara Elise selama beberapa jam, untuk melihat kecepatannya dalam memberikan reaksi. Ia ternyata sangat percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan. Ia juga bisa menghitung sampai 10 dalam bahasa Spanyol.

Dengan IQ 156, Elise sudah mengalahkan Carol Vorderman yang memiliki IQ 154. Hanya empat poin di bawah IQ Albert Einstein.

Untuk mengurusi Elise, Louise dan suaminya, Edward (34), justru berlaku biasa saja. Mereka tak pernah membedakan Elise dengan teman-temannya. Louise dan Edward justru menciptakan suasana yang menyenangkan agar tak membebani Elise.

Suatu saat, Elise didudukan dan diberi tahu beberapa soal. Ternyata, Elise mengingatnya dengan sempurna.

Professor Joan Freeman, seorang psikolog pendidikan, pun mengagumi memori yang dimiliki Elise. “Anak ini luar biasa, terutama ingatannya,” kata Prof Freeman.

Elise tetap gemar bermain boneka, berjoget kala mendengar musik yang disukainya. Acara TV yang disukai adalah Mickey Mouse Club dan Super Why. Yang berbeda adalah ketika Elise mulai menanyakan sesuatu dan selalu mengingat detail dari penjelasan orangtuanya.
Ia pernah bicara dengan rumput. Ia sering bertanya-tanya kepada bunga.

Ia selalu melayani orang-orang yang baru dikenalnya. Penampilannya menyenangkan. Ini yang membedakan dengan anak-anak seusianya.

Di sekolah anak-anak atau playgroup, ia sering mengajari rekan-rekannya. Elise selalu hati-hati.
“Biasanya anak-anak tak mengerti bahaya saat berada di tangga. Tapi Elise selalu mengingatkan teman-temannya untuk hati-hati. Kami tak tahu bagaimana ia tahu hal-hal seperti itu,” kata Louise. (Sigit Setiono) WARTAKOTA

Bawahan Obama Terjangkit Flu Babi

Seorang pejabat pemerintahan Presiden AS Barack Obama diyakini telah terjangkit flu babi (flu H1N1). Dia juga telah menularkannya ke keluarganya. Bawahan Obama itu ikut serta dalam kunjungan Obama ke Meksiko belum lama ini.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu merupakan pegawai Departemen Energi. “Dia mengalami gejala-gejala seperti flu sehubungan dengan dengan pekerjaannya di Meksiko,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs.

“Dia tercatat sebagai diduga terkena H1N1 tipe A,” kata Gibbs kepada wartawan di Washington seperti dilansir harian Telegraph, Jumat (1/5/2009).

Pria tersebut beserta istrinya, putranya dan keponakan laki-lakinya telah diperiksa atas dugaan virus flu mematikan itu. Namun mereka hanya mengalami gejala-gejala ringan hingga menengah. Mereka bahkan telah sembuh tanpa harus dirawat di rumah sakit.

Diimbuhkan Gibbs, Presiden Obama tidak mengalami gejala flu apapun. Pria tersebut mulai merasa sakit pada 16 April lalu saat dia menghadiri makan malam dengan Obama.

“Dia ditanyai secara spesifik apakah dia pernah berada dalam enam kaki dengan presiden, jawabannya tidak,” tutur Gibbs. Bawahan Obama itu juga tidak ikut dalam penerbangan pesawat kepresidenan Air Force One.DETIKOM

Wow, PDIP Sementara Peringkat 1 Unggul Atas Demokrat

Suara Bali dan Jateng Masuk. Perolehan Suara PDIP Unggul Cukup Jauh di Atas Partai Demokrat * Suara PKS Disalib PAN * PDIP Unggul Rekapitulasi Sementara, PD Tak Masalah

Jakarta (SIB)
Sejauh ini telah 31.629.685 suara yang masuk dalam rekapitulasi manual KPU. Pada angka ini, perolehan suara PDIP unggul cukup jauh di atas Partai Demokrat.
Dari data yang disampaikan KPU di Hotel Borobudur, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (30/4) per pukul 12.48 WIB, perolehan suara PDIP mencapai 6.164.486 (19,49 persen).

Sedangkan Demokrat berada di posisi kedua dengan angka 5.403.942 (17,09 persen). Selisih persentase kedua partai ini mencapai 2,4 persen.

Posisi ketiga ditempati oleh Golkar dengan suara 4.475.885 (14,15 persen), disusul PAN dengan suara 2.318.901 (7,33 persen), dan PKS dengan suara 2.133.183 (6,74 persen).

Posisi keenam diduduki oleh PPP yang memperoleh suara 1.742.658 (5,51 persen), disusul PKB dengan suara 1.661.409 suara (5,25 persen), Gerindra 1.409.032 (4,45 persen), dan Hanura 1.129.968 (3,57 persen).
Selisih Hanura dengan urutan berikutnya yang tidak lolos parliamentary threshold (PT) cukup tinggi. Di bawah Hanura bertengger PKPB dengan suara 513.204 (1,62 persen). PKPB merupakan parpol yang tidak lolos PT dengan suara terbanyak.

Menanggapi data tersebut, anggota KPU Endang Sulastri mengatakan, data itu barulah hasil sementara. Karena itu KPU belum bisa memberikan komentar terkait unggulnya suara PDIP yang tidak sesuai dengan hasil tabulasi elektronik KPU dan perhitungan lembaga quick count.
“KPU tidak punya ruang untuk melakukan analisis ini basis partai mana atau apa. Silakan kalau publik ada yang mau melakukan analisis,” ujar Endang.
Sejauh ini KPU telah merekap perolehan suara dari 15 provinsi, yakni Sumatera Barat, Bangka Belitung, DIY, Bali, Bengkulu, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Banten.

CIRUS: Bali dan Jateng Masuk, Tak Aneh PDIP Unggul
Rekapitulasi suara nasional sementara mengunggulkan PDIP di atas Partai Demokrat. Hal ini dinilai wajar karena jumlah suara baru 31,6 juta dan memasukkan Jawa Tengah dan Bali.
“Ngak aneh itu, masih wajar karena baru 30-an persen. Apalagi Bali dan Jawa Tengah sudah dimasukkan,” ujar Direktur Eksekutif CIRUS Surveyors Group (CSG) Andrinof Chaniago saat dihubungi wartawan, Kamis (30/4).
Menurut Andrinof, jika suara telah mencapai lebih dari 50 persen, posisi pasti akan bergeser. Demokrat yang basis pemilihnya tersebar dia yakini akan mengungguli PDIP sebagaimana diprediksikan berbagai lembaga quick count.
“Yang agak ketat memang Jateng sama Bali. Di sana PDIP masih kuat. Tapi nanti kalau sudah 50 persen lewat posisi pasti berubah,” tutur Andrinof.

Per pukul 12.48 WIB, perolehan suara sementara hasil rekapitulasi nasional KPU menampilkan PDIP di posisi puncak dengan 6.164.486 suara (19,49 persen). Demokrat yang menempati posisi kedua berhasil mengumpulkan suara 5.403.942 (17,09 persen). Selisih persentase kedua partai ini mencapai 2,4 persen.
Unggul Sementara, PDIP Minta Tabulasi Online KPU Ditutup
PDIP masih di atas angin dalam peritungan suara manual Pemilu 2009. Partai berlambang banteng ini meminta tabulasi perhitungan suara online KPU dihentikan, karena tidak valid.
“Tadi malam saya sudah ke Hotel Borobudur, saya sudah tahu faktanya. Dari 29 juta suara yang masuk, PDIP memperoleh 19 persen suara,” kata Ketua DPP PDIP Effendy Simbolon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4).

Effendy meminta Presiden SBY memerintahkan KPU untuk menutup perhitungan cepat yang saat ini masih berlangsung. “Saya minta Presiden menyuruh KPU menutup tabulasi online karena tidak valid,” katanya.
Effendy juga mengaku tidak percaya dengan hasil quick count yang digelar sejumlah lembaga survei. Hasil quick count menurutnya tidak valid.

“Mengapa kita terpatri dengan hasil quick count, apa yang bisa menjamin quick count valid, masa bodoh dengan metode quick count,” katanya.
Rekapitulasi Suara KPU, Hidayat Minta KPU Jangan Main-main
Hasil rekapitulasi manual Pemilu 2009 di Hotel Borobudur, Jakarta, suara PKS disalib PAN. Mendengar hasil ini anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nurwahid (HNW) meminta KPU jangan main-main.
“KPU jangan main-main. Kita berharap, KPU bisa selamatkan hasil pemilu yang luar biasa,” ujar HNW di ruang kerjanya di lantai 9 Gedung Nusantara 3 DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4).
Menurut HNW, rakyat sudah terlanjur percaya dengan hasil quick count yang dilakukan oleh lembaga survei. Oleh karena itu, perhitungan manual yang berbeda bisa saja memusingkan rakyat.
“Problemnya rakyat dan politisi sudah terlanjur banyak percaya dengan lembaga survei. Pada hakikatnya orang percaya quick count,” jelas dia.

Meski demikian, HNW menganggap wajar kemenangan PDIP yang hingga kini masih memimpin perolehan suara lewat perhitungan manual.
“Wajar saja partai tertentu unggul di daerahnya yang banyak pemilihnya. Prosesnya belum selesai. Hasil resminya di tangan KPU,” kata mantan Presiden PKS ini.
PDIP Unggul Rekapitulasi Sementara, PD Tak Masalah
Bertolak belakang dengan hasil tabulasi elektronik, penghitungan manual KPU menunjukkan perolehan suara PDIP mengungguli PD. Tapi PD tidak khawatir dan menilainya sebagai hal yang wajar.
“Tidak ada masalah. Wajar kalau sementara PDIP memimpin,” kata Ketua DPP PD Anas Urbaningrum menanggapi hasil yang sementara perhitungan manual hasil Pemilu 2009, Kamis (30/4).
Melonjaknya peringkat PDIP dari peringkat 3 ke peringkat 1 sebab suara yang masuk dan langsung dihitung adalah perolehan dari daerah pemilihan Jawa Tengah dan Bali. Prosentase suara nasional PDIP bahkan bisa bertambah bila perolehan dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sudah masuk.
Empat propinsi tersebut memang merupakan kantong pendukung politik PDIP. Sedangkan PD cukup mantap di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten DKI Jakarta, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan dan sebagainya yang merupakan daerah pemilihan ‘gemuk’.
“Kalau suara dari daerah tersebut sudah direkap, prosentase pasti akan berubah. Prosentase akan bergerak terus, seiring masuk dan selesainya rekap pada dapil-dapil yang lain,” optimis mantan anggota KPU ini.
Hasil sementara perhitungan manual KPU menunjukkan prosentase perolehan suara nasional PDIP 19 persen, PD 17 persen, Golkar 14 persen, PAN 7 persen dan PKS 6 persen. Sedangkan peringkat parpol yang menjadi patokan politik sibuk berkoalisi adalah PD, Golkar, PDIP lalu PKS. (detikcom/k)

Perolehan Sementara

Ajaib, Pohon Keluarkan Asap

img-previewSEPATAN-  Tiga buah pohon yang terletak di Jalan Raya Cadas kukun RT03/06, Kp. Penggodokan, tiba-tiba menjadi daya tarik warga. Pasalnya, pohon itu memiliki keanehan karena mengeluarkan asap hitam.

Tiga pohon tersebut berdiri dan membentuk segitiga dengan jarak masing-masing antar pohon sekitar 20-30 meter. Sedangkan tiga jenis pohon yang mengeluarkan asap tersebut adalah dua pohon mangga dan satu pohon kelapa. Biasanya, asap tersebut akan keluar diujung batang pada sore hari mendekati adzan Magrib selanjutnya akan menghilang pada malam hari. Dan anehnya asap yang dikeluarkan posisinya lurus mengarah keatas.

“Biasanya asapnya bergantian keluarnya,”kata Dadang salah satu warga setempat.

Menurutnya, keanehan itu terlihat sejak satu minggu yang lalu. Saat itu ia melihat bagian ujung pohon tiba menyembur asap seperti asap pembakaran. Bahkan ia sempat bingung karena saat itu tidak ada yang membakar sampah. Dirinya semakin heran, karena asap itu keluar setiap hari namun menjelang sore hari. “Tadinya kami pikir itu adalah binatang kecil yang biasa keluar pada sore hari secara bergerombol,”ucapnya.

Akibat kejadian itu, warga mulai berdatangan pada sore hari untuk melihat fenomena tersebut. Bahkan ada yang mencoba mengabadikan fenomena itu. Sementara itu tokoh masyarakat sekitar Rosyid, mengatakan belum ada yang bisa menjelaskan secara logis fenomena tersebut. Warga sekitar masih mengira bahwa asap yang keluar itu merupakan hewan matuk atau hewan kecil yang biasa terbang pada sore hari. “Sekarang ini belum ada kejelasan secara logis. Tapi sepertinya, asap itu sekarang sudah mulai mengecil,”katanya singkat. (gendon)

berita : http://tangerangonline.com/berita/metro/2009/04/30/ajaib_pohon_keluarkan_asap

foto : http://medianya.wordpress.com/2009/04/30/setiap-azan-maghrib-pohon-di-tangerang-keluarkan-asap

7 Mitos Yang Dipercaya oleh Dokter Padahal Salah

“Kami merasa perlu mengangkat hal ini, karena kami tahu bahwa dokter mempercayai hal-hal seperti itu, dan bahkan memberikan informasi seperti demikian pada pasien”. Demikian kata dr. Aaron Caroll, asisten profesor pediatrik (spesialis anak) pada Indiana School of Medicine. “Dan kepercayaan seperti ini sering disitasi oleh media populer”.
Inilah mitos tersebut, sehingga dapat diinformasikan kepada dokter anda.

Mitos: Manusia hanya menggunakan 10 persen dari kapasitas otaknya.

Fakta: Dokter dan pelawak, seperti Jerry Seinfeld, sering mensitasi pernyataan ini. Ia sering secara sembrono dihubungkan dengan Albert Einstein. Namun scan MRI, scan PET, dan studi radiologi telah menunjukkan bahwa tidak ada area mengganggur (dormant) pada otak. Setelah melihat neuron individu pada sel, ternyata tidak ditemukan area yang inaktif. Studi metabolik mengenai bagaimana sel otak memproses kimiawi tubuh menunjukkan tidak adanya area yang tidak berfungsi. Menurut Caroll, mitos ini kemungkinan berasal dari para motivator kepribadian di tahun 1900an yang ingin meyakinkan audiensnya bahwa mereka belum mencapai potensi mereka secara penuh.

Mitos: Anda sebaiknya minum setidaknya delapan gelas perhari.

Fakta: “Tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa anda memerlukan air sebanyak itu”. Demikian kata dr. Rachel Vreeman, peneliti pediatrik. Menurut Vreeman, mitos ini berasal dari tahun 1945, dimana Badan Nutrisi Amerika Serikat merekomendasikan bahwa seorang individu mengkonsumsi cairan sebanyak 8 gelas. Bersamaan dengan berjalannya waktu, kata ‘cairan’ berubah menjadi air. Namun air yang berada pada buah, sayuran, kopi, dan cairan lainnya seharusnya juga dihitung.

Mitos: Kuku jari dan rambut akan tumbuh setelah kematian.

Fakta: Sebagian besar dokter pada awalnya meyakini hal ini. Namun setelah mereka pikirkan lebih jauh, ini tidak mungkin. Yang terjadi adalah sebagai berikut. “Sewaktu kulit tubuh mengering, jaringan lunak, terutama kulit, mengalami pengkerutan’. Demikian kata Vreeman. “ Kuku kelihatan lebih terlihat sewaktu kulit mengering. Hal yang sama juga terjadi dengan rambut, namun tidak terlalu jelas. Ketika kulit menyusut kedalam, rambut terlihat lebih kelihatan di permukaan kulit.”

Mitos: Rambut yang dicukur tumbuh lebih cepat, lebih gelap, dan lebih besar.

Fakta: Pada uji klinis tahun 1928 telah membandingkan pertumbuhan rambut di bagian kulit kepala yang dicukur dan yang tidak dicukur. Rambut yang digantikan oleh rambut yang dicukur ternyata tidak lebih gelap, lebih tebal, atau lebih cepat pertumbuhannya. Kajian yang lebih mutakhir telah mengkonfirmasikan hal ini. Inilah yang terjadi. Ketika rambut mulai tumbuh setelah dicukur, ia tumbuh dengan ujung tumpul, demikian penjelasan Caroll dan Vreeman. Seiring dengan berjalannya waktu, ujung tumpul tersebut menjadi semakin tumpul, sehingga rambut menjadi kelihatan lebih tebal. Rambut yang baru tumbuh bisa kelihatan lebih gelap juga, karena ia belum terkena paparan sinar matahari.

Mitos: Membaca di lampu redup merusak penglihatan

Fakta: Peneliti tidak menemukan bukti bahwa membaca di lampu redup menyebabkan kerusakan mata permanen. Ia dapat menyebabkan tegangan mata dan sementara mengurangi ketajaman penglihatan, yang segera akan pulih.

Mitos: Makan Kalkun membuat mengantuk

Fakta: Bahkan Carroll dan Vreeman meyakini hal ini, sampai mereka melakukan riset. Yang dipelajari, ternyata terdapat zat triptofan di kalkun yang menyebabkan ngantuk. Namun kalkun tidak mengandung zat itu lebih banyak daripada ayam atau sapi. Mitos ini didorong oleh fakta bahwa kalkun sering dimakan secara ‘kolosal’ bersama hidangan lain sewaktu liburan, sering kali dengan minuman keras. Dua hal itu bisa menyebabkan rasa kantuk.

Mitos: Ponsel dilarang digunakan di rumah sakit

Fakta: Tidak ditemukan adanya kasus kematian berhubungan dengan hal ini. Kasus interferensi dengan instrumen rumah sakit biasanya tidak serius, demikian temuan peneliti. Dalam satu kasus, handphone ditemukan telah menginterferensi 4 persen dari instrumen, namun hanya ketika telfon berada dalam jarak 1 meter dari instrumen. Kajian yang lebih baru, tahun ini, menemukan tidak adanya interferensi pada 300 tests di 75 ruang perawatan. “Ketika kami mendiskusikan kajian ini, dokter kelihatan tidak percaya bahwa handphone tidak menggagu instrumen.’ Demikian kata Vreeman. “Namun setelah kami memaparkan bukti medis, mereka akhirnya percaya bahwa kepercayaan seperti itu tidak tepat.”

Sumber : http://www.livescience.com/health/071220-medical-myths.html

Via : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=62953501