Arsip untuk April 15th, 2009

(Video Lucu) Monyet Ngakak Setelah Pegang P**** Anjing

Apakah itunya kecil ya ? jadi ngakak gitu ?????

Suara-suara Ajaib! Seorang Caleg Demokrat Dapat 100 Juta Suara

Menakjubkan! Seorang caleg nomor 1 Partai Demokrat (PD) dari dapil II Sulawesi Selatan (Sulsel) yang bernama Mohammad Jafar Hafsah, mendapat suara 111.226.214. Padahal total suara yang diterima KPU masih 7.886.812 juta.

Kontan seluruh pengunjung di pusat tabulasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Borobudur, Jakarta, terkejut. Mereka bingung karena total perolehan suara tersebut hampir 3/4 DPT. DPT berjumlah 171 juta.

Ketua Komisi II DPR EE Mangindaan kebetulan sedang berkunjung ke pusat tabulasi nasional itu mengomentarinya.

“Itu pasti tidak akurat. Teknologi mana yang lebih pandai? Kok bisa dapat 100 juta lebih. Ini perlu diperbaiki,” ujar Mangindaan, Rabu (15/4/2009).

Anggota KPU Andi Nurpati, Endang Sulastri dan Syamsul Bahri yang sedang menemani kunjungan Mangindaan itu memilih bungkam. Wakil Ketua MPR AM Fatwa juga enggan berkomentar. Mereka segera duduk di bangku yang disediakan pada acara talk show KPU.

Suara unik lainnya yaitu caleg nomor 2 dari Partai Indonesia Sejahtera (PIS) Sugeng Imam Santosa. Caleg dari dapil II Sulsel itu mendapat suara 111.822. Sedangkan total suara yang diperoleh PIS di sana sampai saat ini hanya 865. Total suara PD juga hanya 9.345.

Jadi apa yang error? Apakah benar diserang hacker atau IT KPU yang kacau? (detik.com)

Nita Nurhalimah dari Blitar Akhirnya Meninggal Dunia di Malang

a | ShareThis

MALANG | SURYA.CO.ID — Nita Nurhalimah (21), pasien wajah rusak asal Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, akhirnya meninggal dunia, Rabu (15/4). Nita meninggal dunia setelah sebulan dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Nita adalah pasien wajah rusak yang dirujuk dari RS Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.

Belakangan Nita diketahui menderita systemic lupus eritematus (SLE), Steven Jonshon, dan infeksi sekaligus. Komplikasi penyakit itu menyebabkan kekebalan tubuh anak pertama dua bersaudara putri pasangan Solikhin dan Masrini itu lemah. Akibatnya, infeksi terus menggerogotinya dan menyebabkan kerusakan atau deformitas wajah, hidung, bibir, dan sebagainya.

“Kekebalan tubuh yang terus melemah itu juga menyebabkan munculnya dua kuman baru yang menginvasi paru-paru dan sempat menyebabkan pasien gagal napas dan gagal sirkulasi,” tutur ketua tim penanganan Nita dari RSSA Malang, dr Herman Yosef SpBP, Rabu di Malang.

Memburuknya kondisi Nita akhir pekan lalu membuat Nita yang semula dirawat di ruang Burn Care akhirnya dirujuk ke ICU pada Minggu (12/4). Tiga hari dirawat di ICU, Nita akhirnya meninggal dunia pada Rabu (15/4) pukul 07.35. “Kami turut berbela sungkawa dengan meninggalnya Nita. Tim dokter sudah berusaha maksimal,” ujar Herman. kompas.com/dahlia irawati

(Video) Wanita Loncat ke Kandang Beruang Ingin Bunuh Diri

1bohplrk15Foto: WENN

BERLIN – Seorang wanita Jerman yang Jumat pekan lalu melompat ke dalam kandang beruang di kebun binatang Berlin, berniat untuk bunuh diri karena alasan ekonomi.

Harian Jerman Bild seperti dikutip AAP, Selasa (14/4/2009), memberitakan, Sandy K, nama wanita itu tertekan karena kondisi keuangan kelurganya yang memburuk.

Bahkan pada Februari 2009, listrik di apartemennya diputus karena tidak mampu membayar tagihan. Sejak itu, apartemennya hanya diterangi dengan api lilin. “Terkadang dia datang ke tempat saya membawa ketel sehingga dapat menghangatkan air,” kata seorang tetangga Sandy kepada Bild.

Pada musim panas 2007 Sandy hampir saja menjual apartemennya. Tagihan kreditnya yanmg menumpuk, juga nyaris mengantarkannya ke penjara.

Wanita 32 tahun itu pergi tanpa ditemani suami dan anaknya. Sang anak yang berusia 8 tahun menghabiskan waktu Paskah dengan Lars, suami Sandy. Lars sendiri sebenarnya sudah tidak tinggal serumah dengan Sandy sejak 4 tahun lalu.

Saat itu, Sandy masih menyelesaikan kuliahnya sementara Lars bekerja. Bahtera rumah mereka kandas karena keduanya sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Peristiwa digigitnya Sandy di kebun binatang Berlin itu sempat menghiasi halaman muka harian di Jerman.

‘Tukang Sablon‘ Jadi Anggota DPD

pardi

sumber foto : Sumbawanews.com

JAKARTA (Pos Kota) – Pardi bukan nama yang popular. Tidak seperti AM Fatwa, Dani Anwar, Djan Faridz, atau Biem Benyamin. Namun Pardi tiba-tiba mengimbangi nama-nama tokoh nasional tersebut dalam perolehan suara sementara calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari pemilihan DKI Jakarta.

Bisa jadi nomor urut 31 membawa keberuntungan bagi Pardi. Sebab, berdasarkan perhitungan sementara di berbagai rekapitulasi di Jakarta, sosok rakyat kecil ini masuk dalam hitungan empat besar, sehingga kemungkinan besar bakal mulus melenggang ke Senayan.

Di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) lima wilayah kota di Jakarta, Pardi rata-rata mengungguli sejumlah tokoh popular yang sama-sama menjadi calon anggota DPD. Contohnya, di Kecamatan Tambora,Pardi memperoleh suara 5.862 di posisi empat besar, Sedangkan di TPS 31 Kelurahan Susukan, Ciracas, dia memperoleh 72 suara yang merupakan tertinggi di TPS itu.

Hampir di setiap kantor PPK, nama Pardi banyak dibicarakan lantaran jumlah suaranya berhasil mengalahkan sosok caleg lainnya yang sudah terkenal seperti Biem Benyamin, AM Fatwa, Rali Siregar, dan lainnya.

Siapa sih Pardi, kok banyak banget yang memilih dia? Pertanyaan ini banyak muncul di lokasi TPS pada saat penghitungan suara, termasuk penghitungan di PPK tingkat kecamatan. Dari obrolan itu, ada sejumlah orang yang mengaku mencontreng nomor 31, maksudnya ke Partai Demokrat, tapi lantaran tidak tahu, maka kertas suara Pemilu Caleg DPD pun banyak pemilih yang nyontreng nama Pardi.

RUMAH SEDERHANA

Semalam, saat Pos Kota bertandang di rumah sederhana milik orangtuanya di Gang Regalia, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, namun Pardi sedang berada di Hotel Borobudur.

Pardi datang ke hotel tersebut untuk melihat secara langsung penghitungan suara lewat Tabulasi Suara KPU.

Melalui telepon genggamnya, Pardi mengaku memiliki percetakan kecil sebagai usahanya. Namun ia juga masih kuliah di Fakultas Hukum UI.Ia juga mengaku bekerja di salah satu kantor pengacara.

Lantaran memiliki percetakan, meskipun jarang terjun langsung mengerjakan percetakan tersebut dia tidak keberatan disebut sebagai tukang salon. “Engga apa-apa saya disebut tukang sablon!”canda Pardi.

Sehari-hari saya bekerja di bidang percetakan kecil-kecilan, di rumah orang tua, misalnya membuat kartu nama, sablon, spanduk, dan lainnya. Namun menurut orangtunya, Pardi memiliki percetakan khusus mencetak kardus donat . Donat itu biasanya dijual di dalam bus.

Saat ditanya adanya keberuntungan dari nomor urut 31, Pardi tidak sependapat. “Silakan saja orang menghubungkan saya dengan nama satu parpol, yang jelas perolehan suara seperti ini rangkaian hasil kerja keras yang saya rintis sejak tahun 2000,” kilah Pardi.

Pardi yang juga aktif sebaga ketua salah satu parpol tingkat cabang Ciracas ini, mengaku sering turun ke lapangan untuk membantu sesama rakyat kecil.

Alumni SMA API, Jalan Cilacap, Menteng, Jakarta Pusat mengatakan seandainya dirinya benar-benar jadi terpilih sebagai anggota DPD, ia berjanji memperjuangkan nasib rakyat kecil. “Prioritas saya adalah mengkaji ulang distribusi kartu keluarga miskin (gakin). Banyak orang kaya yang punya kartu gakin, sedangkan orang miskin tidak punya. Ini harus diluruskan,” tegasnya.

Pardi juga akan memperjuangkan Undang-Undang Keperawatan untuk meningkatkan layanan masyarakat di bidang kesehatan,” pungkas pria yang menjadi anggota facebook dengan nama Pardi Bang Acil.

(Video) Rekor menjejali mata dengan cabai Merah

Seorang wanita dari India baru-baru ini memegang rekor dengan menjejali matanya dengan 24 cabai merah !

Uang di Kutang Selamatkan Wanita Korban Penembakan

Polisi mengatakan segepok uang yang disimpan di kutang menyelamatkan nyawa seorang wanita dalam baku tembak di Brasil.

Juru bicara Kepolisian Kota Salvador Vicente de Paula mengatakan Ivonete Pereira de Oliveira, 58 tahun, adalah seorang penumpang bus ketika dua perampok bersenjata api beraksi Sabtu (11/4).

Menurut Vicente de Paula, seorang polisi yang sedang tidak bertugas terlibat baku tembak dengan dua perampok di bus. Saat terjadi saling menembak itu, dada Oliveira terkena peluru.

De Paula mengatakan, Selasa (14/4), bahwa uang senilai 150 real (sekitar Rp 755 ribu) disimpan Oliveira di dalam kutang. Uang tersebut membantu mencegah peluru menembus jantungnya dan menewaskannya.

Oliveira saat ini tengah menjalani operasi untuk mengambil peluru tersebut dari dada kirinya. Ia pun sudah keluar dari rumah sakit pada Senin.

Dalam baku tembak tersebut, polisi yang tidak bertugas tersebut tewas.TEMPOINTERAKTIF.COM

Tempat Buang Hajat Paling Mewah

Di dunia ini, siapa sih yang gak butuh toilet? Bahkan sekarang…..mau ke toilet aja harus bayar. Berikut ini adalah 5 toilet yang paling mewah di dunia.

1. Chromeosome Toilet

Toilet berwarna orange ini di disain oleh Jemal Wright.Yang membuat toilet ini terlihat mewah, karena bahan pembuatanya yg terbuat dr bahan chrome dan terdapat kristal Swarovski pada tombol flush nya. Wow…keren yah…

2.The Imperial Toilet
Toilet yang satu ini mengambil tema dari kerajaan2 cina.Terdapat lukisan naga sebesar 24K di keramiknya. Bentuknya malah lebih mirip tempat tisu toilet.

3.Julien BenchToilet


Toilet yg dirancang oleh Troy Adams ini dapat dikatakan UNIK.Karena toilet ini didesain agar tidak menyerupai toilet2 pada umunya.Jadi, orang2 bs tertipu jika melihat toilet ini.Toilet ini pun berhasil meraih penghargaan DPHA Innovative New Plumbing Product of the Year Award pd tahun 2007

4.Duravic Stark X Toilet and Bidet


Satu lagi, toilet yang bisa menipu! Toilet buatan Duravic ini berbentuk seperti tempat duduk dan terdapat toilet didalamnya. Jadi bisa aja orang terlihat duduk padahal dia sedang pup. Benar-benar kreatif yah!

5.Vaso a Terro Toilet


Yang ini malah mirip wastafel. Toilet ini terbuat dari keramik yang berasal dr itali.Toilet ini tersedia berbagai macam warna, diantaranya bronze, ebony, dan ungu! Ada-ada aja nih yang buat….

seumber  : http://nadia.kisahku.info/2009/04/5-toilet-termewah-sedunia.html

Caleg PKB Tewas Tergantung

Sri Hayati (23), seorang calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut 8 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Banjar I (Kec. Banjar dan Purwaharja), ditemukan tewas tergantung di sebuah saung di kawasan persawahan Dusun Cikadu, Desa Bangunjaya, Kec. Langkaplancar, Kab. Ciamis, Selasa (14/4) pagi.

Belum diketahui pasti apa penyebab tewasnya wanita yang tengah hamil 4 bulan tersebut. Di beberapa bagian tubuh korban ditemukan sejumlah luka-luka yang mencurigakan. Di antaranya luka di kaki dan luka lecet di sekitar paha korban.

Dugaan lainnya, korban mengalami depresi akibat permasalahan, hidup termasuk kekalahannya dalam pemilu legislatif 9 April lalu. Kejadian itu sontak membuat heboh warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Heri (30), salah seorang saksi yang menemukan korban mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB dia baru saja pulang nyadap kelapa. “Nah saat sampai di saung, saya kaget melihat seorang wanita dalam keadaan tergantung,” katanya.

Selanjutnya, dia melaporkan temuannya kepada warga dan ke mapolsek. Tak lama kemudian polisi pun datang untuk mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Langkaplancar untuk pemeriksaan awal. Namun karena pihak keluarga menghendaki autopsi, akhirnya korban dibawa ke RSUD Banjar.

“Keluarga mencurigai kematiannya, sebab di beberapa tubuh korban terdapat beberapa luka yang mencurigakan, yakni ada luka di kaki dan luka lecet di paha,” ujar Arifin (43), salah seorang kerabat korban.

Untuk sementara ini polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Kendati di jasad korban ada tanda-tanda bunuh diri, namun petugas medis juga mendapati luka-luka yang mencurigakan.

Hingga kemarin sore, tim medis yang dipimpin dr. Parjaman Tojo, masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Sementara itu, polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan keluarga korban.

Anggota KPU Banjar, H. Iskandar Effendi mengatakan, almarhumah yang menempati nomor urut 8 di Dapil I memperoleh 8 suara. Namun dia menolak bila Sri bunuh diri karena imbas pemilu legislatif. “Menyusul adanya kabar, Sri meninggal dunia dengan bunuh diri, itu kecil kemungkinan imbas pileg,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Tanfiz DPC PKB Kota Banjar, Zenal Mutaqien mengungkapkan, almarhumah merupakan seorang caleg PKB sebagai pelengkap untuk memenuhi kuota perempuan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Kendati demikian, kami merasa prihatin dan ikut belasungkawa atas meninggalnya seorang caleg terbaik asal PKB. Untuk sementara ini, almarhumah belum masuk dalam struktur organisasi di PKB. Dia berstatus sebagai simpatisan yang mencalonkan diri jadi caleg,” katanya.

Bertingkah laku aneh

Sementara itu, berbagai keterangan menyebutkan, almarhumah masih menimba ilmu di sebuah perguruan tinggi di Ciamis dan tercatat sebagai mahasiswi semester II. Sekitar 4 bulan lalu, wanita berkulit putih itu menikah dengan Mastur Maulana (24), warga Langkaplancar. Mastur juga merupakan mahasiswa dan menimba ilmu di tempat yang sama dengan istrinya.

Beberapa hari sebelum kejadian, Sabtu (11/4), Sri pamitan kepada keluarganya, untuk pergi ke rumah mertuanya di Desa Bojongkondang, Kec. Langkaplancar, Kab. Ciamis. Tanpa curiga pihak keluarganya pun mengizinkannya.

Setibanya di rumah mertuanya, tingkah laku almarhumah kelihatan sedikit aneh. Meski demikian, mereka tidak menaruh curiga. “Perbedaan tingkah laku istri saya mulai terlihat pascapemilu. Rasa heran saya bertambah ketika dia pada hari Minggu kemarin, meminta maaf sambil mengatakan dia banyak dosa. Saya heran, tapi hal itu tidak saya bahas lebih lanjut,” ujar Mastur kepada wartawan.

Pada Minggu (12/4) malam, Sri kabur dari rumah mertuanya. Sedangkan Mastur baru mengetahui pagi harinya, saat dia terbangun dari tidur. “Ketika itu saya lagi tidur. Saat bangun pagi harinya, saya baru menyadari kalau korban sudah tidak ada di rumah. Pada saat itu saya tidak berpikiran macam-macam dan menyangka dia ada keperluan sehingga pergi pada dini hari,” ujarnya.

Mastur pun sempat mencari, namun tidak ketemu. “Barulah saya mengetahui kalau istri saya sudah meninggal, setelah diberitahu kepolisian,” ujarnya.

Kapolres Ciamis, AKBP Drs. Wibowo didampingi Kasat Reskrim, AKP Agus Gustiaman, S.H. dan Kapolsek Langkaplancar, AKP Sukardi membenarkan kejadian itu. “TKP ditemukannya korban sekitar 5 km dari rumah mertuanya dan kita masih melakukan penyidikan atas kejadian itu,” ujarnya.

Tim sukses meninggal

Di Bandung, seorang tim sukses salah satu caleg dari Partai Golkar, Daris Kurniawan (42), meninggal dunia di halaman Kantor Kec. Regol, Jln. Dengki Kel. Ciseureuh, Kec. Regol, Kota Bandung, sekitar pukul 17.00 WIB. Kematian korban diduga karena kelelahan, setelah aparat Polresta Bandung Tengah dan Polsekta Regol melakukan identifikasi dan tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, polisi membawa jasad korban ke Rumah Sakit (RS) Sartika Asih untuk divisum.

Menurut Adim Dimyati selaku Ketua PPK Regol kepada wartawan, dia mengetahui kejadian itu setelah ada seorang warga memberitahu kepada seluruh orang yang berada di dalam kantor kecamatan saat melakukan rekapitulasi. “Saat itu kami sedang melakukan penghitungan. Sebelum ditemukan meninggal, almarhum sempat berada di dalam. Tapi sekitar pukul 17.00 WIB dia keluar dan kami tahu almarhum meninggal setelah warga melaporkan ada orang yang tergeletak di tempat parkir,” katanya.

Saksi dari Partai Golkar, Chaidir Karyana menuturkan, almarhum selalu mendampinginya sejak hari pembukaan kotak suara. “Setiap penghitungan suara selalu dengan saya. Kalau saya dari Golkarnya. Sedangkan almarhum adalah anggota tim sukses dari caleg Edwin Sanjaya dengan Daerah Pilihan 6, yaitu Kec. Regol, Rancasari, Gedebage, dan Buahbatu,” ucapnya.

Evi Suherlan (36), adik kandung almarhum yang datang ke lokasi kejadian, kontan tidak kuasa menahan tangis. Namun kerabat almarhum yang berada di lokasi, berusaha menenangkan Evi.

Menurut Evi, kakaknya selama ini terlihat sehat dan tidak pernah mengeluh sakit. “Memang hampir setiap hari, sejak pencontrengan, dia pergi pagi pulang tengah malam,” katanya.

Kapolresta Bandung Tengah, AKBP I Wayan Supartha Yadnya yang berada di lokasi kejadian mengatakan, penyebab meninggalnya Daris diduga karena kelelahan.KLIK-GALAMEDIA.COM

Kematian Di Umur mu Sekarang

Tinggal isi kotak isian dengan tanggal kelahiran kamu, dan secara otomatis akan disamakan beberapa minggu atau beberapa hari dengan orang terkenal yang meninggal di umur mu sekarang !

Death at your age

pengen coba? klik disini