Arsip untuk Maret, 2009

Sakit Jiwa Hantui Caleg Gagal

INILAH.COM, Jakarta – Rupanya musim pemilu kali ini tidak hanya pengusaha konveksi atau kelompok pengerah massa saja yang kebanjiran order. Pengelola Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di sejumlah tempat juga kini menyiapkan diri untuk kebanjiran pasien. Pasien diperkirakan akan berasal dari kalangan politisi yang gagal merengkuh impian menjadi anggota dewan.

Miris memang. Tapi, boleh jadi itu bisa menjadi fenomena yang mewabah usai pesta demokrasi digelar. Sebab, untuk menjadi caleg, para politisi itu menghabiskan uang yang tidak terbilang sedikit. Hampir semua caleg, pastinya sudah menghabiskan dana jutaan rupiah.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Abdul Hadi Faishal mengungkapkan potensi sakit jiwa koleganya sesama politisi cukup besar. Terlebih, bila caleg tersebut merupakan pemain baru di pentas politik. “Di sini peranan partai politik yang seharusnya melakukan kaderisasi yang matang,” ujar Hadi.

Seharusnya, pola kaderisasi di parpol tidak berlangsung instan, setahun-dua tahun. Lamanya waktu menempa ‘ilmu politik’ itu penting untuk mengasah kemampuan berpolitik. Terlebih saat ini, sistem yang digunakan tidak lagi nomor urut melainkan perolehan suara terbanyak.

“Apalagi sekarang ini caleg yang meraih suara terbanyak berhak terpilih menjadi anggota legislatif, baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Sedangkan jika tidak terpilih, kemungkinan mengalami stres terutama caleg yang kurang matang kesiapan mentalnya,” prediksi Hadi.

Dirinya menduga dengan banyaknya caleg dan sulitnya cara memilih maka dikhawatirkan angka suara tidak sah akan membengkak. Alhasil banyak pula caleg tidak meraih suara sebanyak yang diinginkan. Padahal, di satu sisi, para caleg terus berlomba-lomba mengampanyekan diri sendiri.

Merebaknya dugaan fenomena ini membuat Menteri Agama Maftuh Basyuni gelisah. Mantan Dubes Arab Saudi ini berharap para caleg yang kini bertarung siap menerima realita politik. Intinya, caleg yang kalah harus senang melihat pesaing politiknya menang.

“Caleg tentu menginginkan menang, tidak ingin kalah sehingga akan terjadi gesekan-gesekan. Untuk itu saya ingatkan kepada caleg harus siap kalah dan menang, ” pinta Maftuh.

Dalam pandangannya, ukuran keberhasilan pemilu adalah adanya peserta yang siap kalah dan menang. Hal ini penting agar tercipta pesta demokrasi yang aman damai serta melahirkan pemimpin yang amanah. “Pemilu nanti ukurannya adalah siap kalah dan menang, dalam artian caleg yang kalah harus senang melihat saudaranya yang menang. Itu baru menyontoh apa yang telah dilakukan oleh para sahabat Rasullah Muhammad SAW, ” bebernya.

Ia menambahkan adanya persaingan dalam pemilu adalah hal wajar. Namun bukan berarti lantas timbul permusuhan antara yang menang dan yang kalah hanya karena merasa tidak senang. “Akui kekalahan dan dukung mereka yang menang karena ukuran sukses pemilu bukan saja berhasil memenangkan pertarungan politik tetapi sejauh mana pesertanya mampu menciptakan pemilu yang elegan,” tandasnya.

Hasil survei kesehatan mental rumah tangga (SKMRT) pada 1995 menunjukkan gejala gangguan kesehatan jiwa pada penduduk rumah tangga dewasa di Indonesia, yakni 185 kasus per seribu penduduk. Selain itu, gangguan mental emosional pada usia 15 tahun ke atas mencapai 140 kasus per seribu penduduk. Sementara pada rentang usia 5-14 tahun mencapai 104 kasus per seribu penduduk.

Psikolog Tika Bisono menjelaskan kesehatan jiwa seseorang sangat menyangkut pada masalah well-being atau intensitas seseorang sebagai manusia. Sehat jiwa mencakup perilaku, pikiran, perasaan sehat, dan bahagia serta mampu menghadapi tantangan hidup. Artinya, orang yang sehat jiwa akan dapat mempercayai orang lain dan senang menjadi bagian dari suatu kelompok.

Taraf gangguan jiwa pun beragam. Mulai dari yang sangat ringan, tidak memerlukan perawatan khusus seperti kecemasan dan depresi. Kemudian bertahap ke tingkat ketagihan Napza, alkhol dan rokok, dan kepikunan pada orangtua. Tahap paling berat adalah skizofrenia dimana penderita tak mampu lagi membedakan antara kenyataan dengan khayalannya sendiri.

Dan bukan tidak mungkin, menurut staf pengajar Fakultas Kedokteran UI Ari Fahrial Syam, para caleg yang gagal terpilih itu akan menderita gangguan fisik. Sebab, keseimbangan saraf otonom, sistem hormon, organ dan pertahanan tubuh terganggu. “Stres merupakan faktor utama terjadinya gangguan jiwa yang berdampak pada gangguan fisik atau psikosomatik,” kata Ari.

Fenomena ini tentu tidak bisa disepelekan. Apabila kondisi ini benar terjadi maka yang paling pertama yang disalahkan adalah parpol. Karena, ini adalah kegagalan parpol dalam menciptakan kader yang tidak hanya siap menang tetapi juga matang secara politik yang tentu saja dapat menerima kekalahan.

Sudah sepatutnya, para penggiat parpol mewaspadai masalah ini. Karena bisa-bisa, bukan satu dua saja caleg yang masuk perawatan, tetapi puluhan bahkan ratusan caleg gagal. Mumpung belum terjadi, selayaknya para pengurus parpol bergegas mengantisipasi.[L4]

Kota Suci Mekkah, Surga Bagi Kriminal

Berkembangnya kota suci Mekkah ternyata luput dari pemukiman tua yang telah ditinggalkan pemiliknya. Tempat-tempat tersebut seringkali dijadikan tempat kriminal. (SuaraMedia News)Berkembangnya kota suci Mekkah ternyata luput dari pemukiman tua yang telah ditinggalkan pemiliknya. Tempat-tempat tersebut seringkali dijadikan tempat kriminal. (SuaraMedia News)

MEKKAH (SuaraMedia) – Meskipun pembangunan kota suci Mekkah sangatlah maju, beberapa bangunan yang hancur dan halaman yang ditinggalkan masih eksis di beberapa daerah pemukiman. Daerah-daerah tersebut kini menjadi surga bagi para pecandu dan imigran gelap. Bangunan-bangunan tersebut juga merupakan ancaman serius dari kebakaran.

Banyak warga telah mengajukan pertanyaan kepada pejabat kota untuk memusnahkan bangunan – bangunan tua tersebut. Mereka mengeluh karena para pelaku kriminal menggunakan bangunan – bangunan yang ditinggalkan dan kosong untuk mengawasi bangunan – bangunan yang ditempati sebagai kesempatan untuk merampok penduduk.

“Bangunan – bangunan tua dan halaman kosong digunakan untuk mengkonsumsi obat, prostitusi, dan tindak kriminal lainnya,” kata seorang warga.

Arab News menjelajahi bangunan – bangunan hancur tersebut dan bertemu dengan sejumlah pejabat guna memperoleh pandangan – pandangan solusi terhadap persoalan tersebut.

Haizaa al-Abdali, kepala daerah Shuab Amir, mengatakan bahwa dia telah memperingatkan para pemilik bengunan- bangunan tua itu beberapa kali untuk melindungi mereka dari penduduk liar, tapi peringatannya diabaikan.

Dia berkata bahwa dia telah mengajukan daftar yang berisi nama – nama dari pemilik properti ke polisi tetapi sejauh ini belum ada apapun yang dilakukan.

‘Kami dulu menemukan sebuah jenazah orang Saudi yang meninggal karena kelebihan dosis di dalam sebuah bangunan kosong,” dia berkata. “Dua tahun berikutnya saudara laki – laki nya tewas di tempat yang sama dan dari penyebab yang sama pula.”

Dia meminta para pejabat untuk melakukan sesuatu.

Dhafir Al-Bishi, kepala daerah Al-Jummaizah, mengatakan dia memiliki masalah yang sama dengan al-Abdali: para pemilik bangunan tidak menghiraukan peringatan. Al-Bishi pergi ke pejabat terkait untuk meminta bantuan.

“Tidak ada yang berubah sejauh ini,” dia berkata.

Walikota berkata dia mengajukan ke pemerintah kota untuk memusnahkan bangunan – bangunan itu yang pemiliknya tidak diketahui.

Dalam tempat mereka, parkir mobil harus dibangun untuk memecahkan masalah tidak cukupnya kapasitas parkir, dia menambahkan.

“Bangunan – bangunan ini juga menjadi timbunan sampah yang terkadang mengandung zat – zat yang mudah menguap yang dapat menimbulkan kebakaran, mangancam hidup dan properti warga,” dia berkata.

Direktur Pertahanan Sipil Kol. Jameel Arbaeen mengatakan departemennya memajukan laporan teratur pada pemerintah kota tentang bangunan – bangunan tua dan halaman yang ditinggalkan yang menyebabkan bahaya nyata pada orang – orang yang hidup disekitarnya.

Ketua Komisi untuk Promosi Kebaikan dan Pencegahan dari Wakil Sheikh Ahmed bin Qasim Al-Ghamdi berkata bahwa tempat – tempat tersebut juga digunakan sebagai tempat pertemuan bagi pria dan wanita.

“Bangunan – bangunan tersebut juga sebagai tempat berlindung yang aman bagi para pelaku kriminal,” dia mengingatkan. (hd/an) dikutip oleh http://www.suaramedia.com

Menengok Pemakaman ‘Mewah’ di San Diego Hills

Kesan angker selalu menghiasi area pemakaman. Namun jika dikelola secara profesional, lahan

pemakaman bisa menjadi tempat peristirahatan terakhir sekaligus sarana rekreasi.

Kompleks pemakaman di San Diego Hills, Karawang Barat, tidak seperti tempat pemakaman pada

umumnya. Di sana, jarang sekali terlihat kuburan dilengkapi batu nisan yang berdiri ke atas.

Walaupun ada, batu nisan itu ditaruh dalam posisi tertidur sehingga hanya pundukan tanah

yang membedakan kalau itu kuburan.

Lokasi pemakaman memang cukup jauh, kurang lebih 3 km keluar dari pintu tol Karawang. Namun

untuk sampai pada lokasi yang dituju, cukup memakan waktu, karena wilayah area San Diego

Hills mencapai 500 hektar.

Jalan tempuh ke San Diego Hills sangat mirip dengan jalan menuju Puncak, Bogor, Jabar. Jalan

berkelok-kelok, menanjak, ditambah pemandangan indah karena banyak dihiasi pohon-pohon.

Pengamatan detikcom saat mengikuti pemakaman suami Menkes, Muhamad Supari di San Diego

Hills, Minggu (29/3/2009), proses pemakaman sudah diatur secara profesional. Ketika tiba di

Wisdom F 28 no 5, tempat almarhum dimakamkan, sudah terbentang satu tenda besar diselimuti

kain putih berukuran besar. Tidak ketinggalan ratusan kursi yang tertata rapi dan 10 Air

Conditioner (AC) yang terpasang di setiap sudut tenda.

Ketika jenazah dimasukan ke dalam liang lahat, para pelayat dan keluarga yang ditinggalkan,

tidak perlu lelah berdiri. Cukup duduk saja menunggu semua proses selesai, setelah itu baru

berdiri menaburkan bunga.

Tentu fasilitas dengan pelayanan kelas satu ini membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Informasi yang diperoleh detikcom, harga lahan makam yang ditawarkan oleh San Diego Hills,

cukup bervariasi. Harga termurah sebesar Rp 3,5 juta per lobang makam hingga termahal

seharga Rp 22,5 juta per meter persegi (bukan per lobang makam), khusus di kawasan yang

dianggap lebih indah.

Selain itu, ada berbagai fasilitas yang disediakan di taman pemakaman tersebut. Diantaranya,

ada danau buatan seluas delapan hektar dengan fasilitas perahu dayung, yang dapat digunakan

keluarga untuk acara multi fungsi. Ada juga gedung serbaguna, restoran Italia, serta kolam

renang ukuran olympic, sistem keamanan 24 jam dengan satu pintu gerbang, serta fasilitas

bebas biaya pemeliharaan makam untuk selamanya. Tertarik?DETIKOM

foto : http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/Personal_Community/Funeral/?PostID=90096&Page=1

Aneh, Do’a Diperjual Belikan ?!

NEW YORK – Batas antara dunia nyata dengan dunia internet sepertinya semakin tipis. Dunia internet kini juga menyediakan segala kebutuhan manusia, termasuk doa.

Internet memberikan kemudahan kepada segala aktivitas manusia, bahkan baru-baru ini sebuah situs di internet menawarkan untuk ‘mendoakan? para pemeluk agama yang sibuk dan tak memiliki waktu untuk berdoa. Demikian dilansir New York Daily, Jumat (27/3/2009).

Situs yang beralamat di informationageprayer.com itu akan medoakan Anda agar anda tetap berhubungan dengan Sang Pencipta. Situs itu meyediakan layanan doa bagi berbagai macam agama dan kepercayaan, mulai dari Islam, Katholik, Protestan, dan Yahudi.

Orang-orang yang sibuk dengan pekerjaannya, namun masih ingin berhubungan dengan Sang Pencipta cukup mengeluarkan kocek sebesar USD4,95 per bulan anda akan didoakan oleh situs tersebut. Anda cukup mendaftar dan memilih agama serta doa yang anda inginkan.

“Kami pikir layanan yang kami berikan bisa digunakan sebagai doa tambahan untuk memperkuat hubungan antara pelanggan dengan Tuhan,” tulis situs tersebut dalam salah satu promosinya. OKEZONE

Perkosa anak Sendiri, Menghasilkan 11 Anak

Tolima – Kasus mirip Josepf Fritzl terjadi di Colombia. Seorang pria berusia 59 tahun memperkosa anak perempuannya selama bertahun-tahun. Buntutnya, hubungan tersebut menghasilkan 11 anak!

Namun pria Colombia bernama Arcedio Alvarez itu mengaku tak bersalah. Alasannya, korban bukanlah anak kandungnya.

Alvarez yang oleh media setempat dijuluki sebagai “monster Mariquita” saat ini masih ditahan polisi. Dalam persidangan di Tolima, Colombia, pria itu membantah tuduhan incest dan pemerkosaan. Dia berdalih, putrinya itu anak adopsi.

“Kami setuju untuk menjalin hubungan kasih karena kami saling mencintai. Tapi dia bukan anak saya sendiri,” kata Alvarez di pengadilan seperti diberitakan BBC, Senin (30/3/2009).

Korban Alvarez adalah Alba Nidia yang kini berusia 35 tahun. Kepada polisi, wanita itu mengaku pertama kali diperkosa ayahnya itu pada usia 9 tahun. Sejak itu pemerkosaan terus berulang. Nidia diasuh oleh Alvarez seorang diri sejak ibunya meninggal saat dia masih berumur 5 tahun.

Akibat pemerkosaan itu, Nidia telah melahirkan 11 anak. Namun tiga di antaranya meninggal. Anak-anak yang masih hidup kabarnya berusia antara 1 tahun dan 19 tahun. Mereka semua kini dalam pengasuhan negara.

“Saya selalu menghormati dia sebagai ayah saya dan dia itu ayah saya,” kata Nidia.

“Dia tak pernah bicara soal itu (incest), tentang kenapa kami melakukannya. Kadang-kadang saya menanyakan itu ke dia dan dia bilang itu kehendak Tuhan,” tutur Nidia.

Kasus ini mirip dengan kasus Fritzl di Austria yang baru-baru ini dinyatakan bersalah atas penyekapan dan pemerkosaan putrinya selama 24 tahun. Hubungan incest itu membuah 7 anak, namun seorang di antaranya meninggal tak lama setelah dilahirkan. Fritzl telah divonis penjara seumur hidup.

Nidia memutuskan untuk melaporkan perbuatan ayahnya setelah dia melihat pemberitaan televisi mengenai Fritzl. “Dia sadar bahwa apa yang dilakukan sang ayah padanya adalah tidak normal,” ujar seorang kerabat Nidia pada wartawan.DETIKOM

Arwah Dukun Yang Dibunuh Gentayangan !

1238352408rrrr3MEDAN-Di kawasan Percut Seituan, Warsono (81) dikenal sebagai dukun yang mampu mengobati berbagai penyakit. Namun, kemarin (29/3) pagi, warga Jalan Sampali Gang Tawon, Dusun XVI, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, itu ditemukan tewas mengenaskan di ladang ubi.

Kakek 20 cucu itu dicekik, disiksa sambil diseret sejauh 100 meter oleh orang yang dipergokinya mau mencuri kambing.

Kematian Warsono membuat ketujuh anaknya bertanya-tanya. Pasalnya, duda yang ditinggal mati istrinya 4 tahun lalu, tak punya musuh. Apalagi warga mengenal sosoknya sebagai orang yang ramah, baik dan suka menolong. Namun kematiannya tak wajar. Warsono ditemukan tewas telungkup setengah bugil.

Meski bajunya masih melekat, Warsono ditemukan hanya mengenakan celana dalam. Mata kiri lebam, dagu lecet dan sekitar kemaluannya berdarah. Di lehernya terlihat bekas cekikan persis di tenggorokannya. Jasadnya pertama kali ditemukan Dedi, bocah kelas I SMP. Temuan itu langsung disampaikan ke anak-anak Warsono hingga warga gempar.

“Matanya bengkak, lehernya biru, dan anehnya dari kemaluannya mengeluarkan darah,”tutur Udin yang mengaku teman karib Warsono menunjukkan lokasi -lokasi awal hilangnya Warasono hingga lokasi ditemukan. Namun anak-anak Warsono yakin pembunuhnya lebih dari dua orang. Hal itu diungkapkan Rahmini (32), putri sulung Warsono.

“Menurut saya pelakunya lebih dari 2. Bapak dibekap dan langsung dicekik dari belakang. Karena kami tahu bapak kami, kalo dari depan 3 orang pun, belum tentu menang berkelahi sama bapak. Bapak memang udah 81 tahun, tapi dia masih sehat. Buktinya ke ladang aja bapak masih sanggup. Yang masang atap di rumah abang Sutoyo kan bapak. Padalah atap itu rencananya mau disiapkan bapak hari ini (Minggu-red),”tambah Rahmini.

Rahmini adalah orang yang paling merasakan kesedihan karena selama ini Warsono tinggal bersamanya. Rahmini kembali menceritakan hari nahas sebelum bapaknya ditemukan tewas. Menurutnya, Minggu (28/3) sekitar pukul 21.00 Wib, bapaknya masih terlihat mondar-mandir di sekitar rumahnya.

Seperti biasa, Warsono pun main ke rumah anak pertamanya, Sutoyo. Saat itu, Sutoyo sedang menerima pasien yang berobat. Usai ditangani Sutoyo, pasien itu masih sempat berbicara dengan Warsono. Agar posisi bicara lebih santai dan nyaman, Warsono mengajak pasien anaknya ngobrol di pondok lesehan, 10 meter dari rumah Sutoyo.

Karena pondok tepat berada di sebelah kandang kambing keluarganya, nyamuk banyak. Warsono pamit pada pasien anaknya untuk bakar sampah di belakang kandang kambing agar nyamuk berkurang. Ditunggu beberapa saat, Warsono tak juga kembali ke pondok itu. Kelamaan nunggu, pasien Sutoyo memutuskan kembali ke kediaman Sutoyo dan menceritakan hal itu namun dianggap angin lalu.

Warsono baru ditemukan esok paginya, Minggu (29/3). Warsono tewas teleungkup memakai baju kemeja hitam bercorak batik dan hanya mengenakan celana dalam warna biru saja. Sedangkan celana pendeknya berwarna hitam ditemukan sangkut di pagar batang ubi, 3 meter dari Warsono ditemukan.

Pasien Sutoyo yang sempat ngobrol dengan Warsono, mengaku pada Rahmini sempat dengar suara gaduh dari belakang kandang kambing. “Tamu abang yang cakap sama bapak di pondokan, sempat mendengar suara grebak-grebuk gitu. Tapi dipikirnya, suara grebak-grebuk itu anjing. Soalnya di sini banyak anjing.

Rupanya sejak bapak ke belakang kandang kambing itu, bapak nggak balek-balek lagi. Rupanya besok pagi, si Dedi menemukan sesosok mayat berambut putih terlungkup dengan tangan menjulur ke depan. Kami pun rame-rame ke belakang. Ternyata benar mayat itu bapak, bapak meninggal karena dibunuh. Matanya kirinya bengkak, bola matanya merah, di lehernya ada bekas cekikkan, dan kondisinya hampir bugil,”jelas Rahmini.

Kurasa, lanjut Rahmini yang ditemani anak-anaknya, gara-gara cekikan itu bapak meninggal. “Pulaknya sampek bebekas ke dalam cekekannya. Bapak mungkin disiksa dulu sebelum dibunuh. Soalnya di salah satu pohon kelapa di belakang kandang kambing, ada bercak darah. Kurasa waktu bapak mau bakar sampah, ada orang yang mau nyuri kambing. Karena mungkin bapak tau orang itu, terus dari pada ketahuan, bapak dicekik. Makanya tamu abang tadi malam nggak dengar suara orang,”ujarnya.

Dia juga yakin bapaknya sempat disiksa dan diseret dari pondokan ke lokasi Warsono ditemukan. Hal itu diyakini dari banyaknya batang pohon yang berpatahan mulai dari pondokan hingga lokasi Warsono ditemukan. “Berarti pelakunya membawa bapak dari sini dan bapak disiksa,”terang Rahmini yakin.

Arwah Warsono Marah dan Janji Balas Dendam Sendiri

Selain Warsono, hampir semua anak-anaknya mewarisi ilmu pengobatan dan kebatinannya. Karena penasaran, istri Sutoyo menggelar ritual pemanggilan arwah. Tujuannya, memanggil arwah mertua untuk mengetahui siapa pembunuhnya. Usai persyaratan disiapkan, ritual pun dimulai.

Anehnya, usai dipanggil, arwah Warsono malah marah-marah. Warsono tak ikhlas bila anak-anaknya atau keluarganya memanggil rohnya. Bahkan saat ditanya siapa yang membunuh, arwah Warsono tak mau menyebutkan namanya. Arwah itu hanya diam. Tak lama kemudian, arwah Warsono berjanji akan membalaskan dendamnya sendirian.

“Kakak iparku bilang, roh bapak marah waktu ditanyai siapa yang membunuhnya. Bapak juga nggak izin sampai kapan pun jika rohnya dipanggil sama anak-anaknya. Tapi waktu roh bapak dipanggil, bapak bilang biar dia aja yang membalas dendam atas kematiannya. Kakak juga bilang, pembunuh bapak orang kampung mereka sendiri dan sangat kenal dengan keluarga Warsono,”terang Rahmini.

Kemarin sore, jenazah Warsono dikebumikan di pekuburan muslim Desa Sampali. Wajah sedih dan kehilangan pun terpancar dari setiap keluarga, anak, cucu, bahkan 3 orang cicit Warsono saat pengebumian. Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Edi B Sinaga mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian Warasono. Masih diselidiki dan kita telah memeriksa 3 orang,”ucap Edi.POSTMETROMEDAN

Pria 93 Tahun Hidup Meski Terkena 2 Bom Atom

Pria 93 Tahun Hidup Meski Terkena 2 Bom Atom

tsutomu-yamaguchi-japanes-001

SEORANG kakek berusia 93 tahun dinobatkan sebagai satu-satunya orang yang mampu bertahan dari peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki Jepang pada akhir Perang Dunia II 1945.

Diberitakan Daily Mail, Rabu (25/3/2009), Tsutomu Yamaguchi tercatat sebagai satu-satunya orang dalam sejarah yang mampu tahan dalam dentuman bom dahsyat yang menewaskan ratusan ribu orang itu.

Sebelumnya, Yamaghuci sudah mendapat sertifikasi “hibakusha” yang diberikan bagi orang yang mampu bertahan dari radiasi bom atom di Nagasaki 9 Agustus 1945.

Pejabat kota Nagasaki mengatakan, ternyata 3 hari sebelumnya atau 6 Agustus 1945, dia berada di Hiroshima untuk perjalanan bisnis. Saat itu pasukan Amerika Serikat menjatuhkan bom dari pesawat B-29 di kota itu.

Yamaguchi menderita luka bakar serius di bagian atas tubuhnya namun hanya menghabiskan waktu satu malam di kota itu dan kembali ke Nagasaki.

Sayangnya, dia pulang di saat yang tidak tepat, pasukan AS ternyata menjatuhkan bom kedua di kota kelahirannya.

Pejabat kota Nagasaki Toshiro Miyamoto mengatakan, sejauh ini, Yamaguchi diketahui sebagai korban selamat pada dua pemboman Hiroshima dan Nagasaki.

“Ini seperti kisah tidak beruntung, namun ada kemungkinan masih ada yang lain, selain Yamaguchi,” kata Miyamoto.

Dengan sertifikasi pertamanya itu, Yamaguchi berhak mendapat kompensasi dari pemerintah Jepang, yaitu mendapat uang tunjangan setiap bulan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan biaya pemakaman. Namun kini kompensasi yang akan diterima Yamaguchi menjadi dua kali lipat.

Jepang merupakan satu-satunya negara di dunia yang mendapat serangan bom atom dahsyat. Sekira 140.000 orang tewas di Hiroshima dan 70.000 lainnya juga tewas di Nagasaki. (okezon