Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah –
Kemajuan ilmu kedokteran memang bisa menyelamatkan nyawa seseorang, tapi kadang percobaan yang dilakukan para ilmuwan melanggar etika yang ada. Ini dia 7 percobaan medis terburuk yang melibatkan subyek manusia.
Seperti dikutip dari LiveScience, Jumat (17/12/2010) ada 7 percobaan medis terburuk dalam sejarah yang melibatkan manusia sebagai subyeknya, yaitu:
|
1. Studi Tuskegee
Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
Peneliti melacak perkembangan penyakit pada 399 laki-laki kulit hitam di Alabama, termasuk 201 laki-laki yang sehat. Ilmuwan mengungkapkan pada partisipan bahwa diriya sedang dirawat karena memiliki ‘bad blood’. Partisipan ini tidak pernah mendapatkan perlakuan yang memadai, bahkan sampai tahun 1947 ketika penisilin menjadi pilihan obat untuk mengobati sifilis. 2. Studi sifilis di Guatemala Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
Peneliti berusaha menginfeksikan subyek dengan cara menyuruhnya berhubungan seks dengan pelacur yang sudah terinfeksi. Meskipun penderita sifilis ini diberikan obat penisilin, tapi tidak ditemukannya perawatan lanjutan bagi pasien tersebut. 3. Percobaan bedah pada budak Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
4. Pembunuhan Burke dan Hale Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
5. The Monster Study Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
6. Japan’s Unit 731 Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
Studi ini melibatkan sumur yang terinfeksi kolera, tipus, kutu dan para tahanan berbaris dalam cuaca dingin untuk menentukan pengobatan terbaik bagi radang dingin. Kekejaman lainnya adalah para tahanan ditutup matanya dengan gas racun, lalu dimasukkan ke ruangan sampai matanya keluar dan membedahnya saat masih hidup dan sadar. 7. Percobaan medis Nazi Spoiler for Eksperimen Medis Terkejam Sepanjang Sejarah:
![]()
Sementara itu ad apula percobaan dengan cara mengikat payudara perempuan dengan tali sehingga peneliti bis amelihat berapa lama bayi bisa bertahan dengan kelaparan. Hingga akhirnya sang bayi disuntik dengan morfin mematikan untuk mengakhiri penderitaannya. Diketahui bahwa Mengele meninggal di Brazil tahun 1979 akibat stroke. |
























Belum ada trackback.