Karakter Warganya Lunak, Jateng Jadi Sarang Teroris

Semarang-Wilayah Jateng sering jadi bahan pembicaraan seiring eksisnya anggota jaringan teroris di provinsi ini. Langkah antisipasi dan pengamanan yang dilakukan Polda Jateng terus disorot. Tak terkecuali dukungan penuh dari unsur TNI, Kodam IV Diponegoro yang mulai dipertanyakan.

Jawa Tengah memang sudah menjadi basis teroris. Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmojo mengaku pihaknya sudah kian intensif melakukan pemantauan dan pengamanan di setiap sudut tempat. Sebagai bukti, Achmady, warga Cilacap yang diketahui menjadi kaki tangan Noordin M Top berhasil diringkus tim Densus 88 Polda Jateng.

“Memang Tim Densus 88 Polda Jateng telah mengamankan salah seorang calon pengantin bom bunuh diri berinisial A,” ujar Kapolda saat kunjungan di Solo.

Selain Polda Jateng, jajaran TNI Kodam IV Diponegoro juga telah memback-up penuh langkah Polda Jateng. Pangdam IV Diponegoro Mayjen Haryadi Sutanto, membantah pihaknya tak seirama dengan kapolda dalam menangani teroris. Menurutnya, pihaknya juga menyakini Jateng memang tempat yang aman untuk melakukan perekrutan teroris seiring karakter masyarakatnya yang terlalu lunak, dan mudah dipengaruhi.

“Kita selalu koordinasi dan memback up penuh langkah Polda Jateng, tanyakan saja sama Kapolda, kita justru lebih harmonis dibandingkan dengan daerah lain. Kita juga membantu polisi untuk melakukan pemantauan. Menurut saya, keberadaan kelompok garis keras yang menjadi pemicu tumbuh suburnya kelompok teroris di Jateng, mereka ini mempunyai pandangan sempit tentang arti jihad,” ujar Haryadi Sutanto.

Pangdam mengatakan, mereka yang direkrut Noordin M Top untuk menjadi kaki tangannya adalah orang-orang yang memiliki pemahaman sempit dalam mengartikan jihad. Makanya, tidak heran jika Noordin M Top selalu bergerak dan bersembunyi di daerah pedalaman dan pegunungan.

Pangdam menilai kelompok garis keras memiliki peran dan andil dalam tumbuh suburnya anggota teroris di Jateng. Sikap masyarakat yang terkooptasi dengan jihad, dan salah mengartikan jihad yang menjadi penyebab mereka gampang direkrut dan dipengaruhi menjadi kaki tangan Noordin M Top.

Terkait sejumlah wilayah yang menjadi basis perekrutan kelompok garis keras seperti Boyolali, Cilacap dan Temanggung, Pangdam menyatakan, tidak ada penanganan khusus terhadap daerah-daerah tersebut. Pangdam menyatakan, semua daerah di wilayah Jateng menjadi fokus pembinaan yang berkesinambungan, meski ia tidak menampik ada perhatian khusus di daerah-daerah yang menjadi basis perekrutan teroris.

“Semua daerah pantas kita waspadai, dan kami siap memback up Polda Jateng terkait penanganan dan penangkapan para pelaku yang di duga terkait jaringan Noordin M Top,” kata Mayjen Haryadi Sutanto. [air/mtr]BERITAJATIM.COM

  1. Perlu diselipin kata: Sarang “Pion” Teroris.. kita tidak tahu siapa yang main catur sebenernya.. :)

    • ekojuli
    • Agustus 8th, 2009

    tapi akhirnya Noordin tewas di Jateng juga:

    [VIDEO KEREN...] Mirip Counter Strike

    Detik-detik penyergapan Noordin M top:

    http://ekojuli.wordpress.com/2009/08/08/mirip-counter-strike-video-detik-detik-penyerbuan-rumah-noordin-m-top/

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.