Pohon Durian Tua Rubuh dan Timpa Rumah , “Saya Selamat Diantara Dua Cabang Besar”

Anak–anak memperhatikan rumah milik keluarga M Hasyem yang hancur total tertimpa pohon durian. Angin puting beliung juga menghancurkan puluhan rumah lainnya di sejumlah desa di Aceh Utara. (Harian Aceh | Zulkifli)

Anak–anak memperhatikan rumah milik keluarga M Hasyem yang hancur total tertimpa pohon durian. Angin puting beliung juga menghancurkan puluhan rumah lainnya di sejumlah desa di Aceh Utara. (Harian Aceh | Zulkifli)

BANYAK keajaiban Tuhan yang diberikan kepada umat manusia ketika musibah besar sedang menimpa. Seperti yang dialami Hasyim dan Istri warga Desa Mee, Kecamatan Syamtalira Arun, Aceh Utara, pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Rumahnya hancur diterjang pohon durian yang rubuh akibat hantaman puting beliung. Namun korban selamat lantaran berada diantara dua cabang besar pohon.

“Saya selamat karena berada diantara dua cabang besar pohon durian besar itu, Alhamdulillah karena ini semua anugerah Allah SWT, karena apabila tertimpa bisa dibayangkan kepala saya bakal hancur, dan badan saya masuk ke tanah,” ujar Hasyim kepada Metro Aceh, Jumat (24/7). Ia mengaku hanya mengalami lecet-lecet kecil di di bahu karena terkena ranting dan atap rumahnya yang terbuat dari daun rumbia.

Sekilas Hasyim bercerita, beberapa menit sebelum kejadian ia baru saja selesai menunaikan Shalat Magrib berjamaah di Meunasah setempat, karena mendadak langit mendung ia segera pulang ke rumah, karena takut kehujanan alasannya.

Baru saja kaki menginjak lantai rumah, angin kencang bercampur hamburan hujan berkecamuk, tak ayal situasi tak lazim ini mebuat ia dan sang istri masuk ke dalam kamar sambil bertasbih.

“Kami disini belum pernah merasakan angin kencang seperti malam itu, bahkan sempat terpikir akan segera kiamat, saat itu juga anak saya ada di dalam rumah, karena ia juga akan berangkat mengaji ke rumah sebelah, karena angin kencang saya larang ia pergi,” ujar Hasyim, menurutnya semakin lama, angin semakin kencang, bahkan rumpun bamboo di samaping rumah berderit rebut.

Dalam deritan itu tiba-tiba terdengar suara patahan pohon besar bak suara petasan dua kali, dan lansung mengarah ke rumah mirip gubuk itu, bak sebuah ledakan keras hingga ia dan dan istri langsung menjerit, namuan anehnya ayah tiga anak ini dan istrinya tak beergerak dari dalam rumah yang sudah hancur, bahkan Hasyim masih duduk terpana di kursi kayu karena tidak percaya ia selamat dari hantaman pohon besar itu.

“Apalah saya ini dbandingkan rumah kayu yang bisa hancur bahkan terbenam dihantam pohon durian tua itu,” ungkap lelaki paruh baya itu sambil geleng-geleng kepala.

Menurutnya yang pertama lari dari runtuhan adalah sitrinya Rahiah, kemudian disusul anaknya yang menjerit minta pertolongan warga, saat itu kondisi listrik padam, sementara Hasyim masih terduduk di kursi dalam runtuhan itu hingga datang baruan warga yang terpaksa basah-basah dalam guyuran hujan lebat disertai petir dalam guyuran hujan.

Di desa itu ada beberpa rumah lagi yang rusak akibat dihantam putting beliung. “Putting beliung ini sangat kencang, hingga warga terpaksa harus ekstra hati-hati karena bisa terguling karena angin topan,” ujar salah satu warga.

Hasyim hanya berharap bantuan dari pihak-pihak terkait agar rumahnya bisa kembali dibangun sehingga ia dan sekeluarga bisa kembali normal, sementara waktu menunggu bantuan, Hasyim terpaksa menumpang di rumah saudaranya. “Saya minta pemda cepat memberikan bantuan kepada kami yang tertimpa musibah topan, karena saya orang tidak punya dan tidak punya dana membangun kembali rumah baru,” ulas Hasyim berharap.

Sementara hingga saat ini para sejumlah warga masih mengungsi di tempat pengunsian dan sejumlah bantuan logistic mulai disalurkan kepada para korban yang tersebra di empat kecamatan di Aceh Utara yag terkena musibah angin putting beliung, Yakni Meurah Mulia, Syamtalira Aron, Nibong dan Samudera Geudong, walaupun tidak semua desa terkena bencana, namuan akibat kejadian ini warga diperkirakan merugi hingga miliaran rupiah.RAKYATACEH.COM

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.