Hendak Menikah, Malah Tewas Kesetrum

Surabaya (beritajatim.com) – Kecelakaan kerja terjadi di Jalan Raya Kertajaya. Seorang sopir tewas kesetrum saat memasang reklame. Korban diketahui bernama Sabar (38) warga Desa Ngancak, Kecamatan Panggul, Trenggalek.

Informasi yang didapat beritajatim.com, kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 malam tadi. Saat itu, Sabar dan dua temannya memasang reklame di Jalan Kertajaya tepatnya di depan toko nomor 10, Surabaya.

Sabar yang sehari-harinya sopir carteran ini ingin menambah penghasilan dengan ikut temannya memasang iklan. Awalnya tak ada masalah. Namun saat hendak menyelesaikan pekerjaannya, tiba-tiba saja korban dan dua temannya menyentuh kabel yang terkelupas. Ketiganya pun ambruk.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa ketiga korban ke Siloam Hospital. “Saat itu kondisi korban lebih parah daripada dua temannya,” kata Yudi, salah seorang teman korban saat ditemui di kamar jenazah RSU dr Soetomo, Sabtu (25/7/2009).

Meski parah, Sabar masih sempat mengirim sms ke pacarnya yang diketahui bernama Wahyuni. “Dia bilang kesetrum dan terjatuh. Dia minta ganti baju karena bajunya kotor usai terjatuh,” tutur Wahyuni sambil meneteskan air mata.

Atas permintaan itu, Wahyuni langsung ke RS Siloam. Namun belum sempat ganti baju, Sabar sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir. Karena kematiannya tak wajar, pihak RS melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng.

“Awalnya kita nggak tahu ada kecelakaan kerja di Kertajaya. Kita tahu setelah pihak rumah sakit memberitahu kita. Mayat langsung kita bawa ke dr Soetomo untuk diotopsi,” ujar Kapolsek Gubeng AKP Dwi Eko Budi saat dihubungi via telepon.

Kematian Sabar ini membuat Wahyuni tak bisa menutupi kesedihannya. Perempuan berusia 26 tahun ini terus menangis. “Saya sebenarnya sudah ada firasat, Mas. Bunga yang diberi mas Sabar tiba-tiba saja layu. Padahal sebelumnya mas Sabar bilang bunga ini nyawanya. Dia minta supaya saya menjaga baik-baik bunga tersebut,” tutur gadis yang tinggal di Manukan Tasman itu.

Yang membuat Wahyuni sedih, rencana pernikahan yang sudah direncanakan tahun ini pun menjadi batal. “Saya sudah jadi calon istri Mas Sabar. Tinggal nunggu waktu lamaran dan resepsi. Tapi rencana semua itu batal,” ujarnya. (roz/eda)

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.