Wiyono 4 Tahun Hidup Tanpa Batok Kepala

Foto: Wiyono (annas nashrullah/Koran SI)

Foto: Wiyono (annas nashrullah/Koran SI)

SUBANG – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi empat tahun lalu membuat hari-hari Wiyono (30) dihantui kecemasan. Pasalnya, peristiwa nahas itu membuat pemuda asal Dusun Warung Nangka, RT 09/03, Ciasem, Kabupaten Subang, kehilangan batok kepala. Wiyono pun dihantui kematian.

Hari-hari Wiyono dihabiskan sebagai juru cuci sepeda motor di kampungnya bersama beberapa rekannya. Dari pekerjaanya itu, Wiyono berhasil membawa pulang antara Rp15-25 ribu setiap hari. Penghasilan itu digunakan Wiyono untuk memenuhi kebutuhannya bersama orang tuanya. Namun, Wiyono tidak lupa menyisakan Rp6 ribu untuk membeli batu es.

“Setiap hari selama empat tahun, saya terpaksa harus membeli batu es untuk mendinginkan batok kepala, karena saya tidak punya kulkas. Setiap hari saya harus mengeluarkan uang agar batok kepala ini tidak kekeringan,” kata Wiyono saat ditemui di kediamannya belum lama ini.

Didampingi ibunya, Sumiyati, Wiyono menceritakan, kepala tanpa batok itu bermula saat kecelakaan lalu lintas. Dia terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Saat itu, Wiyono sempat koma dan harus menjalani operasi di rumah sakit, karena luka serius pada bagian kepalanya. Pihak Rumah Sakit akhirnya melakukan operasi pada bagian kepala Wiyono.

Batok kepala bagian depan sepanjang sekitar 15 sentimeter dan lebar 10 sentimeter itu terpaksa harus dilepas. Namun, saat batok kepala arus dipasang kembali, pihak keluarga tidak sanggup membiayai. Akibatnya, Wiyono harus menjalani hidup tanpa batok kepala.

Harapan akan datang dermawan yang menanggung biaya operasi lanjutan, menjadi impian Wiyono dan keluarganya. Meski hanya Rp15 juta untuk biaya pemasangan batok kepala, namun bagi Wiyono dan keluarganya dana sebesar itu ibarat pungguk merindukan bulan.

“Saya sih ingin cepat dioperasi, tapi masalahnya tidak mempunyai biaya. Makanya sampai sekarang batok kepala ini masih saya simpan dan dirawat dengan baik agar suatu saat bisa dipasang kembali ke kepala saya,” harap Wiyono.

(Annas Nasrullah/Koran SI/teb) okezone.com

  1. kasihan :(

    • Mr.X
    • Juli 25th, 2009

    masih adakah orang berhati nurani……..
    yang berniat untuk membeli…eh membiayai pemasangan batok kepala wahyono…. :(

      • shinta
      • Agustus 29th, 2009

      Mr x, mari kita melakukan sesuatu untuk wahyono…

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.