Sup Kucing Itu Pun Batal

A traditional recipe from the Guan Chou province of China made from snake, cat and chicken in Shenzhen, China on May 19, 2006.

A traditional recipe from the Guan Chou province of China made from snake, cat and chicken in Shenzhen, China on May 19, 2006.

SHANGHAI, KOMPAS.com — Para aktivis binatang di Shanghai telah menyelamatkan 300 kucing dari seorang pedagang yang membeli kucing-kucing yang diduga curian untuk dijual ke restoran-restoran di China selatan, menurut media negara.

Aktivis-aktivis yang bertindak berdasarkan informasi dari seorang pecinta kucing menemukan 22 kandang bambu penuh kucing di sebuah tempat langsiran kereta api barang. Rencananya, kucing-kucing itu akan dikapalkan ke Provinsi Guangdong, Shanghai Daily melaporkan, Senin (29/6).

Women holding pictures of  trapped cats cry as they take part in a protest in Beijing, China, Thursday, Dec.18, 2008. (AP Photo/ Elizabeth Dalziel)

Women holding pictures of trapped cats cry as they take part in a protest in Beijing, China, Thursday, Dec.18, 2008. (AP Photo/ Elizabeth Dalziel)

Kebanyakan dari kucing-kucing itu telah dipulangkan kepada pemiliknya, tapi tiga kucing ditemukan mati dan beberapa patah kaki, kata laporan tersebut.

“Kucing-kucing itu tersiksa. Mereka melemparkan kandang-kandang itu ke atas sebuah trek, bukannya memuatnya dengan baik. Kucing-kucing yang masih hidup berakhir dalam sup di restoran-restoran,” Lai Xiaoyu, seorang aktivis yang terlibat dalam penyelamatan, Jumat malam, mengatakan pada surat kabar tersebut.

Restoran-restoran membayar sekitar 50 yuan (7,31 dollar AS) untuk satu kucing, menurut laporan itu.

cat-fur-12Polisi telah menahan penjual kucing itu, Yang Baoguo, setelah ia memerangi puluhan pencinta binatang yang turun ke tempat langsiran kereta api barang untuk merusak kandang-kandangnya, kata surat kabar itu.

Penjual itu dibebaskan setelah beberapa jam tanpa tuduhan karena undang-undang perlindungan binatang tidak ada di China, kata laporan tersebut. “Tidak ada undang-undang di China yang mengatakan kucing tidak dapat dimakan,” kata pejabat polisi Ma Yong seperti dikutip mengatakan, “Kucing bukan binatang yang dilindungi.”

Yang Baoguo telah berdagang kucing selama satu dasawarsa, membeli binatang tersebut dari para pemburu yang memerangkap kucing di daerah tempat tinggal pada waktu malam, kata laporan tersebut.

Polisi tidak dapat mendakwanya karena kepemilikan properti yang dicuri. Alasannya, tidak seperti anjing, lisensi tidak dibutuhkan untuk kepemilikan kucing di Shanghai, yang membuat kepemilikan tidak mungkin untuk membuktikan, kata laporan tersbut.

Makan daging kucing adalah tradisi di banyak bagian China, terutama di daerah selatan, tempat beberapa restoran khusus mempersiapkan hidangan itu, menurut laporan media China.

sumber photo :

http://pictopia.com/perl/ptp/wpnews/?ptp_photo_id=374081

http://www.all-creatures.org/alert/alert-20090103.html

  1. kok kayak nggak ada makanan lain sih ?
    kasian kucingnya.
    salam.

  2. i’m a cat lover!
    not a cat eater! :D

  3. ihhhhhhhhhhh,
    enakan daging kelinci ~_~

    • anne_chantique
    • Juli 6th, 2009

    Apa pula China ini, waktu itu sup bayi manusia yang perempuan bulet2 direbus digabung sama bumbu dijadiin sup awet muda….sekarang kucing…. shen ci ping banget..

    • cha
    • Juli 31st, 2009

    gila .. makan kucing ????

  4. Subhanallah..
    Gak kasian apa yah sama tu kucing
    Klo gw sih mending makan kambing deh dripada kucing…

  5. jangan di jadikan sop kucing

  6. dasar

  1. Juni 30th, 2009

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.