Syeikh Puji, Sempat Tertarik dengan Mahasiswi yang Ajak Foto Bareng


Syekh Puji & BMW dengan Plat Nomor Unik

Syeikh Puji & BMW dengan Plat Nomor Unik

Setelah keluar dari tahanan Polwiltabes Semarang karena kasus pernikahan di bawah umur, Syekh Puji mulai laris diundang menjadi pembicara seminar di kampus-kampus. Sejak Mei hingga sekarang, sudah enam kampus dia datangi.

SETIAP kali datang ke kampus, penampilan pria bernama lengkap H Pujiono Cahyo Widianto itu selalu mempertahankan kekhasannya: berjubah putih dan berkalung tasbih.

Kampus yang sudah dia datangi adalah Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Stikubank (Unisbank). Ketiganya berada di Semarang. Kampus lain yang juga pernah dia sambangi adalah Universitas Pancasakti (Tegal) dan Universitas Muria (Kudus).

Acara yang diadakan di kampus-kampus itu kebanyakan seminar seputar bisnis. Syekh Puji diundang untuk bercerita tentang keberhasilannya sebagai seorang entrepreneur. “Saya diundang siapa saja pasti datang, tidak peduli kampus di kawasan Kabupaten Semarang maupun di Kota Semarang. Dan, saya tidak menarik bayaran alias gratis… tis… tis….,” kata pengusaha kuningan dan kaligrafi yang juga punya pondok pesantren itu.

Mungkin karena gratis itulah, bisa jadi Syekh Puji lantas laris diundang, selain sosoknya yang dikenal nyentrik.

Akhir Juni ini, bapak dua anak dari istri yang sudah dia ceraikan, Suwati (43), mengaku sudah diorder untuk mengisi seminar di dua kampus di luar Jawa: Jambi dan Makassar. Untuk Juli, dia diundang tiga kampus di Jatim. Yakni, di Malang, Madiun, dan Ponorogo.

”Pokoknya, siapa pun yang mengundang, saya pasti datang. Gampang kok. Kontak saya, lalu tentukan harinya. Apabila bersamaan dengan jadwal bisnis saya, ya saya geser, diajukan atau diundur. Gitu aja,” tambah pria 44 tahun itu.

Pemilik Pondok Pesantren Miftahul Jannah di Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, itu menambahkan, mengundang dirinya tidak perlu malalui agen atau manajemen, seperti halnya mengundang kalangan selebriti atau orang-orang kondang pada umumnya. Dia mengaku tidak mengenal cara protokoler seperti itu.

”Cukup telepon saya saja. Atau datang langsung ke pondok. Utarakan maksud kedatangannya dan tentukan jadwalnya. Saya pasti menyanggupinya,” katanya ketika ditemui di kediamannya kemarin.

Dia mengatakan, tujuannya hadir ke beberapa perguruan tinggi bukan semata untuk uang. Dia justru ingin membagi ilmu kepada generasi muda. “Kalau pakai bayar, tentu saya akan terapkan tarif mahal,” ucapnya lantas terkekeh.

Bagi Syekh Puji, diundang untuk menjadi pembicara sangat membanggakan. “Lha wong saya hanya lulusan SLTA. Saya ingin adik-adik mahasiswa semakin bersemangat mengejar mimpi-mimpinya,” ujarnya.

Ketika tampil di Kampus Unisbank Semarang awal Juni lalu, Syekh Puji membeber kiat-kiat suksesnya. “Saudara-saudara mahasiswa harus bisa dan sukses dalam bidang bisnis melebihi saya. Syaratnya harus optimistis, ambisius, dan bisa membaca peluang pasar. Juga jangan putus asa. Jika gagal, coba lagi-coba lagi hingga berhasil. Yang penting harus sabar dan tekun,” beber peraih gelar ”Tokoh Sosial 2006” dari Pemkab Semarang itu.

Kepada para mahasiswa yang menyemut di auditorium Fakultas Ekonomi Unisbank saat itu, Syekh Puji berpesan, jika terjun ke dunia bisnis, jangan takut gagal. Sebab, kegagalan pertama dan kedua merupakan hal biasa. “Anggaplah kegagalan itu sebagai kesuksesan yang tertunda,” katanya santai, disambut tepuk tangan mahasiswa.

Dalam setiap ceramahnya, Syekh Puji sama sekali tidak menyentil masalah pernikahan sirinya dengan Lutviana Ulfa, gadis yang masih berumur 12 tahun itu. Begitu juga para penanya yang hadir dalam seminarnya. Tak ada yang berani menanyakan kasus Syekh Puji tersebut.

Yang juga menarik, dalam setiap penampilannya di kampus, Syekh Puji laris untuk diajak foto bareng mahasiswa. Beberapa mahasiswi secara berkelompok rela antre demi bisa foto bareng suami Ummi Hanni dan Lutviana Ulfa itu.

“Pak Syekh…. Pak Syekh, boleh foto bersama?” pinta seorang mahasiswi yang memburunya. “Oh… bisa, bisa. Ayo, bareng-bareng sebelum saya pulang,” jawab Syekh Puji sembari mengajak para mahasiswa lain foto bersama.

Ditanya tentang antusiasme para mahasiswi yang mengidolakan dirinya, Syekh Puji hanya tersenyum. Namun, tidak tertutup kemungkinan, katanya, hasrat kelaki-lakiannya muncul juga. Dia cukup tertarik dengan satu-dua mahasiswi yang merubungnya ketika itu.

”Saya laki-laki sejati. Ya, ada juga perasaan senang dengan perempuan. Namun, untuk sekarang, khususnya kawin lagi, ya jangan dulu. Nanti bermasalah lagi,” tambahnya. (kum/jpnn)

About these ads
  1. jiahahahhahaha, ternyata tidak cuma anak kecil saja :D

    • KangBoed
    • Juni 24th, 2009

    huuuuwaaakakakak.. hiduuup tuan syeeeekh.. *ngerakeun pisan*..
    Salam Sayang

    • flowxkill
    • Juni 24th, 2009

    alamakkk, Syeikh fuji tua-tua kelabing (ehhh salah itu’n lagunya kuburan). Tua2x keladi, makin tua makin bau peti !!!

    senengnya ama yang masih perawan, masih seret (apanya yahhh, dah pada tau lahhh) klo yang dah tua bau peti jugakan kagak enak udah lobeh….wakakakakaka !!!

    • ryanee
    • Juni 24th, 2009

    kalau gw sih demennya yg berondong atuh, lebih sip, masih muda kan itunya….

    • eva
    • Juni 24th, 2009

    dasar dah tua juga
    gak tahu diri
    apaan tuh lelaki sejati????

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      ngiri apa mau tuh

  2. wajarlaaaaaah.. banyak duit.. daripada nyewa jablay mending yg halal !! hahahah…
    pengennya yg sempit” doi..

    Blog walking
    visit http://mobiletechindo.blogspot.com
    jangan lupa klik iklannya yah.

  3. weleh-weleh kayaknya enak tuh jd syeh puji.

    Maen ke rumahku ya
    http://lprasaja.wordpress.com/ Syeh puji berani gila

  4. weeeyy…..kalo ketularan kaya mau ga?

  5. SYEH PUJIONO

    DONT FORGET THE TRUSTMENT

    • ekojuli
    • Juni 25th, 2009

    ada uang abang disayang….

    ide konyol

    http://idekonyol.wordpress.com/

    pasti seru

  6. Ga Jelassss

  7. semoga ada hal positif dibalik ini semua….

    salam,
    http://bursasepatu.wordpress.com
    http://planetshoes.wordpress.com

  8. ini ada soal anak syeh puji: http://mishbahulmunir.wordpress.com/2009/06/04/sekedar-info-putri-pertama-syeh-puji-kuliah-di-fakultas-hukum-uii-dengan-ipk-387/

    salam

  9. Seh Puji sebaiknya jangan dipanggil Seh, karena mencemarkan panggilan seh untuk orang2 yang mulia di dalam Islam.

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      terserah gw dong mo manggil dia apa .mo apa lo

    • oklek33
    • Juni 25th, 2009

    Orang kaya mau nikah berapa ya . . . ! Kuat aja tapi ya mbok sebaiknya yg sudah umur.memang berlandaskan islam mungkin boleh,tapi kita kan juga hidup dinegara yg juga mengatur kestandaran rakyatnya,kalau nanti para masyarakat pada memakai hukum agama masing2 tanpa menuruti hukum negara kan yo dak ada artinya to nama INDONESIA itu.weleh weleh,sekedar nyeplos aja

  10. lelaning jagad

    • engeldvh
    • Juni 25th, 2009

    Jiah………..
    Masi nggak cukup mas, parah….parah….napsu sapi!!!! :P
    http://engeldvh.wordpress.com

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      masih mending nafsu sapi drpd nt nafsu birahi

    • Ramadhan
    • Juni 25th, 2009

    syekh??? cocokkah???

    http://ramadhanerdi.wordpress.com/2009/06/15/begitu-dekat-dan-begitu-nyata-“telkomsel”/

    • gratisdownloadupdate.wordpress.com
    • Juni 25th, 2009

    gile..walaupun terlihat seperti orang stress tapi kaya raya …

    :::Gratis Download Multimedia Sepuasnya:::

    • herbalpersada
    • Juni 25th, 2009

    di sini pernah dibahas habis-habisan, tapi ternyata kisah syekh puji gak ada matinya..

    • hafidza
    • Juni 25th, 2009

    Syekh Puji kok lama-lama makin riya yach
    Haus akan popularitas
    Mengatasnamakan poligami untuk mengikuti sunnah nabi atau cari sensasi???
    Iedza nggak coba untuk su’udzon koq….

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      untuk hafiza n andul gafar ojo suuzhon ndak baik itu.
      la wong Alloh mengizinkan kok yg namanya poligami kok sampean2 brani nentang Alloh. duuh gmn tuh nnt siksaannya ya.
      lagipula si lutfia itu ikhlas kok jd yg ke 2 malah dia sedih diganggu rumah tangga nya ma org2 yg menentang Alloh dgn berbagai alasan.
      inget kiamat kan tiba
      udah deh mending kita belajar islam secara kaffah baik n benar agar langkah kita di ridhoi Alloh. okeh

  11. haha.. syekh puji manusia biasa yang juga tertarik orang dewasa ternyata…

    bagus..bagus.. normal..

    • upik
    • Juni 25th, 2009

    hehehehehe..

    si om.

    • mesarthim
    • Juni 25th, 2009

    Akhirnya, normal juga, milih yang sudah matang….

  12. embat aja semuanya

  13. ya ampuun smw digebet tuh kalo bisa wkwkwkkw

  14. ya namanya juga manusia :P

    • ekoadiwijaya
    • Juni 25th, 2009

    ampunnn,,,syekhhh….ternyata suka daun tua jg………….

    • om3gakais3r
    • Juni 25th, 2009

    nanti laki2 juga di-embat lagi… ngeri…

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      awas nnt omongan anda tertuju ma anda

    • celotehanakbangsa
    • Juni 25th, 2009

    Juragan Pujiono lagi laris manis tanjung kimpul yach..

    Kira” anak umur berapa lagi yang akan dinikahi yach,,?? ;p

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/06/24/amerika-takut-perang-dengan-indonesia/

  15. kalo laki2 ky dy mah dikasiih kambing dibedakkin juga mau ..
    hihihii :D
    .
    +kaburr+

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      pengecuuuut

  16. malu pk kaca mata item mah

    • yangpunyavi2
    • Juni 26th, 2009

    bolehkah ak numpang mntah dsn??
    hueeeekkkk

    *bah! jga mata knp sh?*

  17. nanti sama luna maya juga suka dan pengen diajak nikah..hehehe

  18. ustad HEBAT.. nafsunya lelaki SEJATI!!

    • pimpii
    • Juni 26th, 2009

    Mimpi pengen jadi syech puji..;-)
    http://www.dreamindonesia.wordpress.com/

    • Yep
    • Juni 26th, 2009

    Wuahaha…masih laku juga tuh si Aki ya ? :lol:

    • Naufal.Com
    • Juni 26th, 2009

    Mas, jangan lupa dilinkback…

    • kabariberita
    • Juni 26th, 2009

    mau tua yang penting kaya heheheh

    http://kabariberita.wordpress.com/2009/06/26/michael-jackson-meninggal-dunia/

  19. nomor Polisinya H 1 CW kepedekan dari ‘Hanya Satu Cewe:”

  20. H 1 CW = Hanya Satu Cewe

    • aspal07
    • Juni 26th, 2009

    Wah-wah benar-benar jadi seleb hehe

    Review: Game SBY Anti Koruptor

  21. gak papa deh kalo mahasiswi, asal sama2x mau aja

  22. yah wajarlah namanya juga masih normal
    http://sitihotiah.wordpress.com

  23. ya nggak apa-apa sih
    http://sitihotiah.wordpress.com

  24. whouwh…!! sya sngt2lh stujaaaah skaleee klo seks puji di jeblosken ke hukom. soalnya sya g suka pria blaga begete…..!!

      • abu raihan
      • November 2nd, 2009

      preeet

    • vessakusumo.wordpress
    • Agustus 20th, 2009

    dasar pedopil

    • ddewa
    • Mei 10th, 2010

    ingat ajal udah deket

    • jefri ship
    • Juli 24th, 2011

    apa mau dikata seneng gak seneng,bilang sok atau apalah…,riya?apalah..pencaci syeh Puji minggirlah…!perbaiki diri jangan ngiri.Kalo emang anda tahu agama,ane yakin gak mungkin kata kata kotor keluar dari mulut baik anda.Yang benar dipenjara yg kalah tertawa.Awas Yahudi!

    • ahmad zarkasih
    • September 26th, 2012

    manusiawi juga….namun agar manfaatnya lebih luas bagaimana caranya?

  1. Juni 24th, 2009
  2. Juni 25th, 2009
    Trackback from : Rhodesyup1
  3. Juni 25th, 2009
    Trackback from : Rhodesyup1
  4. Juni 27th, 2009
    Trackback from : Top Posts « WordPress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 130 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: