7 Simpatisan PKS Tersesat di Gunung Ceremai

7 Simpatisan PKS Tersesat di Gunung Ciremai

0632578pBEKASI (Pos Kota)-Tujuh pendaki gunung yang tersesat di kawasan Gunung Ciremai, adalah kelompok pengajian yang juga simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi.

Kepastian itu setelah Chaidir Agam, Humas PKS Kota Bekasi saat dihubungi Pos Kota membenarkan. “Mereka bukan pengurus, hanya simpatisan dan kader PKS saja,” ujarnya. Dia juga mengaku kepergian mereka untuk mendaki bukan atas nama kader, apalagi PKS. “Mereka hanya ingin refresing,” ujarnya.

Ketujuh orang yang tersesat itu Iwan Kurniawan, 30, Widi, 26, Darso, 27, Abdul Hatni, 26, Gembong, 27, Predi, 28,  dan Didi Kusuma, 26. Belakangan Iwan, warga Durenjaya Bekasi Timur, berhasil selamat dan melapor ke Poskot SAR Gunung Ciremai. (saban)

PKS Bentuk Tim Pencari

BEKASI (Pos Kota)-Tim SAR PKS Kota Bekasi, bersama belasan tim lannya berusaha ke lokasi kadernya yang tersesat di Gunun Ciremai, Kuningan Jawa Barat.

Menurut Chaidir Agam, Tim PKS bergabung dengan berbagai pencinta alam, di antaranya Wanadri, LSM Akar, FMGC dan aparat Polhut dan Koramil. Lokasi yang ditunjukan Iwan, pimpinan rombongan, mereka berada di Sangga Buana II. “Karena tim dibagi beberapa bagian,” ujar Chaidir, yang terus memantau proses evakuasi.

Tim dibagi dengan jalan darat dan jalan gunung. Jalan darat melalu Palutungan ke Linggarjati dengan kendaraan dan waktu yang ditempuh sekitar 3 jam. Sedangkan melalui jalur huta waktu tempuh mencari 10 jam.

Tujuh pendaki yang tersesat itu Iwan Kurniawan, 30, Widi, 26, Darso, 27, Abdul Hatni, 26, Gembong, 27, Predi, 28, dan Didi Kusuma, 26. Belakangan Iwan, warga Durenjaya Bekasi Timur, berhasil selamat dan melapor ke Poskot SAR Gunung Ciremai. (saban/B)

Masuk Tanpa Izin

KUNINGAN- SURYA-Sebanyak tujuh pendaki gunung asal Bekasi Timur dilaporkan tersesat di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sejak Sabtu (23/5). Dari hasil kontak terakhir Sabtu malam, mereka dalam kondisi tanpa makanan, korek api, dan salah satu di antara mereka cedera berat karena terjatuh dari jurang.

Para pendaki itu adalah Didi Kusmana selaku ketua regu pendakian, Iwan dilaporkan jatuh ke jurang dan terluka di kepala, kemudian Widhi, Darso, Hatni, Gembong, serta Fredi, pemandu dari Cirebon.
Menurut Kepala Taman Nasional Gunung Ciremai, Muhtadin Nafari, ketujuh orang itu hanya membeli tiket dari Perum Perhutan untuk berkemah, tetapi tidak untuk mendaki. “Jika mereka mau mendaki, tentu ada karcis khusus dan dibekali pemandu lokal,” katanya.

Ketujuhnya naik dari jalur Palutungan dan diketahui hanya membawa satu tenda, dan sleeping bed. Berdasarkan kontak terakhir mereka sudah kehabisan makanan dan tanpa korek api. “Tadi malam, kami masih bisa kontak mereka karena telepon genggam mereka masih bisa dipakai. tetapi kami khawatir baterai mereka tak mencukupi sampai hari Minggu ini,” kata Muhtadin.

Mereka diperkirakan berada di area Sanggabuana di ketinggian 2000 meter diatas permukaan tanah. Tetapi dipastikan tidak berada di jalur pendakian karena tak bisa menemukan penanda apapun di jalan. Di ketinggian itu juga tak terdapat mata air.

Ada tiga tim yang bergerak, yakni tim penyelamat yang membawa perbekalan makanan, tim penjemput, dan tim pemandu. Tim penyelamat, menurut Muhtadin sudah mulai bergerak ke lokasi tempat mereka tersesat, sejak Sabtu pukul 22.30 namun untuk menjangkau daerah tersebut butuh waktu sekitar tujuh hingga delapan jam.

Tim kedua juga bergerak sekitar pukul 12.00 untuk membawa turun mereka ke ketinggian 1000 meter. Tim ketiga akan mebawa turun mereka ke tempat aman.

Gunung Ciremai memang mengundang keinginan para pendaki menaikinya. Dengan ketinggian mencapai 3.078 meter di atas permukaan laut (m dpl) atau 2.578 meter di atas Kota Kuningan membuatnya menjadi gunung tertinggi di seantero Jabar.

Kendati masuk kategori jajaran 80 gunung aktif di P Jawa, namun dibandingkan gunung-gunung lainnya, G Ciremai memiliki tabiat yang paling “kalem” dan “ramah”.

Hanya saja keindahan G Ciremai itu terkadang melenakan pendaki. Tercatat, pada bulan Juni 2007, satu dari 11 orang pendaki asal Indramayu pernah tersesat jalur. Bahkan, salah seorang pendaki, Nurdianto, 18, akhirnya tewas karena hipotermia atau kedinginan saat ia berusaha berlindung di sekitar Gua Walet atau sekitar tanaman edelweis. kcm

2 Pendaki Sudah Ditemukan 5 Lainnya Masih dalam pencarian

KUNINGAN, KOMPAS.com — Dua dari tujuh pendaki Gunung Ciremai yang hilang dalam pendakian ditemukan, Senin (25/5). Mereka adalah Widi (35) dan Fredy (27). Widi tercatat sebagai warga Perumnas Mester, Karangsatria, Tambun Selatan, sedangkan Fredy adalah warga Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Palimanan, Cirebon.

Kedua pendaki ini ditemukan di tepi jalan di antara pos Pesanggarahan dan Goa Walet, sekitar 2.000 dpl. Salah seorang dari mereka didapati dalam keadaan pingsan. Kedua pendaki yang kehabisan bekal itu saat ini dibawa turun ke pos pendakian Palutungan.

Tim pencari saat ini masih menyusuri kawasan sekitar Gunung Ciremai untuk mencari lima pendaki lainnya yang belum ditemukan. Mereka adalah Iwan (35), Didi (28), dan Hatmi (33), ketiganya warga Perumnas 3, Bekasi. Lalu, Darso (36), warga Perumnas Mester, Karangsatria, Tambun Selatan, dan Gembong (37) warga irigasi, Margahayu, Bekasi.

Admin Blog berfoto di Depan Goa Walet, Ciremai

Illustrasi, Admin Blog berfoto di Depan Goa Walet, Ciremai 2002

Sembilan Pendaki Gunung Ciremai Sudah Ditemukan

CIKARANG | SURYA Online – Sembilan orang pendaki yang dikabarkan hilang di Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat sejak Sabtu (23/5), ditemukan oleh petugas di Goa Walet dalam kondisi lemas karena kehabisan persediaan makanan.

Salah seorang pendaki mengalami cidera kaki akibat terperosok di salah satu tebing di gunung tersebut. Enam diantara pendaki tersebut adalah kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan tiga pendaki lain adalah pemandu.

Ketua Humas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bekasi, Chaidir Agam di Bekasi, Senin (25/5), mengatakan, kesembilan pendaki gunung tersebut dikabarkan hilang di gunung tersebut pada Sabtu malam (23/5) kemarin.

“Seorang diantaranya merupakan kader PKS DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Bekasi Timur, yakni Iwan Kurniawan. Sementara sisanya mayoritas simpatisan kami. Kontak terakhir dengan Iwan sekitar pukul 21.00 WIB, mereka tersesat karena cuaca buruk, sedangkan HP masing-masing kehabisan baterai,” kata Chaidir.

Kesembilan pendaki gunung tersebut adalah Iwan Kurniawan, Abdul Hatni dan Didi Kusmana, yang merupakan warga Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sementara Gembong, Darso, dan Fredi Widiarto merupakan warga Tambun, Kabupaten Bekasi. Dua orang lainnya selamat karena tidak ikut mendaki untuk menjaga tenda yang berlokasi di kaki gunung.

“Setelah mendapatkan kabar dari Iwan, kami langsung mengutus satu tim relawan PKS yang terdiri dari enam orang untuk melakukan penyisiran bersama dengan tim SAR dan Pemandu Gunung Taman Nasional Ciremai,” katanya.

Chaidir menambahkan, setelah melakukan pencarian selama hampir 24 jam, posisi para pendaki diketahui Minggu (24/5) sekitar pukul 23.00 WIB di Goa Walet, Gunung Ciremai, saat tengah berteduh dari hujan.

“Saat berada di Goa Walet, mereka mengutus dua orang untuk mencari bantuan. Jarak tempuh dari lokasi ke kaki gunung sekitar 5 jam. Posisi mereka kami dapatkan berkat ditemukannya dua orang tersebut oleh petugas,” katanya.

Hingga kini, kata Chaidir, proses evakuasi para pendaki menuju ke lokasi aman tengah dilakukan oleh petugas gabungan. ant

5 Pendaki sudah Ditemukan

Tim Search and Rescue (SAR) kembali menemukan lima pendaki yang hilang di Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (28/5) pagi. Kelima pendaki itu ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah 45, Kuningan. Sebelumnya, regu penyelamat telah menemukan dua pendaki pada Senin silam. Tujuh pendaki ini merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bekasi, Jabar. Mereka naik ke Gunung Ciremai pada Jumat lalu dan dinyatakan hilang sejak Sabtu silam. Mereka tersesat diduga karena cuaca buruk dan tidak menguasai medan

  1. Alhamdulillah.
    Semoga ini menjadi pelajaran buat para pendaki agar lebih berhati-hati. Terutama dalam memanfaatkan tenaga pemandu yang faham lokasi pendakian.

  2. saat ditemukan kenapa hanya 2 orang :o

    teka teki besar

    • ndrieee
    • Mei 27th, 2009

    Syukuirlah kLo udah di Teukan mah, padahal aq ru Za mendaki di G. Ciremai. Trus waktu Pulang kelompok saya ada yang menemukan 2 orang, yang katanya 1 orangnya terperosok dan kakinya luka,, 2 orang nTu turun lewat jalur pendakian Curug yang katanya mau cari tukang urut. setelah dpet tukang urut katanya mereka naik Gunung lagi.. setelah itu hilang dah. tapi syukurlah kalo udah di temuin mah, moga za cepat sembuhnya.

    • pendekar
    • Mei 31st, 2009

    mantaps

    • rudi
    • Juni 4th, 2009

    hilangnya 7 orang simpatisan pks digunung ceremai manyimpan banyak misteri dan kejanggalan, kemungkinan ada konspirasi politik dibalik semua itu……

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.