Kasihan, Murid SD Sakit Dijemur Guru

SITI NURHALIZA, 6 tahun, murid SD Inpres 5/81 Tibojong Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone sakit setelah dijemur guru sebagai sanksi terlambat masuk sekolah. Putri bungsu Anggota Satuan Inteligen Keamanan (Satintelkam) Polres Bone, Aiptu Jamaluddin, kini terbaring lemas dan susah berbicara.

Menurut Nurhaliza, ia dibentak guru gara-gara terlambat sehingga diminta berjemur menghadap matahari dalam waktu lama. Guru tersebut, terang bocah tersebut, marah dan memegang kayu.

Aiptu Jamaluddin yang juga ajudan bupati mengatakan, putrinya memang tidak bisa dibentak karena mengalami trauma masa kecil. Seharusnya, lanjut dia, kejadian tersebut tidak perlu terjadi apalagi Fatahuddin yang merupakan guru olahraga yang harusnya memberikan contoh dan teguran
secara baik-baik mengingat Nurhalizah masih kecil.

Nurhalizah mulai diketahui telah dijemur gurunya setelah tiba di rumah, badannya demam. Bahkan sempat demam tinggi dan kejang-kejang sehingga keluarga panik. Sementara itu, guru bersangkutan, Fatahuddin yang ditemui di ruang kepala sekolah, Jumat, 28 Maret 2009 membantah. “Tak ada yang terlambat karena ini jeda semester. Bahkan murid terlambat upacara pun kita tidak pernah jemur,” kata dia.HARIAN FAJAR

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.