Heboh! Penemuan Harta Karun Di Candi Gedongsongo


Semarang: Candi Gedongsongo di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang selama ini terkenal akan keindahannya, beberapa hari ini menjadi bahan perbincangan. Ini karena di-temukannya emas seberat 27 gram di pelataran candi yang berlokasi di Desa Candi, Kecamatan Sumowono.

Sejak sepekan silam, kompleks Candi Gedongsongo, dipugar oleh Dinas Pelestarian Peninggalan Sejarah Purbakala. Tanpa diduga, dalam pemugaran itu, petugas menemukan 27,99 gram emas.

Penemuan berawal saat petugas membongkar lapisan kesepuluh sebelah sudut yoni dengan kedalaman 128 sentimeter dari permukaan tanah. Masing-masing emas yang ditemukan bermotif bunga. Selain itu, emas yang lain berupa liontin, ditemukan pada lapisan bayi candi kesembilan di sebelah sudut tenggara yoni, dengan kedalaman 108 sentimeter.

Pada lapisan kedelapan, saat petugas sedang membongkar lantai, juga ditemukan pipihan yang panjangnya sejajar dengan yoni. Setelah diteliti, bagian dalam pipihan panjang tersebut ternyata terbuat dari emas putih.

Barang peninggalan purbakala tersebut, kini berada di Dinas Pelestarian Peninggalan Sejarah Purbakala di Yogyakarta, untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Sementara proses pemugaran Candi Gedongsongo, tetap dilanjutkan. Pemugaran candi dilakukan agar sejumlah candi yang telah hancur, kembali dapat berdiri sempurna dan menjadi aset budaya bangsa.

Percandian Gedongsongo merupakan kelompok percandian yang bercorak agama Hindu. Hal ini terlihat dari arca dan relief yang menempati relung–relung bangunan candi. Seperti arca Ciwa Mahadewa , Ciwa Mahaguru, Ganeca, Durga Mahisasuramardhini, Nadiswara dan Mahakala. Keistimewaan dari percandian Gedongsongo antara lain terdapat arca gajah dalam posisi jongkok di kaki candi III.

Mengenai masa pendirian Candi Gedongsongo belum diketahui secara pasti. Namun, dari bentuk seni bangunan, para ahli menafsirkan pendirian Candi Gedongsongo hampir semasa dengan percandian Dieng yang dianggap candi Hindu tertua di Jateng. Boleh jadi, Candi Gedongsongo dibuat dalam kurun waktu abad ke VII–IX Masehi.

metrotv

  1. wawww….ini merupakan penemuan yang sangat luar biasa

  2. saya baru tahu, apakah berita ini masuk televisi? atau saya yang ketinggalan berita.
    penemuan yang di luar dugaan.

    • intan
    • Maret 2nd, 2009

    aku udah liat sndri lokasi t4 ditemukan emas yaitu di sekitar candi gedong iv

    • amymyzuno
    • Maret 19th, 2009

    KIRA-KIRA CANDI GEDONGSONGO LEBARNYA SEBERAPA YA?

  3. Rupanya orang jaman dulu suka sekali nyimpan harta karun,klu nggak salah disekitar candi gedong songo di daerah Bandungan pernah juga ditemukan harta karun.

    • Dhanhankbhanghetzth
    • September 25th, 2009

    Kalau itu tradisi zaman itu, betapa banyak harta karun yang diwariskan oleh nenek moyang. Tradisi memendam harta masih ada hingga sekarang. Pertanyaannya, untuk SIAPA, harta itu diberikan? Yang pasti BUKAN untuk para KIPLIK ;-)

  4. Kadang ada kepercayaan atau mitos di sekitar Candi. Itu yang saya dapatkan ketika berkeliling melihat berbagai candi di sekitar Jateng dan sekitarnya. Perlu dilestarikan oleh para generasi muda sebagai kekayaan budaya Indonesia

    • Suwardi
    • Desember 14th, 2009

    Mustahil

    • Suwardi
    • Desember 14th, 2009

    Kalo mau dapat emas go to bomana aja n pulang menuju bombina

  5. hmmm…. bentar lage ak mw kesana……
    dr jogja brapa jam ya????

  6. brarti orang jaman dulu tajir semua donk sampe emas ja d kubur gitu.

      • wong kuno
      • Desember 14th, 2011

      orang dulu tanam bbrp logam mulia/logam mulia/pusaka/wesi aji btujuan agar menyeimbangkan energi energi penolak energi negatif/bala..bgitu juga pemilihan t4 candi didirikan…mslh kaya memang bgsa qta dlu kaya tapi t4 pnyimpanan harta benda bukan dlm/area candi…silahkan tanya mbah google tentang cara pncarian/pmilihn t4 pendirian candi sesuai letak fungsi candi pd masa lalu…

    • teguh scoocer
    • November 26th, 2011

    bnr tuh orang dulu emang tajir tajir

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.