Inilah lagu Iwan Fals “Bongkar” Yang dibajak India



(istimewa)

Lagi-lagi lagu karya musisi Indonesia dibajak musisi dan penyanyi India. Kali ini lagu “Bongkar” Iwan Fals yang berkolaborasi dengan kelompok Swami.

Lagu itu diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh musisi India dengan bahasa mereka. Dan judul lagu itu berubah menjadi ‘Oya Oya’ yang merupakan soundtrack film India “Horn Ok Pleassss”.

Seperti ditulis http://www.iwanfalsmania.blogspot.com, penggunaan aransemen lagu “Bongkar” oleh musisi India tanpa persetujuan dari pengarang lagu ini yaitu Iwan Fals dan kelompok Swami. Juga tidak ada izin dari label yang memayungi album Iwan dan Swami, yaitu Airo Records.

Ini berarti, lagu “Bongkar” telah dijiplak musisi India. Intro dan reffrain lagu versi India ini benar-benar mirip dengan versi Iwan Fals. Perbedaan hanya terdapat pada bagian kecil dan tentu saja bahasa yang digunakan.

“Kita jadi kembali ingat tentang kasus lagu ‘Tak Bisakah’ milik band Peterpan yang menjelma menjadi ‘Kya Mujhe Pyar Hai’. Lagu Peterpan itu dijiplak habis oleh musisi India dan menjadi lagu yang populer serta menduduki puncak tangga lagu cukup lama di India. Namun menurut kabar berita, pihak Musica Studio (label album Peterpan) telah menyelesaikan kasus penjiplakan ini dengan kekeluargaan,” tulis http://www.iwanfalsmania.blogspot.com.

Menariknya lagi, orang yang menyanyikan “Oya Oya” dan “Kya Mujhe Pyar Hai” adalah penyanyi yang sama. Dia adalah penyanyi India bernama Kay Kay.

Dikhawatirkan, musisi India sedang melakukan ‘balas dendam’ sebab lagu-lagu mereka juga sering menjadi objek plagiarisme oleh musisi Indonesia terutama lagu-lagu dangdut. Bagi Anda yang ingin melihat sejauhmana penjiplakan itu persianya bisa dilihat dan didengarkan pada YouTube atau klik dari http://www.iwanfalsmania.blogspot.com[L1]INILAH.COM

klik ini untuk denger bajakannya

About these ads
    • amat
    • Februari 15th, 2009

    Bajak membjak. Tiap tahun petani ngebajak di sawah. Basi deh. Apa orang Indonesia tidak pernah membajak lagu-lagu India yang di Indonesiakan ? Dan pembajakan lagu-lagu India oleh orang Indonesia bukan hanya satu atau dua lagu, tapi berjibun. Yang fair ajalah

  1. pelanggaran hukum dapat diselesaikan secara hukum, bukan?

  2. udah denger keduanya… hampir mirip tuh lagu dua… cuma yang versi india gak ada ‘bongkar’-nya…

    salam kenal… maen balik yaa…
    http://diazhandsome.wordpress.com

    • imi surya putera
    • Februari 15th, 2009

    Nah lho, gimana rasanya dibalas jiplak sama bangsa lain….
    Soal jiplak menjiplak lagu, Indonesia masih menang terhadap India. Masih banyak lagu India yang dijiplak, lagu Indonesia baru beberapa, itupun yang ngetop aja. Yang bagus jangan njiplak lagu, jiplak teknologi nuklir India supaya kita bisa punya reaktor nuklir modern, atau juga punya kapal selam nuklir kaya India punya, atau jiplak program India dalam hal pengadaan laptop untuk kepentingan anak sekolah yang harganya cuma berkisar 10 USD.
    Salam dari http://www.imisuryaputera.co.cc

  3. Hmmm.. Sadis yah.. Orang India sudah mengkhianati Indonesia, mengkhianati pencipta lagu, mengkhianati lagu Bongkar, dan mengkhianati penikmat lagu itu sendiri di India..

    Salam,
    OmpuNdaru

    • yuhendrablog
    • Februari 15th, 2009

    pertama x yah,…
    dulu peterpan,…
    sekarang Iwan Fals
    link yang author kasih gak falid,..
    jadi nih saya kasih link nya di youtube,..
    buat koneksi yang cepat bisa liat deh lagunya,…
    99% mirip,… ntah udah dibayar atau belum itu royaltinya buat om iwan

    nice posting,…

  4. bajak membajak memang hal yang biasa…

    salam,
    http://bursasepatu.wordpress.com
    http://planetshoes.wordpress.com

  5. Jiplak sana,
    Jiplak sini,

    • ayuaurora
    • Februari 20th, 2009

    wah iwan fals lagunya keren2 tuh… setuju ga?
    gw suka tuh ma lagu2 y….
    ternyata….. masih banyak orang yang suka membajak yah?
    jangan2 orang india keturunan “jack sparow”…..he….he….he…slah tulis yah?

      • cubeck
      • Februari 21st, 2009

      Setubuh bro . . . emang pantas dulu ia pernah masuk majalah times.

    • BAE
    • Februari 22nd, 2009

    He he he, yang di sini menjiplak yang di sana dan yang di sana menjiplak yang di sini. Wat-wat gawoh :-).

    • tb
    • Maret 31st, 2009

    Bajak membajak menjadi satu….
    Itulahh Indonesia…
    Upppsss India juga sama jimmmmm…

    • mosulis
    • April 4th, 2009

    bisa saja wong gitu aja kok . itu kan urusan pencta lagu, kita orang yang penting kuping terasa nikmat dengerin lagu tak usah ikut2 ysng buksn urusan kita …. jangan sok lah ….biar saja bajak membajak kita konsumen yang diuntungkan . artis dan pencipta lagu kalau kaya kan nggak pernah ngerti malah untuk hura hura dan kawin lagi sudah laaahhhhhh

    • aira
    • Desember 20th, 2009

    Daripada main jiplak memjiplak lagu jadi masalah,jiplak aj mknan khasx,lo pandai nambah kocek dkntong,yg india msk”gulai kacang ijo”dr Pasuruan&indo coba dh,buat muruku

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 126 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: